Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Ngurek: Memahami Tradisi ‘Menusuk Diri’ Saat Trans Sakral di Bali

Ngurek: Memahami Tradisi ‘Menusuk Diri’ Saat Trans Sakral di Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 160
  • comment 0 komentar

Bali dikenal dengan budayanya yang kaya, mulai dari tarian yang indah hingga upacara keagamaan yang khusyuk. Di antara ritual tersebut, terdapat satu tradisi yang paling ekstrem dan sering disalahpahami, yaitu Ngurek atau Ngunying. Ini adalah ritual di mana pesertanya, dalam kondisi trans (kerauhan), mencoba menusukkan keris ke tubuh mereka sendiri.

Penting untuk dipahami, Ngurek bukanlah pertunjukan ilmu kebal atau aksi kekerasan, melainkan puncak dari sebuah prosesi upacara keagamaan yang sakral. Tradisi ini biasanya menjadi bagian dari rangkaian upacara di pura, sering kali setelah pementasan tari sakral seperti Barong dan Rangda. Peserta yang melakukan Ngurek tidak berada dalam kesadaran penuh.

Puncak Pengabdian dan Keseimbangan

Para pelaku Ngurek diyakini sedang dirasuki oleh roh suci atau pengiring dewa (dewa/bhatara). Dalam kondisi trans inilah, mereka mengambil keris dan menekankannya ke bagian tubuh seperti dada, leher, atau dahi. Ajaibnya, dalam kondisi puncak spiritual ini, keris tersebut sering kali tidak mampu melukai kulit mereka.

Fenomena kebal dari senjata tajam ini bukanlah tujuan utama, melainkan sebuah pertanda. Hal ini diyakini sebagai tanda bahwa para dewa berkenan hadir, menerima persembahan, dan memberikan perlindungan-Nya. Jika pelaku sampai terluka, itu bisa dianggap sebagai pertanda adanya ketidaksiapan spiritual atau gangguan dalam upacara.

Ngurek adalah bentuk pengabdian tertinggi, sebuah dialog antara manusia dengan alam niskala (dunia tak kasat mata). Tradisi ini menjadi simbol penyerahan diri secara total kepada Tuhan dan kekuatan alam, serta upaya untuk menjaga keseimbangan antara kebaikan (Dharma) dan keburukan (Adharma). Ini adalah ritual iman yang mendalam, jauh dari sekadar tontonan yang memacu adrenalin.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman Terorisme Nuklir: Mengamankan Uranium untuk Mencegah Malapetaka Global

    Ancaman Terorisme Nuklir: Mengamankan Uranium untuk Mencegah Malapetaka Global

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Ancaman terorisme terus berevolusi, dan salah satu kekhawatiran terbesar adalah potensi kelompok teroris untuk mendapatkan akses atau menggunakan materi nuklir. Ancaman terorisme nuklir bukan lagi sekadar skenario fiksi; ini adalah risiko nyata yang menuntut perhatian dan tindakan global yang serius. Uranium, sebagai bahan utama dalam senjata nuklir dan bahan bakar reaktor, menjadi fokus utama dalam […]

  • Memahami Shrinkflation: Kenapa Isi Produkmu Semakin Sedikit?

    Memahami Shrinkflation: Kenapa Isi Produkmu Semakin Sedikit?

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu merasa ukuran biskuit favoritmu semakin kecil, atau jumlah keripik dalam kemasan berkurang, padahal harganya tidak berubah? Fenomena ini bukan sekadar perasaanmu, melainkan sebuah strategi ekonomi yang disebut shrinkflation. Ini adalah taktik yang digunakan produsen untuk mengatasi kenaikan biaya produksi dengan cara mengurangi kuantitas, berat, atau volume produk, alih-alih menaikkan harganya secara terang-terangan. Secara […]

  • Mengenal Berbagai Jenis Paket Umrah: Reguler, Plus, hingga VIP

    Mengenal Berbagai Jenis Paket Umrah: Reguler, Plus, hingga VIP

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Menunaikan ibadah umrah kini semakin mudah dengan beragam pilihan paket yang ditawarkan biro travel. Memahami perbedaan setiap paket, mulai dari Reguler, Plus, hingga VIP, sangat penting agar Anda dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Paket Umrah Reguler Paket ini adalah pilihan paling dasar dan ekonomis. Cocok untuk Anda yang memiliki anggaran terbatas […]

  • Mengapa Ibadah Umrah Disebut Haji Kecil?

    Mengapa Ibadah Umrah Disebut Haji Kecil?

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Ibadah umrah seringkali disebut dengan julukan ‘haji kecil’ oleh umat Muslim di seluruh dunia. Sebutan ini tidak muncul tanpa alasan, melainkan karena kemiripan dalam beberapa tata cara ibadah antara umrah dan haji. Meskipun memiliki perbedaan yang signifikan, ada beberapa kesamaan mendasar yang menjadikan umrah sebagai miniatur dari ibadah haji. Kesamaan Rangkaian Ibadah Penyebutan ‘haji kecil’ […]

  • Mengungkap Ketakutan Akan Kerugian: Memanfaatkan Teori Prospek dalam Keuangan

    Mengungkap Ketakutan Akan Kerugian: Memanfaatkan Teori Prospek dalam Keuangan

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Mengapa rasa sakit akibat kehilangan uang terasa lebih kuat daripada kebahagiaan saat mendapatkan jumlah yang sama? Fenomena psikologis ini dikenal sebagai loss aversion atau keengganan terhadap kerugian. Untuk memahaminya lebih dalam dan mengelola dampaknya dalam keputusan finansial Anda di Indonesia, kita dapat merujuk pada Teori Prospek (Prospect Theory), sebuah konsep penting dalam ekonomi perilaku. Apa […]

  • Aturan Ketat Perdagangan Uranium: Mengupas Kebijakan Ekspor-Impor Global

    Aturan Ketat Perdagangan Uranium: Mengupas Kebijakan Ekspor-Impor Global

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Uranium bukanlah sekadar komoditas tambang biasa. Sebagai bahan bakar utama Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sekaligus material inti senjata nuklir, perdagangan uranium global diatur oleh kebijakan ekspor-impor yang sangat ketat dan berlapis. Tujuannya satu: memastikan bahan strategis ini hanya digunakan untuk tujuan damai. Dasar dari semua kebijakan ini adalah Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Negara yang […]

expand_less