Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode
Beranda » Budaya » Bau Nyale: Legenda Putri Mandalika dan Festival Cacing Laut di Lombok

Bau Nyale: Legenda Putri Mandalika dan Festival Cacing Laut di Lombok

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Setiap tahun, biasanya antara bulan Februari dan Maret, masyarakat Suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, merayakan sebuah tradisi unik yang disebut Bau Nyale. Secara harfiah berarti “menangkap cacing laut”, festival ini lebih dari sekadar aktivitas nelayan; ia adalah perayaan yang berakar kuat pada legenda Putri Mandalika yang dramatis dan penuh pengorbanan.

Legenda Pengorbanan Sang Putri

Festival ini tak bisa dilepaskan dari kisah Putri Mandalika, seorang putri dari Kerajaan Tonjang Beru yang terkenal akan kecantikan dan kebijaksanaannya. Banyak pangeran dari berbagai kerajaan ingin mempersuntingnya, yang memicu persaingan sengit dan ancaman peperangan.

Untuk menghindari pertumpahan darah dan menjaga kedamaian di tanahnya, Putri Mandalika membuat keputusan tragis. Ia mengumumkan akan memberikan jawaban di Pantai Seger, namun sesampainya di sana, ia justru terjun ke laut. Menurut legenda, ia berjanji akan kembali setiap tahun untuk membawa kesejahteraan bagi rakyatnya dalam wujud nyale, cacing laut berwarna-warni yang muncul sekali setahun.

Ritual Pembawa Berkah

Kini, Festival Bau Nyale menjadi acara tahunan yang ditunggu-tunggu. Ribuan orang akan berkumpul di sepanjang pantai selatan Lombok, seperti Pantai Seger dan Kuta Mandalika, sejak dini hari untuk bersama-sama menangkap nyale. Kemunculan cacing ini disambut dengan sorak-sorai dan kegembiraan.

Bagi masyarakat Sasak, nyale bukanlah sekadar cacing. Ia adalah jelmaan sang putri yang dipercaya membawa berkah, kesuburan bagi lahan pertanian, dan kemakmuran untuk tahun yang akan datang. Nyale yang ditangkap biasanya diolah menjadi hidangan lezat seperti pepes atau disebarkan di sawah.

Lebih dari sekadar festival, Bau Nyale adalah penghormatan terhadap nilai pengorbanan demi kedamaian, sebuah ritual syukur, dan pesta rakyat yang mempererat ikatan sosial masyarakat Lombok.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bali Bird Park & Reptile Park: Wisata Edukasi Satwa untuk Keluarga

    Bali Bird Park & Reptile Park: Wisata Edukasi Satwa untuk Keluarga

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Mencari destinasi liburan keluarga yang seru sekaligus mendidik di Bali? Bali Bird Park dan Bali Reptile Park yang berlokasi strategis di Gianyar adalah jawaban yang sempurna. Dua taman konservasi kelas dunia ini menawarkan pengalaman melihat dari dekat ratusan spesies satwa eksotis dalam satu kawasan, menjadikannya pilihan ideal untuk mengisi hari liburan Anda. Dua Taman, Satu […]

  • Psikologi Positif dan Inovasi: Mengembangkan Kesejahteraan Individu dan Komunitas

    Psikologi Positif dan Inovasi: Mengembangkan Kesejahteraan Individu dan Komunitas

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika kehidupan modern yang penuh tekanan, psikologi positif hadir sebagai pendekatan yang berfokus pada pengembangan potensi dan kesejahteraan individu. Bukan hanya tentang mengatasi masalah, psikologi positif menggali kekuatan, emosi positif, makna hidup, hubungan yang sehat, dan pencapaian untuk meningkatkan kualitas hidup secara holistik. Ketika dipadukan dengan semangat inovasi, dampaknya bisa meluas hingga menciptakan […]

  • Garantung: Melodi Indah dari Suku Batak Toba

    Garantung: Melodi Indah dari Suku Batak Toba

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Garantung adalah salah satu instrumen musik tradisional yang paling ikonik dari Suku Batak Toba, Sumatera Utara. Alat musik ini tergolong dalam keluarga xilofon (alat musik pukul dengan bilah), terbuat dari lima hingga tujuh bilah kayu keras yang disusun di atas sebuah wadah resonansi. Garantung tidak hanya berfungsi sebagai pengiring musik, tetapi juga memiliki peran penting […]

  • Arsitektur Ramah Lingkungan: Desain untuk Keberlanjutan

    Arsitektur Ramah Lingkungan: Desain untuk Keberlanjutan

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Di era modern dengan tantangan perubahan iklim yang semakin nyata, konsep arsitektur ramah lingkungan menjadi semakin penting. Bukan hanya sekadar tren, desain untuk keberlanjutan adalah sebuah kebutuhan mendesak, terutama di negara dengan pertumbuhan pesat seperti Indonesia. Arsitektur ramah lingkungan berfokus pada pembangunan yang meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan memaksimalkan efisiensi sumber daya. Salah satu […]

  • Startup Unicorn: Fenomena Ekonomi dan Dampaknya bagi Inovasi Nasional

    Startup Unicorn: Fenomena Ekonomi dan Dampaknya bagi Inovasi Nasional

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Istilah startup unicorn semakin sering terdengar dalam percakapan mengenai ekonomi digital. Istilah ini tidak merujuk pada hewan mitologi, melainkan pada perusahaan rintisan (startup) swasta yang berhasil mencapai valuasi senilai lebih dari US$1 miliar. Kemunculan raksasa seperti Gojek, Tokopedia, hingga Traveloka di Indonesia adalah bukti nyata bahwa status unicorn bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah fenomena […]

  • Energi Gelombang Laut: Potensi Dahsyat dari Samudra

    Energi Gelombang Laut: Potensi Dahsyat dari Samudra

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Indonesia, sebagai negara maritim dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar dari gelombang laut. Kekuatan ombak yang tak pernah berhenti bergerak menyimpan energi kinetik yang dapat diubah menjadi listrik, menawarkan solusi energi bersih dan berkelanjutan. Energi gelombang laut bekerja dengan memanfaatkan gerakan naik turun gelombang melalui berbagai teknologi. […]

expand_less