Rabu, 17 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agama » Mengenal Jenis-jenis Dam dalam Ibadah Umrah

Mengenal Jenis-jenis Dam dalam Ibadah Umrah

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Dalam melaksanakan ibadah umrah, ada kalanya jamaah melakukan kesalahan atau melanggar larangan yang telah ditetapkan. Sebagai gantinya, jamaah diwajibkan untuk membayar denda yang disebut Dam. Memahami jenis-jenis dam sangat penting agar ibadah umrah Anda tetap sah dan sempurna.

Dam karena Meninggalkan Kewajiban

Jenis dam ini dikenakan jika jamaah meninggalkan salah satu kewajiban dalam umrah, seperti tidak melakukan ihram dari miqat atau tidak melakukan sa’i. Hukuman untuk kesalahan ini adalah menyembelih seekor kambing di Mekkah. Dagingnya tidak boleh dimakan oleh jamaah yang bersangkutan, melainkan harus dibagikan kepada fakir miskin di sekitar Tanah Suci.

Dam karena Melanggar Larangan

Dam ini berlaku jika jamaah melanggar larangan ihram, seperti:

* Mencukur atau mencabut rambut: Jika dilakukan sengaja.

* Memotong kuku: Dengan sengaja.

* Memakai pakaian berjahit (bagi laki-laki): Ini termasuk memakai celana, baju, atau bahkan sepatu.

* Memakai wewangian: Termasuk sabun atau parfum.

* Berhubungan suami istri: Jika dilakukan sebelum tahallul, ini termasuk pelanggaran paling berat.

Hukuman untuk pelanggaran ini terbagi menjadi tiga pilihan, yaitu:

* Menyembelih seekor kambing.

* Bersedekah kepada enam fakir miskin, masing-masing dengan takaran satu mud (sekitar 750 gram) makanan pokok.

* Berpuasa selama tiga hari.

Jamaah dapat memilih salah satu dari ketiga pilihan tersebut, kecuali untuk pelanggaran yang lebih berat seperti berhubungan suami istri yang memiliki aturan dam tersendiri dan lebih berat.

Dam karena Melakukan Pelanggaran Berat

Jika jamaah melakukan pelanggaran paling berat, yaitu berhubungan suami istri sebelum tahallul, maka umrahnya batal dan tidak sah. Selain itu, ia juga wajib membayar denda yang lebih besar, yaitu menyembelih seekor unta atau sapi, atau bersedekah seharga unta/sapi, atau berpuasa sejumlah hari tertentu.

Meskipun dam adalah pengganti atas kesalahan, sangat dianjurkan untuk selalu berhati-hati dan menjaga setiap aturan yang telah ditetapkan. Tujuannya adalah agar ibadah umrah dapat berjalan lancar dan diterima oleh Allah SWT.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penipuan Berkedok Jual Beli Game Online: Waspada Jebakan Digital

    Penipuan Berkedok Jual Beli Game Online: Waspada Jebakan Digital

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Fenomena jual beli akun game dan item virtual telah menjadi pasar yang besar, namun sayangnya, juga menjadi lahan subur bagi para penipu. Banyak pemain game, terutama yang ingin segera mendapatkan skin langka atau rank tinggi tanpa grinding, rentan terhadap modus penipuan ini. Penipuan ini tidak hanya menyebabkan kerugian finansial, tetapi juga risiko kehilangan akun seumur […]

  • Mengenal P2P Lending Syariah: Alternatif Pendanaan Halal di Era Digital

    Mengenal P2P Lending Syariah: Alternatif Pendanaan Halal di Era Digital

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial (fintech), masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk kebutuhan pendanaan maupun investasi. Salah satu inovasi yang kian populer adalah Peer-to-Peer (P2P) lending syariah, sebuah solusi bagi Anda yang mencari alternatif pendanaan halal dan sesuai dengan prinsip Islam. Apa Itu P2P Lending Syariah? Secara sederhana, P2P lending syariah adalah platform […]

  • IoT untuk Efisiensi Energi: Mewujudkan Gedung Pintar dan Pengelolaan Sumber Daya yang Optimal

    IoT untuk Efisiensi Energi: Mewujudkan Gedung Pintar dan Pengelolaan Sumber Daya yang Optimal

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Internet of Things (IoT) merevolusi berbagai aspek kehidupan, termasuk cara kita mengelola dan menggunakan energi. Dalam konteks efisiensi energi, IoT menjadi tulang punggung bagi terciptanya gedung pintar dan sistem pengelolaan sumber daya yang lebih efektif dan berkelanjutan, sangat relevan di Indonesia dengan pertumbuhan pembangunan yang pesat. Gedung pintar yang didukung oleh IoT dilengkapi dengan berbagai […]

  • Ubud: Menemukan Kedamaian di Jantung Spiritual dan Budaya Bali

    Ubud: Menemukan Kedamaian di Jantung Spiritual dan Budaya Bali

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Terletak di antara perbukitan hijau dan jurang sungai yang subur, Ubud telah lama dikenal sebagai jantung spiritual dan budaya Pulau Dewata. Jauh dari hiruk pikuk pantai selatan, Ubud menawarkan sebuah oase kedamaian yang memanggil para pencari ketenangan, seniman, dan pegiat yoga dari seluruh dunia. Suasananya yang unik menjadikan Ubud destinasi wajib bagi siapa pun yang […]

  • Karl Marx dan Kritik Kapitalisme: Masih Relevankah Saat Ini? 🧐

    Karl Marx dan Kritik Kapitalisme: Masih Relevankah Saat Ini? 🧐

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Karl Marx (1818–1883) adalah salah satu filsuf dan ekonom paling berpengaruh di dunia, dikenal karena kritiknya yang tajam terhadap sistem kapitalisme. Bersama Friedrich Engels, ia merumuskan ide-ide yang menjadi dasar Komunisme melalui karya-karya utamanya, termasuk Das Kapital dan Manifesto Komunis. Kritik Inti: Eksploitasi dan Alienasi Kritik utama Marx berpusat pada konsep eksploitasi dan alienasi. Dalam […]

  • Belajar dari Kasus Viral: Etika Menyelesaikan Perselisihan dengan Pihak Sekolah Tanpa Merendahkan Martabat Guru

    Belajar dari Kasus Viral: Etika Menyelesaikan Perselisihan dengan Pihak Sekolah Tanpa Merendahkan Martabat Guru

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Hampir setiap bulan, linimasa media sosial kita diramaikan oleh kasus viral yang melibatkan orang tua, siswa, dan guru. Naluri untuk melindungi anak memang kuat, namun meluapkan amarah di dunia maya sebelum mengetahui duduk perkara sering kali lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Belajar dari berbagai kejadian, ada etika dan cara yang lebih bijak dalam menyelesaikan perselisihan […]

expand_less