Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Budaya “Ngeliwet”: Makan Bersama di Atas Daun Pisang

Budaya “Ngeliwet”: Makan Bersama di Atas Daun Pisang

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, ada satu tradisi kuno yang kembali menemukan tempatnya di hati banyak orang: budaya “ngeliwet”. Lebih dari sekadar makan bersama, ngeliwet adalah sebuah ritual komunal yang sarat makna, di mana kebersamaan dan kesederhanaan menjadi bintang utamanya. Tradisi yang berasal dari tanah Sunda ini mengundang kita untuk kembali terhubung dengan alam dan satu sama lain melalui cara yang paling otentik.

Inti dari ngeliwet adalah nasi liwet yang dimasak dengan santan, serai, daun salam, dan cabai, memberikan aroma wangi yang begitu menggugah selera. Setelah matang, nasi ini dituang langsung di atas hamparan daun pisang yang panjang, disebar merata di sepanjang meja atau tikar. Kemudian, aneka lauk pauk tradisional ditata di sekeliling nasi, menciptakan sebuah “prasmanan” alami yang begitu kaya warna dan rasa.

Lauk-pauk yang biasa menemani ngeliwet sangat beragam. Mulai dari ayam goreng atau bakar, aneka ikan asin, tahu dan tempe goreng, hingga sayur lalapan segar, sambal, dan kerupuk. Semua hidangan ini disusun sedemikian rupa, memanjakan mata sekaligus menggugah selera.

Yang paling spesial dari ngeliwet adalah cara makannya. Semua orang akan duduk melingkar di sekitar hamparan daun pisang, makan bersama-sama menggunakan tangan. Tradisi ini menghapus sekat-sekat sosial dan menciptakan suasana yang akrab, hangat, dan penuh canda tawa. Di sini, yang terpenting bukanlah kemewahan, melainkan kebersamaan dan kenikmatan sederhana yang tercipta.

Budaya ngeliwet adalah pengingat akan pentingnya menghargai momen bersama dan bersyukur atas rezeki yang ada. Ia adalah ajakan untuk meninggalkan sejenak gadget, bersantai, dan menikmati kebersamaan dalam kesederhanaan yang indah. Ngeliwet bukan hanya tentang makanan, tetapi tentang menciptakan kenangan dan mempererat tali silaturahmi yang berharga.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertanian Zero Waste: Semua Limbah Menjadi Berkah

    Pertanian Zero Waste: Semua Limbah Menjadi Berkah

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Dalam sistem pertanian konvensional, limbah sering dianggap sebagai masalah yang harus dibuang, baik itu sisa tanaman, kotoran ternak, atau sisa panen yang tidak terjual. Namun, konsep pertanian zero waste mengubah paradigma ini sepenuhnya. Dengan pendekatan ini, semua limbah menjadi berkah, diolah kembali menjadi produk bernilai dan sumber daya yang bermanfaat, menciptakan sistem yang efisien, berkelanjutan, […]

  • Harga Emas Hari Ini: Melonjak Naik, Waktunya Cermati Peluang Investasi

    Harga Emas Hari Ini: Melonjak Naik, Waktunya Cermati Peluang Investasi

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Emas kembali menunjukkan taringnya sebagai aset investasi yang menarik perhatian. Setelah mengalami fluktuasi, hari ini harga emas menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan, menjadi sinyal penting bagi para investor. Lalu, bagaimana perbandingan harga emas hari ini dengan kemarin? Berdasarkan data terbaru dari Logam Mulia (logammulia.com) pada hari Jumat, 8 Agustus 2025 pukul 08:21 WIB, harga emas […]

  • Mengenal Risiko Investasi: Cara Mengidentifikasi dan Mengelolanya dengan Bijak

    Mengenal Risiko Investasi: Cara Mengidentifikasi dan Mengelolanya dengan Bijak

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Investasi merupakan salah satu cara efektif untuk mengembangkan aset, namun penting untuk diingat bahwa setiap investasi selalu memiliki risiko. Mengidentifikasi dan mengelola risiko adalah kunci utama untuk mencapai tujuan finansial Anda. Tanpa pemahaman yang baik tentang risiko, keputusan investasi bisa jadi merugikan. Ada berbagai jenis risiko investasi. Risiko pasar adalah fluktuasi nilai investasi akibat perubahan […]

  • Platform Kolaborasi Online: Mempercepat Ide Bersama

    Platform Kolaborasi Online: Mempercepat Ide Bersama

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Di tengah lanskap kerja modern yang didominasi oleh tim hibrida dan jarak jauh, kolaborasi efektif menjadi kunci utama kesuksesan. Jarak fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi inovasi, berkat kehadiran platform kolaborasi online. Alat-alat ini telah berevolusi menjadi ekosistem digital yang memungkinkan tim bekerja sama secara mulus, di mana pun mereka berada. Fungsi utama dari platform […]

  • Arja: Opera Tradisional Bali yang Penuh Humor

    Arja: Opera Tradisional Bali yang Penuh Humor

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Arja adalah sebuah bentuk seni pertunjukan teater tradisional Bali yang sering disebut sebagai opera Bali. Pertunjukan ini unik karena menggabungkan unsur tari, drama, vokal (tembang), dan humor yang khas. Arja menjadi salah satu seni klasik yang sangat populer di kalangan masyarakat Bali dan sering dipentaskan dalam berbagai upacara adat maupun sebagai hiburan semata. Ciri khas […]

  • Pesona Berbahaya: Uranium dalam Benda Antik dan Koleksi

    Pesona Berbahaya: Uranium dalam Benda Antik dan Koleksi

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Meskipun dikenal sebagai bahan bakar reaktor nuklir, uranium juga memiliki sejarah menarik dalam pembuatan berbagai benda antik dan koleksi. Sejak akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20, senyawa uranium digunakan untuk menciptakan warna-warna cerah dan efek unik pada keramik, kaca, dan bahkan jam tangan. Benda-benda ini kini menjadi incaran kolektor, namun keberadaan uranium di dalamnya […]

expand_less