Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Iki Palek: Memahami Makna Mendalam Tradisi Potong Jari Suku Dani

Iki Palek: Memahami Makna Mendalam Tradisi Potong Jari Suku Dani

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Di pedalaman Lembah Baliem, Papua, Suku Dani memiliki sebuah tradisi masa lalu yang ekstrem namun sarat makna, yaitu Iki Palek atau tradisi potong jari. Bukan wujud kekerasan tanpa alasan, ritual ini merupakan ekspresi duka dan kesetiaan yang mendalam atas meninggalnya anggota keluarga terdekat.

Penting untuk diketahui, tradisi ini sudah sangat jarang ditemukan dan tidak lagi dipraktikkan secara umum seiring dengan perkembangan zaman dan adanya larangan dari pemerintah.

Bagi Suku Dani, rasa sakit fisik dari memotong jari dianggap setara dengan pedihnya kehilangan orang yang dicintai. Tradisi potong jari menjadi cara untuk melambangkan rasa sakit batin yang tak tergambarkan dengan kata-kata. Jari-jari tangan yang bekerja sama dalam satu kesatuan juga dilihat sebagai simbol keutuhan keluarga. Kehilangan satu ruas jari merepresentasikan hilangnya satu anggota keluarga, sebuah pengingat abadi akan duka dan kehilangan tersebut.

Prosesi Iki Palek biasanya dilakukan oleh kerabat perempuan, seperti ibu atau kakak, sebagai tanda cinta kasih kepada anggota keluarga yang telah tiada. Ritual ini dilakukan dengan cara mengikat ujung jari untuk mematikannya sebelum dipotong menggunakan alat tradisional. Selain sebagai ungkapan duka, ritual ini juga dipercaya dapat menenangkan roh mendiang agar tidak mengganggu keluarga yang ditinggalkan.

Meskipun kini tradisi potong jari telah ditinggalkan, memahaminya membuka wawasan tentang cara Suku Dani memaknai cinta, kehilangan, dan kesetiaan. Iki Palek adalah bagian dari sejarah antropologi Indonesia yang menunjukkan betapa beragam dan kompleksnya cara manusia mengekspresikan emosi terdalamnya.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Gantung Situ Gunung: Uji Nyali di Atas Hutan Sukabumi

    Jembatan Gantung Situ Gunung: Uji Nyali di Atas Hutan Sukabumi

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jembatan Gantung Situ Gunung, yang berlokasi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sukabumi, adalah salah satu destinasi wisata paling menantang dan memukau di Jawa Barat. Diresmikan pada tahun 2019, jembatan ini berhasil menarik perhatian wisatawan karena statusnya sebagai jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara. Dengan panjang 243 meter dan ketinggian 107 meter di atas permukaan […]

  • Isotop Uranium: U-235, U-238, dan Perannya

    Isotop Uranium: U-235, U-238, dan Perannya

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Uranium adalah elemen yang unik karena memiliki berbagai isotop, di mana yang paling dikenal dan vital adalah Uranium-235 (U-235) dan Uranium-238 (U-238). Perbedaan utama antara keduanya terletak pada jumlah neutron di dalam intinya, yang pada akhirnya menentukan peran dan pemanfaatannya yang signifikan dalam berbagai aplikasi, terutama energi nuklir. Secara alamiah, Uranium-238 (U-238) adalah isotop yang […]

  • Mengatasi Dahaga Modal: Tantangan dan Solusi Akses Permodalan bagi UMKM Indonesia

    Mengatasi Dahaga Modal: Tantangan dan Solusi Akses Permodalan bagi UMKM Indonesia

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan krusial dalam perekonomian Indonesia, menyerap tenaga kerja dan berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, salah satu kendala klasik yang sering dihadapi UMKM adalah sulitnya mengakses permodalan yang memadai untuk mengembangkan usaha mereka. Tantangan ini perlu diatasi agar potensi besar UMKM dapat terealisasi sepenuhnya. Tantangan Akses […]

  • Investasi Film dan Hiburan: Menangkap Peluang di Balik Layar Lebar

    Investasi Film dan Hiburan: Menangkap Peluang di Balik Layar Lebar

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Ketika lampu bioskop meredup atau sebuah serial baru menjadi perbincangan hangat, kita sering hanya melihat hasil akhirnya. Namun di baliknya, ada sebuah industri kreatif yang membuka peluang investasi menarik. Di tengah maraknya konten digital dan kesuksesan film-film lokal, investasi pada film dan industri hiburan kini menjadi alternatif yang patut diperhitungkan. Lanskap Investasi yang Semakin Luas […]

  • Harga Emas Hari Ini, Selasa 15 Juli 2025: Turun Rp10.000, Peluang Beli?

    Harga Emas Hari Ini, Selasa 15 Juli 2025: Turun Rp10.000, Peluang Beli?

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Setelah kemarin menguat, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini, Selasa, 15 Juli 2025, bergerak turun. Penurunan ini menjadi perhatian para investor, menandai adanya koreksi harga setelah tren kenaikan yang terjadi di awal pekan. Mengutip dari situs resmi Logam Mulia yang diperbarui pukul 08:27 WIB, harga emas hari ini berada di […]

  • Mengembalikan Kehidupan Tanah: Pertanian Regeneratif untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

    Mengembalikan Kehidupan Tanah: Pertanian Regeneratif untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Di tengah isu degradasi lahan dan perubahan iklim, Pertanian Regeneratif muncul sebagai solusi yang menjanjikan. Lebih dari sekadar pertanian berkelanjutan, praktik ini berfokus pada memulihkan dan merevitalisasi kesehatan tanah. Tujuannya adalah tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga membangun ekosistem pertanian yang lebih sehat dan tangguh. Prinsip Utama yang Mengubah Tanah Mati Menjadi Hidup Pertanian regeneratif […]

expand_less