Kamis, 21 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Ngurek: Memahami Tradisi ‘Menusuk Diri’ Saat Trans Sakral di Bali

Ngurek: Memahami Tradisi ‘Menusuk Diri’ Saat Trans Sakral di Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

Bali dikenal dengan budayanya yang kaya, mulai dari tarian yang indah hingga upacara keagamaan yang khusyuk. Di antara ritual tersebut, terdapat satu tradisi yang paling ekstrem dan sering disalahpahami, yaitu Ngurek atau Ngunying. Ini adalah ritual di mana pesertanya, dalam kondisi trans (kerauhan), mencoba menusukkan keris ke tubuh mereka sendiri.

Penting untuk dipahami, Ngurek bukanlah pertunjukan ilmu kebal atau aksi kekerasan, melainkan puncak dari sebuah prosesi upacara keagamaan yang sakral. Tradisi ini biasanya menjadi bagian dari rangkaian upacara di pura, sering kali setelah pementasan tari sakral seperti Barong dan Rangda. Peserta yang melakukan Ngurek tidak berada dalam kesadaran penuh.

Puncak Pengabdian dan Keseimbangan

Para pelaku Ngurek diyakini sedang dirasuki oleh roh suci atau pengiring dewa (dewa/bhatara). Dalam kondisi trans inilah, mereka mengambil keris dan menekankannya ke bagian tubuh seperti dada, leher, atau dahi. Ajaibnya, dalam kondisi puncak spiritual ini, keris tersebut sering kali tidak mampu melukai kulit mereka.

Fenomena kebal dari senjata tajam ini bukanlah tujuan utama, melainkan sebuah pertanda. Hal ini diyakini sebagai tanda bahwa para dewa berkenan hadir, menerima persembahan, dan memberikan perlindungan-Nya. Jika pelaku sampai terluka, itu bisa dianggap sebagai pertanda adanya ketidaksiapan spiritual atau gangguan dalam upacara.

Ngurek adalah bentuk pengabdian tertinggi, sebuah dialog antara manusia dengan alam niskala (dunia tak kasat mata). Tradisi ini menjadi simbol penyerahan diri secara total kepada Tuhan dan kekuatan alam, serta upaya untuk menjaga keseimbangan antara kebaikan (Dharma) dan keburukan (Adharma). Ini adalah ritual iman yang mendalam, jauh dari sekadar tontonan yang memacu adrenalin.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manajemen Inovasi: Strategi Efektif Mengubah Ide Menjadi Aset

    Manajemen Inovasi: Strategi Efektif Mengubah Ide Menjadi Aset

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Di tengah persaingan bisnis yang dinamis, memiliki ide kreatif saja tidaklah cukup. Kunci untuk tetap relevan dan unggul adalah kemampuan untuk mengelola ide tersebut secara sistematis hingga memberikan nilai nyata. Inilah peran sentral dari manajemen inovasi, yaitu sebuah pendekatan terstruktur untuk mengelola dan mengubah gagasan menjadi hasil yang berdampak, baik berupa produk, layanan, maupun perbaikan […]

  • Apa Itu Keunggulan Komparatif dan Mengapa Ini Mendasari Perdagangan Internasional?

    Apa Itu Keunggulan Komparatif dan Mengapa Ini Mendasari Perdagangan Internasional?

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda bertanya mengapa negara seperti Indonesia mengekspor kopi dan rempah, sementara mengimpor ponsel dari Tiongkok atau Korea Selatan? Jawabannya terletak pada salah satu konsep paling fundamental dalam ekonomi: keunggulan komparatif. Teori ini adalah landasan utama yang menjelaskan mengapa perdagangan internasional saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat. Dikembangkan oleh ekonom legendaris David Ricardo, keunggulan […]

  • Mengenal Jenis-jenis Dam dalam Ibadah Umrah

    Mengenal Jenis-jenis Dam dalam Ibadah Umrah

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Dalam melaksanakan ibadah umrah, ada kalanya jamaah melakukan kesalahan atau melanggar larangan yang telah ditetapkan. Sebagai gantinya, jamaah diwajibkan untuk membayar denda yang disebut Dam. Memahami jenis-jenis dam sangat penting agar ibadah umrah Anda tetap sah dan sempurna. Dam karena Meninggalkan Kewajiban Jenis dam ini dikenakan jika jamaah meninggalkan salah satu kewajiban dalam umrah, seperti […]

  • Drone Logistik: Merevolusi Pengiriman Barang Cepat dan Efisien di Indonesia

    Drone Logistik: Merevolusi Pengiriman Barang Cepat dan Efisien di Indonesia

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Di tengah ledakan e-commerce dan tantangan geografis Indonesia, kebutuhan akan solusi logistik yang inovatif semakin mendesak. Drone logistik hadir sebagai jawaban, menawarkan masa depan pengiriman barang yang jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan metode konvensional. Drone logistik adalah kendaraan udara tanpa awak (UAV) yang dirancang khusus untuk mengangkut paket, dokumen, atau bahkan pasokan medis. Dengan […]

  • Sate: Seni Menusuk dan Membakar Daging yang Berbeda di Tiap Daerah

    Sate: Seni Menusuk dan Membakar Daging yang Berbeda di Tiap Daerah

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sate, hidangan daging yang ditusuk dan dibakar, bukan hanya sekadar makanan, melainkan sebuah seni kuliner yang kaya akan variasi dan cerita di setiap daerah di Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki versi sate yang unik, merefleksikan kekayaan rempah, bahan lokal, dan teknik memasak tradisional yang diwariskan turun-temurun. Sate adalah bukti nyata betapa beragamnya […]

  • Bukit Rhema (Gereja Ayam): Bangunan Unik Penuh Makna Dekat Borobudur

    Bukit Rhema (Gereja Ayam): Bangunan Unik Penuh Makna Dekat Borobudur

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Di balik rimbunnya perbukitan menoreh, tak jauh dari kemegahan Candi Borobudur, terdapat sebuah bangunan unik yang bentuknya menyerupai ayam raksasa: Bukit Rhema, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gereja Ayam. Bangunan ikonik ini sempat populer setelah menjadi lokasi syuting film “Ada Apa Dengan Cinta 2”, namun jauh sebelum itu, ia telah menyimpan cerita dan makna […]

expand_less