Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Ricardian Equivalence: Apakah Stimulus Fiskal yang Dibiayai Utang Benar-Benar Efektif?

Ricardian Equivalence: Apakah Stimulus Fiskal yang Dibiayai Utang Benar-Benar Efektif?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Dalam dunia ekonomi, sering ada perdebatan tentang efektivitas stimulus fiskal. Ketika pemerintah meningkatkan pengeluaran dengan cara berutang, banyak yang percaya langkah itu akan menstimulasi ekonomi. Namun, teori Ricardian Equivalence, yang dipopulerkan oleh ekonom Robert Barro, menantang pandangan konvensional ini. Teori ini berpendapat bahwa stimulus fiskal yang didanai oleh utang tidak akan memiliki efek nyata terhadap permintaan agregat dan tidak akan mendorong pertumbuhan.

 

Logika di Balik Ricardian Equivalence

 

Inti dari teori ini adalah pemikiran rasional dari masyarakat. Ketika pemerintah berutang untuk membiayai pengeluaran saat ini, masyarakat akan menyadari bahwa utang tersebut harus dilunasi di masa depan, kemungkinan besar melalui pajak yang lebih tinggi. Dengan kata lain, utang hari ini adalah pajak esok hari.

Masyarakat yang rasional, atau setidaknya sebagian besar dari mereka, tidak akan melihat uang stimulus sebagai pendapatan “gratis.” Sebaliknya, mereka akan memperkirakan kenaikan pajak di masa depan dan cenderung menabung sebagian besar atau seluruh uang yang mereka terima dari stimulus tersebut. Mereka menabung untuk mempersiapkan diri menghadapi beban pajak di masa depan. Akibatnya, alih-alih meningkatkan belanja dan menstimulasi ekonomi, uang stimulus justru disimpan, sehingga tidak ada peningkatan signifikan pada permintaan agregat.

 

 

Perdebatan dan Keterbatasan

 

Teori Ricardian Equivalence memang terdengar logis, namun dalam praktiknya, teori ini memiliki beberapa keterbatasan. Asumsi bahwa semua orang bertindak rasional dan memiliki pengetahuan sempurna tentang kebijakan fiskal di masa depan mungkin tidak selalu realistis. Selain itu, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menabung. Masyarakat yang berpenghasilan rendah mungkin akan membelanjakan uang stimulus untuk kebutuhan mendesak.

Penting juga untuk dicatat bahwa teori ini mengabaikan beberapa faktor lain, seperti kesulitan masyarakat dalam meminjam (credit constraint) atau horizon perencanaan yang terbatas. Oleh karena itu, meski menjadi poin perdebatan penting, Ricardian Equivalence menunjukkan bahwa dampak stimulus fiskal yang didanai utang tidak sesederhana yang dibayangkan. Efektivitasnya sangat tergantung pada perilaku dan ekspektasi masyarakat.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LiDAR dalam Mobil Otonom: Teknologi “Mata” yang Membuat Kendaraan Melihat

    LiDAR dalam Mobil Otonom: Teknologi “Mata” yang Membuat Kendaraan Melihat

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Era mobil otonom semakin dekat, dan di jantung teknologinya terdapat sebuah sensor revolusioner yang bertindak sebagai “mata” kendaraan: LiDAR (Light Detection and Ranging). Di tengah kompleksitas lalu lintas perkotaan Indonesia yang dinamis, kemampuan LiDAR untuk memberikan persepsi lingkungan yang akurat dan detail menjadi krusial bagi keselamatan dan navigasi kendaraan tanpa pengemudi. Lantas, bagaimana cara kerja […]

  • Mengatasi Rasa Malu Setelah Menjadi Korban Penipuan: Bangkit dan Melawan

    Mengatasi Rasa Malu Setelah Menjadi Korban Penipuan: Bangkit dan Melawan

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Menjadi korban penipuan adalah pengalaman yang sangat menyakitkan, tidak hanya karena kerugian finansial atau data pribadi, tetapi juga karena beban emosional yang menyertainya. Salah satu emosi terberat yang sering muncul adalah rasa malu atau perasaan bodoh. Padahal, rasa malu ini justru bisa menghambat pemulihan dan mencegah korban untuk mencari bantuan. Mengapa Rasa Malu Muncul? Rasa […]

  • Pantai Jimbaran: Sensasi Makan Malam Seafood Bakar di Tepi Pantai

    Pantai Jimbaran: Sensasi Makan Malam Seafood Bakar di Tepi Pantai

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Mencari pengalaman wisata kuliner Bali yang berbeda dan tak terlupakan? Pantai Jimbaran adalah jawabannya. Lebih dari sekadar pantai dengan hamparan pasir putih yang landai, Jimbaran terkenal di seluruh dunia sebagai pusatnya makan malam di tepi pantai dengan menu andalan: seafood bakar yang segar dan menggugah selera. Suasana Magis Saat Matahari Terbenam Saat senja tiba, pesisir […]

  • Kisah Sukses: Musisi yang Hidup dari Royalti yang Dibagikan LMKN

    Kisah Sukses: Musisi yang Hidup dari Royalti yang Dibagikan LMKN

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Di balik gemerlap panggung dan tepuk tangan penonton, banyak musisi yang berjuang untuk mendapatkan penghasilan yang stabil. Bagi sebagian besar, profesi ini sering kali terasa tidak pasti. Namun, bagi beberapa musisi, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) telah menjadi pilar penting yang mengubah nasib mereka. Kisah-kisah sukses ini menjadi bukti nyata bahwa sistem royalti yang efektif […]

  • 🏝️ Gili Iyang Sumenep: Mengunjungi Pulau dengan Kadar Oksigen Terbaik Kedua di Dunia

    🏝️ Gili Iyang Sumenep: Mengunjungi Pulau dengan Kadar Oksigen Terbaik Kedua di Dunia

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Pulau Madura, khususnya Kabupaten Sumenep, menyimpan sebuah permata tersembunyi yang menjanjikan kesehatan dan keindahan alam, yaitu Gili Iyang. Pulau kecil ini mendunia berkat julukannya sebagai “Pulau Oksigen” karena memiliki kadar oksigen yang luar biasa tinggi, bahkan diklaim sebagai yang terbaik kedua di dunia setelah Laut Mati, Yordania. Penelitian oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) […]

  • Tantangan Digitalisasi UMKM di Seluruh Pelosok Indonesia

    Tantangan Digitalisasi UMKM di Seluruh Pelosok Indonesia

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Digitalisasi UMKM merupakan langkah krusial untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar bagi jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh pelosok Indonesia. Namun, implementasinya tidaklah tanpa tantangan, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat perkotaan. Mengatasi hambatan-hambatan ini menjadi kunci untuk membuka potensi penuh UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional. Salah satu tantangan […]

expand_less