Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Arsitektur Candi Borobudur: Kosmologi Buddha dalam Batu

Arsitektur Candi Borobudur: Kosmologi Buddha dalam Batu

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Candi Borobudur bukan sekadar monumen kuno; ia adalah mahakarya arsitektur yang merepresentasikan kosmologi Buddha secara utuh dalam balutan batu. Terletak di Magelang, Jawa Tengah, candi Buddha terbesar di dunia ini memukau pengunjung dengan struktur monumental dan relief-reliefnya yang sarat makna.

Borobudur dibangun dalam bentuk mandala raksasa, simbol alam semesta dalam ajaran Buddha, yang juga menjadi panduan bagi peziarah. Struktur ini terdiri dari enam teras berdenah persegi yang semakin mengecil di bagian atasnya, melambangkan rupa-dhatu atau alam berwujud. Di atasnya, terdapat tiga teras melingkar yang mewakili arupadatu atau alam tak berwujud, puncaknya berupa stupa induk besar yang melambangkan nirwana.

Perjalanan seorang peziarah di Borobudur adalah sebuah perjalanan spiritual. Setiap tingkatan candi merepresentasikan tahap pencerahan yang harus dilalui. Dimulai dari dasar, Kamadhatu (alam nafsu), yang sebagian besar tertutup, menggambarkan kehidupan duniawi dengan segala keinginannya. Lalu, naik ke tingkatan Rupadhatu yang dihiasi ribuan panel relief yang mengisahkan ajaran Buddha, kisah Jataka (kisah kelahiran Buddha), dan Avadana (kisah perbuatan baik). Relief-relief ini bukan hanya dekorasi, melainkan media pengajaran visual yang membimbing peziarah.

Puncaknya, di Arupadatu, suasana menjadi lebih tenang dengan stupa-stupa berongga yang berisi patung Buddha. Area ini melambangkan kekosongan dan pencerahan sempurna. Desain yang tanpa ornamen berlebihan di bagian atas ini mengisyaratkan pencapaian spiritual tertinggi.

Sistem drainase yang canggih, struktur interlock antar batuan, dan presisi geometris yang luar biasa dalam pembangunannya pada abad ke-8 oleh wangsa Syailendra menunjukkan tingkat keahlian arsitektur dan pengetahuan matematika yang tinggi pada masanya. Borobudur bukan hanya bukti kejayaan masa lalu, tetapi juga simbol abadi perpaduan seni, spiritualitas, dan kejeniusan manusia yang terus menginspirasi.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambang Kromong: Orkestra Akulturasi Budaya Tionghoa dan Betawi

    Gambang Kromong: Orkestra Akulturasi Budaya Tionghoa dan Betawi

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Gambang Kromong adalah sebuah orkestra musik tradisional yang menjadi simbol unik dari akulturasi budaya antara Tionghoa dan Betawi di Jakarta. Nama Gambang Kromong sendiri diambil dari dua alat musik utamanya: gambang, alat musik pukul yang terbuat dari bilah-bilah kayu, dan kromong, deretan gong kecil yang disusun secara horizontal. Perpaduan kedua instrumen ini menciptakan harmoni yang […]

  • Platform Digital: Menghubungkan Petani Langsung ke Konsumen

    Platform Digital: Menghubungkan Petani Langsung ke Konsumen

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Di masa lalu, rantai pasok pertanian seringkali panjang dan rumit, melibatkan banyak perantara. Hal ini tidak hanya mengurangi keuntungan petani, tetapi juga membuat konsumen sulit melacak asal-usul produk. Namun, di era digital ini, platform digital hadir sebagai solusi revolusioner. Platform ini memungkinkan petani untuk terhubung langsung ke konsumen, menciptakan ekosistem yang lebih adil, transparan, dan […]

  • Fungsi Verifikasi PPATK: Memastikan Kebenaran Data Laporan

    Fungsi Verifikasi PPATK: Memastikan Kebenaran Data Laporan

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Dalam tugasnya sebagai lembaga intelijen keuangan, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) tidak hanya menerima laporan transaksi, tetapi juga melakukan fungsi verifikasi yang ketat. Fungsi ini sangat krusial. Sebab, keakuratan data adalah fondasi utama bagi analisis yang efektif dan menjadi dasar bagi penegak hukum dalam melakukan penyidikan. Verifikasi PPATK memastikan bahwa setiap laporan yang […]

  • Agile dan Scrum: Mempercepat Siklus Inovasi

    Agile dan Scrum: Mempercepat Siklus Inovasi

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang serba cepat dan kompetitif di Indonesia, organisasi dituntut untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan pasar. Metode Agile dan kerangka kerja Scrum hadir sebagai solusi yang efektif untuk mempercepat siklus inovasi, meningkatkan fleksibilitas, dan menghasilkan produk atau layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna. Agile adalah filosofi pengembangan perangkat lunak dan […]

  • Stop Pusing! Ini Cara Budgeting Sederhana yang Bikin Keuangan Tenang

    Stop Pusing! Ini Cara Budgeting Sederhana yang Bikin Keuangan Tenang

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Banyak orang merasa budgeting itu rumit dan membatasi. Padahal, budgeting sederhana bisa menjadi kunci ketenangan finansial tanpa perlu pusing dengan catatan detail yang bikin ribet. Dengan metode yang tepat, mengatur keuangan bisa menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Langkah pertama dalam budgeting sederhana adalah mencatat pendapatan dan pengeluaran pokok. Ketahui berapa penghasilan bersih Anda setiap bulan […]

  • Tiwah: Mengenal Ritual Megah Mengantar Arwah Leluhur Suku Dayak Ngaju

    Tiwah: Mengenal Ritual Megah Mengantar Arwah Leluhur Suku Dayak Ngaju

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Bagi Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah, kematian bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan panjang menuju alam keabadian. Puncak dari perjalanan ini ditandai oleh Tiwah, sebuah ritual kematian tingkat akhir yang paling besar, megah, dan sakral. Tiwah bukanlah upacara pemakaman biasa, melainkan sebuah kewajiban suci untuk mengantarkan arwah leluhur (Liau) menuju surga atau Lewu […]

expand_less