Minggu, 31 Agu 2025
light_mode
Beranda » Budaya » Ngurek: Memahami Tradisi ‘Menusuk Diri’ Saat Trans Sakral di Bali

Ngurek: Memahami Tradisi ‘Menusuk Diri’ Saat Trans Sakral di Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

Bali dikenal dengan budayanya yang kaya, mulai dari tarian yang indah hingga upacara keagamaan yang khusyuk. Di antara ritual tersebut, terdapat satu tradisi yang paling ekstrem dan sering disalahpahami, yaitu Ngurek atau Ngunying. Ini adalah ritual di mana pesertanya, dalam kondisi trans (kerauhan), mencoba menusukkan keris ke tubuh mereka sendiri.

Penting untuk dipahami, Ngurek bukanlah pertunjukan ilmu kebal atau aksi kekerasan, melainkan puncak dari sebuah prosesi upacara keagamaan yang sakral. Tradisi ini biasanya menjadi bagian dari rangkaian upacara di pura, sering kali setelah pementasan tari sakral seperti Barong dan Rangda. Peserta yang melakukan Ngurek tidak berada dalam kesadaran penuh.

Puncak Pengabdian dan Keseimbangan

Para pelaku Ngurek diyakini sedang dirasuki oleh roh suci atau pengiring dewa (dewa/bhatara). Dalam kondisi trans inilah, mereka mengambil keris dan menekankannya ke bagian tubuh seperti dada, leher, atau dahi. Ajaibnya, dalam kondisi puncak spiritual ini, keris tersebut sering kali tidak mampu melukai kulit mereka.

Fenomena kebal dari senjata tajam ini bukanlah tujuan utama, melainkan sebuah pertanda. Hal ini diyakini sebagai tanda bahwa para dewa berkenan hadir, menerima persembahan, dan memberikan perlindungan-Nya. Jika pelaku sampai terluka, itu bisa dianggap sebagai pertanda adanya ketidaksiapan spiritual atau gangguan dalam upacara.

Ngurek adalah bentuk pengabdian tertinggi, sebuah dialog antara manusia dengan alam niskala (dunia tak kasat mata). Tradisi ini menjadi simbol penyerahan diri secara total kepada Tuhan dan kekuatan alam, serta upaya untuk menjaga keseimbangan antara kebaikan (Dharma) dan keburukan (Adharma). Ini adalah ritual iman yang mendalam, jauh dari sekadar tontonan yang memacu adrenalin.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Smart Home Security: Keamanan Rumah Cerdas yang Terhubung untuk Ketenangan Pikiran

    Smart Home Security: Keamanan Rumah Cerdas yang Terhubung untuk Ketenangan Pikiran

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Di tengah kesibukan gaya hidup modern, memastikan keamanan rumah menjadi prioritas utama. Untungnya, perkembangan teknologi telah melahirkan solusi inovatif: Smart Home Security. Sistem ini mengubah pendekatan tradisional terhadap keamanan dengan menawarkan sistem yang terhubung, cerdas, dan dapat dikendalikan sepenuhnya dari genggaman tangan Anda, memberikan ketenangan pikiran di mana pun Anda berada. Komponen Utama Sistem Keamanan […]

  • Peran BUMN dalam Perekonomian: Antara Agen Pembangunan dan Mesin Profit

    Peran BUMN dalam Perekonomian: Antara Agen Pembangunan dan Mesin Profit

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memegang peran unik dan sentral dalam perekonomian Indonesia. Keberadaannya sering kali berada di persimpangan antara dua mandat utama yang terkadang saling bertentangan: sebagai agen pembangunan yang melayani kepentingan publik dan sebagai mesin profit yang harus efisien dan menyumbang pendapatan bagi negara. Sebagai agen pembangunan, BUMN menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk […]

  • Pasola: Ritual Perang Berkuda Penuh Darah dan Makna di Sumba

    Pasola: Ritual Perang Berkuda Penuh Darah dan Makna di Sumba

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Di padang sabana Sumba, Nusa Tenggara Timur, sebuah tradisi kuno yang mendebarkan berlangsung setiap tahunnya: Pasola. Dilihat sepintas, Pasola tampak seperti perang sungguhan antar dua kelompok ksatria berkuda yang saling melempar lembing kayu. Namun, di balik adegan yang keras ini, tersimpan makna dan filosofi mendalam yang berakar dari kepercayaan asli Sumba, Marapu. Pasola bukanlah ajang […]

  • Pantun: Puisi Lama yang Tak Lekang oleh Zaman

    Pantun: Puisi Lama yang Tak Lekang oleh Zaman

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jalan-jalan ke pasar baru, jangan lupa membeli kain.” Kalimat pembuka yang akrab di telinga ini adalah ciri khas dari Pantun, salah satu bentuk puisi lama paling populer di Nusantara. Sebagai warisan sastra lisan Melayu, pantun telah mengakar kuat dalam budaya masyarakat Indonesia dan sekitarnya, terbukti tak lekang oleh perkembangan zaman. Keunikan pantun terletak pada strukturnya […]

  • Harga Emas Hari Ini, Selasa 22 Juli 2025: Meroket Rp19.000, Perak Juga Ikut Terbang!

    Harga Emas Hari Ini, Selasa 22 Juli 2025: Meroket Rp19.000, Perak Juga Ikut Terbang!

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Pasar logam mulia bergejolak pada hari ini, Selasa, 22 Juli 2025. Setelah kemarin stabil, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket tajam, diikuti oleh lonjakan harga perak yang tak kalah fantastis, menandakan sentimen yang sangat kuat di pasar aset aman. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia yang diperbarui pada pukul 08:26 WIB, […]

  • Diversifikasi Portofolio: Kunci Manajemen Risiko dalam Berinvestasi

    Diversifikasi Portofolio: Kunci Manajemen Risiko dalam Berinvestasi

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Anda pasti pernah mendengar pepatah bijak: “Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang.” Dalam dunia investasi, nasihat sederhana ini adalah inti dari salah satu strategi manajemen risiko paling fundamental, yaitu diversifikasi portofolio. Diversifikasi adalah seni menyebarkan dana investasi Anda ke berbagai jenis aset yang berbeda. Tujuannya bukan untuk menghindari risiko sama sekali—karena itu mustahil—tetapi untuk […]

expand_less