Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Mantar Betawi: Seni Berbalas Pantun Memeriahkan Pernikahan Tradisional

Mantar Betawi: Seni Berbalas Pantun Memeriahkan Pernikahan Tradisional

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Pernikahan adat Betawi kaya akan prosesi unik dan meriah, salah satunya adalah tradisi Mantar. Tradisi ini merupakan seni berbalas pantun yang dilantunkan oleh perwakilan dari pihak pengantin pria dan wanita. Lebih dari sekadar hiburan, Mantar menjadi bagian penting dalam menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, serta menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan dalam acara pernikahan.

Makna Mendalam di Balik Pantun

Pantun yang dilantunkan dalam tradisi Mantar bukanlah pantun biasa. Setiap bait mengandung makna mendalam, menyampaikan pesan-pesan adat, nasihat perkawinan, hingga ungkapan kegembiraan dan rasa syukur. Perwakilan dari pihak pengantin pria biasanya memulai dengan pantun pembuka yang sopan, menyatakan maksud kedatangan untuk meminang. Kemudian, pihak pengantin wanita akan membalas dengan pantun yang juga mengandung tata krama dan nilai-nilai luhur.

Seni berbalas pantun ini membutuhkan kecerdasan, keluwesan berbahasa, dan pemahaman yang baik tentang adat istiadat Betawi. Para juru pantun biasanya adalah orang-orang yang dituakan atau dianggap mahir dalam bersastra dan memahami seluk-beluk pernikahan adat.

Menciptakan Suasana Akrab dan Ceria

Tradisi Mantar tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi formal, tetapi juga sebagai hiburan yang mencairkan suasana. Candaan dan humor yang terselip dalam pantun seringkali mengundang tawa dan menciptakan keakraban di antara kedua belah pihak keluarga. Interaksi yang terjadi melalui pantun membangun jembatan persahabatan dan mempererat tali silaturahmi.

Mantar biasanya dilantunkan pada beberapa tahapan dalam rangkaian pernikahan adat Betawi, mulai dari saat rombongan pengantin pria tiba di kediaman pengantin wanita, hingga saat prosesi akad nikah dan resepsi. Kehadirannya selalu dinantikan dan menjadi salah satu ciri khas yang membedakan pernikahan adat Betawi.

Kesimpulan

Mantar adalah warisan budaya Betawi yang sangat berharga. Tradisi berbalas pantun ini bukan hanya memeriahkan acara pernikahan, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan nilai-nilai luhur, mempererat hubungan antar keluarga, dan melestarikan kekayaan sastra lisan Betawi.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengelola Portofolio Saham di Tengah Kenaikan Suku Bunga

    Mengelola Portofolio Saham di Tengah Kenaikan Suku Bunga

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kenaikan suku bunga adalah salah satu dinamika ekonomi makro yang signifikan dan dapat memberikan dampak luas pada pasar saham. Bagi investor, memahami bagaimana merespons kondisi ini dalam mengelola portofolio saham adalah kunci untuk mempertahankan dan bahkan menumbuhkan aset mereka. Salah satu efek langsung dari kenaikan suku bunga adalah meningkatnya biaya pinjaman bagi perusahaan. Hal ini […]

  • Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Indonesia

    Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Keputusan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), untuk menaikkan suku bunga acuan adalah peristiwa yang selalu menjadi sorotan global. Meskipun hanya terjadi di AS, kebijakan ini memiliki dampak signifikan dan kompleks terhadap perekonomian negara lain, termasuk Indonesia. Mengapa demikian? Karena dolar AS masih menjadi mata uang cadangan utama dunia. Mekanisme Dampak: Kurs, Modal, […]

  • Mengapa Investasi Emas Jadi Pilihan Tepat di Tengah Ketidakpastian Ekonomi?

    Mengapa Investasi Emas Jadi Pilihan Tepat di Tengah Ketidakpastian Ekonomi?

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Di tengah kondisi ekonomi global dan domestik yang penuh tantangan seperti saat ini, banyak investor mencari cara untuk melindungi nilai aset mereka. Inflasi yang fluktuatif dan gejolak pasar seringkali menggerus nilai uang kertas. Dalam situasi seperti inilah, investasi emas kembali menjadi primadona sebagai instrumen lindung nilai (hedge) yang telah teruji oleh waktu. Logam mulia ini […]

  • Menjadi Duta Indonesia di Tanah Suci: Tanggung Jawab Moral Jamaah Umrah

    Menjadi Duta Indonesia di Tanah Suci: Tanggung Jawab Moral Jamaah Umrah

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Setiap Muslim Indonesia yang menjejakkan kaki di Tanah Suci, baik untuk Haji maupun Umrah, secara otomatis memegang peran penting: Duta Bangsa. Peran ini bukan hanya sebutan, melainkan tanggung jawab moral yang melekat pada setiap perilaku dan interaksi di hadapan dunia. Bagaimana cara jamaah Umrah menjalankan tugas sebagai perwakilan Indonesia di Mekah dan Madinah? 🌟 Mencerminkan […]

  • Budaya Minum Kopi di Indonesia: Evolusi dari Warung Kopi ke Kafe Modern

    Budaya Minum Kopi di Indonesia: Evolusi dari Warung Kopi ke Kafe Modern

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Indonesia, sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia, memiliki budaya minum kopi yang kaya dan terus berkembang. Dari secangkir kopi hitam pahit di warung tradisional hingga sajian kopi modern di kafe-kafe kekinian, kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian dan gaya hidup masyarakatnya. Awalnya, kopi diperkenalkan oleh Belanda pada abad ke-17. Perkebunan kopi […]

  • Menikmati Keajaiban Sunrise di Punthuk Setumbu: Borobudur Muncul dari Kabut

    Menikmati Keajaiban Sunrise di Punthuk Setumbu: Borobudur Muncul dari Kabut

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Mencari pemandangan matahari terbit yang tak terlupakan di Yogyakarta? Punthuk Setumbu adalah jawabannya. Bukit kecil yang terletak di dekat Candi Borobudur ini telah lama menjadi destinasi favorit para pemburu sunrise. Dari sini, Anda bisa menyaksikan pemandangan magis yang tiada duanya: Candi Borobudur yang perlahan muncul dari lautan kabut pagi, disinari cahaya keemasan matahari terbit. Untuk […]

expand_less