Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Ngaben: Lebih dari Sekadar Kremasi, Sebuah Upacara Pembebasan Jiwa di Bali

Ngaben: Lebih dari Sekadar Kremasi, Sebuah Upacara Pembebasan Jiwa di Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali, pemandangan upacara Ngaben yang megah dan penuh warna tentu akan membekas di ingatan. Namun, lebih dari sekadar prosesi kremasi, Ngaben merupakan ritual suci yang memiliki makna filosofis mendalam bagi umat Hindu di Bali, yakni upacara pembebasan jiwa.

Ngaben bukanlah momen kesedihan yang berlarut-larut, melainkan sebuah perayaan pelepasan roh orang yang telah meninggal dari ikatan duniawi menuju alam roh atau pitra loka. Upacara ini dipercaya membantu mempercepat perjalanan roh agar dapat segera bereinkarnasi. Oleh karena itu, suasana yang tercipta cenderung khidmat namun penuh kebersamaan.

Simbolisme dalam Setiap Tahapan

Rangkaian upacara Ngaben terdiri dari berbagai tahapan yang kaya akan simbolisme. Jenazah yang telah disucikan akan ditempatkan dalam wadah berbentuk lembu (lembu) atau bangunan menyerupai menara (bade). Semakin tinggi dan megah bade, semakin tinggi pula status sosial mendiang. Prosesi arak-arakan jenazah menuju setra (kuburan) diiringi oleh gamelan baleganjur yang bersemangat, bertujuan untuk mengusir roh-roh jahat dan memeriahkan perjalanan roh.

Sesampainya di setra, jenazah dikeluarkan dari bade dan ditempatkan di atas peti jenazah sebelum akhirnya dikremasi. Api yang membakar jasad melambangkan penyucian dan pelepasan ikatan duniawi. Abu jenazah kemudian dikumpulkan dan dilarung ke laut atau sungai, sebagai simbol pengembalian unsur-unsur jasad ke alam semesta.

Lebih dari Ritual Kematian

Ngaben bukan hanya tentang kematian, tetapi juga tentang siklus kehidupan, keyakinan akan reinkarnasi, dan pentingnya keseimbangan antara alam manusia dan alam roh. Upacara ini memperkuat solidaritas masyarakat Bali, di mana seluruh keluarga dan warga banjar (komunitas) turut serta dalam persiapan dan pelaksanaan Ngaben. Dengan memahami makna filosofis di baliknya, kita dapat melihat Ngaben sebagai warisan budaya Bali yang luhur dan sarat akan nilai-nilai spiritual.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Bukan Sekadar Pengajar: Memahami Kembali Peran Pendidik sebagai Pahlawan Pembentuk Karakter

    Guru Bukan Sekadar Pengajar: Memahami Kembali Peran Pendidik sebagai Pahlawan Pembentuk Karakter

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Di tengah laju informasi digital, peran seorang guru sering kali disederhanakan sebagai penyampai materi pelajaran. Namun, jika kita melihat lebih dalam, guru adalah pilar fundamental yang perannya jauh melampaui sekadar mengajar di ruang kelas. Mereka adalah pahlawan sejati dalam pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Lebih dari kurikulum yang tertulis, seorang guru menanamkan nilai-nilai esensial yang […]

  • Kapan Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Ibadah Umrah?

    Kapan Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Ibadah Umrah?

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Memilih waktu yang tepat untuk berumrah dapat sangat memengaruhi pengalaman ibadah Anda. Meskipun umrah dapat dilakukan kapan saja, ada beberapa waktu yang dianggap lebih istimewa atau lebih nyaman. Mengetahui waktu-waktu ini akan membantu Anda merencanakan perjalanan yang paling sesuai dengan kebutuhan spiritual dan finansial Anda. Bulan Ramadhan: Pahala Berlipat Banyak Muslim memilih berumrah di bulan […]

  • Potensi Saham UMKM: Mengintip Peluang dari Bisnis Kecil

    Potensi Saham UMKM: Mengintip Peluang dari Bisnis Kecil

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Di tengah dominasi emiten-emiten besar di pasar modal Indonesia, tersembunyi potensi menarik dari saham UMKM. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian nasional, dan semakin banyak UMKM yang mulai melirik pasar modal sebagai sumber pendanaan alternatif untuk pengembangan bisnis mereka. Investasi pada saham UMKM menawarkan peluang yang unik. Sebagai investor, Anda […]

  • 🏛️ Wisata Sejarah Surabaya: Mengenang Jejak Pahlawan di Kota Pahlawan

    🏛️ Wisata Sejarah Surabaya: Mengenang Jejak Pahlawan di Kota Pahlawan

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 34
    • 0Komentar

      Surabaya tidak hanya dikenal sebagai kota metropolitan yang modern, tetapi juga sebagai Kota Pahlawan dengan segudang warisan sejarah yang membentuk kemerdekaan bangsa. Bagi Anda yang tertarik menelusuri jejak perjuangan, tiga lokasi ikonik ini wajib masuk dalam daftar perjalanan wisata sejarah Anda: Jembatan Merah, Tugu Pahlawan, dan Rumah H.O.S Cokroaminoto. Jembatan Merah: Saksi Bisu Pertempuran […]

  • Keju Dali ni Horbo: Keju Tradisional Suku Batak dari Susu Kerbau

    Keju Dali ni Horbo: Keju Tradisional Suku Batak dari Susu Kerbau

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Di tengah kekayaan kuliner Indonesia, terselip sebuah harta tersembunyi dari tanah Batak: Dali ni Horbo. Makanan ini adalah bukti nyata kearifan lokal dalam mengolah sumber daya alam menjadi hidangan istimewa. Dali ni Horbo bukanlah keju biasa; ia adalah keju tradisional Suku Batak yang terbuat dari susu kerbau, menawarkan pengalaman rasa dan tekstur yang unik, berbeda […]

  • LMKN: Evaluasi Kinerja dan Upaya Peningkatan Layanan

    LMKN: Evaluasi Kinerja dan Upaya Peningkatan Layanan

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sebagai lembaga yang ditunjuk negara untuk mengelola royalti musik, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) secara berkala melakukan evaluasi kinerja untuk memastikan layanannya berjalan optimal. Evaluasi ini adalah langkah krusial untuk mengidentifikasi kelemahan dan merumuskan upaya peningkatan layanan demi kepuasan seluruh pemangku kepentingan, dari musisi hingga pengguna musik komersial. Salah satu fokus utama evaluasi adalah pada […]

expand_less