Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Sejarah Angklung: Dari Ritual Pertanian hingga Panggung Dunia

Sejarah Angklung: Dari Ritual Pertanian hingga Panggung Dunia

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Angklung, alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu, memiliki perjalanan sejarah yang panjang dan menarik, berawal dari ritual pertanian sederhana hingga memukau panggung-panggung dunia. Diakui oleh UNESCO sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Tak Benda Kemanusiaan, angklung bukan hanya sekadar instrumen musik, tetapi juga cerminan dari nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat Sunda.

Awal mula angklung erat kaitannya dengan kepercayaan dan ritual masyarakat agraris. Bunyi yang dihasilkan diyakini memiliki kekuatan magis untuk memanggil Dewi Sri (dewi padi) agar memberkahi kesuburan tanah dan hasil panen melimpah. Bentuk angklung pada masa itu mungkin masih sederhana, dimainkan dalam upacara-upacara seperti seren taun (panen raya).

Seiring waktu, angklung mengalami perkembangan bentuk dan fungsi. Pada masa Kerajaan Sunda, angklung menjadi bagian dari seni pertunjukan istana. Namun, esensinya sebagai alat musik komunal tetap terjaga. Cara memainkannya yang membutuhkan kerjasama dan harmoni antar pemain mencerminkan nilai gotong royong dalam masyarakat. Setiap angklung hanya menghasilkan satu atau dua nada, sehingga dibutuhkan ansambel untuk menciptakan melodi yang utuh.

Pada abad ke-20, tokoh musik Indonesia, Daeng Soetigna, mengembangkan angklung diatonis yang memungkinkan alat musik ini memainkan berbagai jenis musik modern. Inovasi ini membuka jalan bagi angklung untuk dikenal lebih luas, bahkan menembus batas negara. Kini, orkestra angklung dapat ditemukan di berbagai belahan dunia, membawakan beragam genre musik dari tradisional hingga kontemporer.

Dari bunyi sederhana di ladang hingga melodi megah di gedung konser, sejarah angklung adalah kisah tentang evolusi budaya. Ia membuktikan bagaimana sebuah alat musik tradisional dapat terus relevan dan dicintai, menjadi duta seni dan simbol kebersamaan Indonesia di mata dunia.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suku Bunga Acuan: Bagaimana Keputusan BI Rate Mempengaruhi Cicilan KPR Anda?

    Suku Bunga Acuan: Bagaimana Keputusan BI Rate Mempengaruhi Cicilan KPR Anda?

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Bagi siapa pun yang memiliki atau berencana mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR), pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) adalah momen yang patut dicermati. Keputusan untuk menaikkan, menurunkan, atau mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) memiliki dampak langsung pada kantong Anda, terutama pada besaran cicilan KPR bulanan. BI Rate adalah suku bunga kebijakan yang […]

  • Mengembalikan Lahan Menjadi Subur: Tiga Pilar Pertanian Konservasi

    Mengembalikan Lahan Menjadi Subur: Tiga Pilar Pertanian Konservasi

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Lahan pertanian yang terus-menerus digarap tanpa jeda dapat kehilangan kesuburannya, membuatnya menjadi “lahan kritis.” Pertanian Konservasi adalah pendekatan revolusioner yang berfokus pada pemulihan dan perlindungan tanah, memastikan produktivitas jangka panjang tanpa mengorbankan lingkungan. Praktik ini didasarkan pada tiga pilar utama yang saling melengkapi. 1. Minimalkan Gangguan Tanah Pilar pertama adalah tanpa olah tanah (no-tillage). Mengolah […]

  • La Galigo: Epos Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis

    La Galigo: Epos Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Indonesia tidak hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga warisan sastra yang mendunia. Salah satu yang paling monumental adalah La Galigo, sebuah epos kuno dari masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan. Dikenal sebagai salah satu karya sastra terpanjang di dunia, La Galigo bahkan diperkirakan memiliki teks yang lebih panjang dari epos Mahabharata dari India. Naskah La […]

  • Mengatasi Kesepian Saat Beribadah Jauh dari Keluarga

    Mengatasi Kesepian Saat Beribadah Jauh dari Keluarga

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Melaksanakan ibadah Umrah atau Haji, terutama bagi yang pertama kali atau pergi sendirian, seringkali memunculkan perasaan kesepian. Jauh dari keluarga dan orang-orang terdekat di tengah keramaian jutaan orang bisa menjadi tantangan emosional. Namun, momen ini justru bisa diubah menjadi kesempatan untuk meningkatkan kedekatan spiritual. 1. Ubah Fokus dari Diri ke Ibadah Langkah pertama mengatasi kesepian […]

  • Mengenal dan Melindungi Diri dari Ancaman Penipuan SIM Swap

    Mengenal dan Melindungi Diri dari Ancaman Penipuan SIM Swap

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Penipuan SIM swap adalah salah satu modus kejahatan siber yang semakin marak dan membahayakan. Dalam skema ini, penjahat mencuri identitas Anda untuk mengendalikan nomor ponsel Anda, yang sering kali terhubung ke berbagai akun digital, mulai dari media sosial hingga perbankan online. Bagaimana Penipuan SIM Swap Bekerja? Penipu biasanya mengumpulkan data pribadi korban, seperti nama lengkap, […]

  • Rawon: Sup Hitam Penuh Rempah dari Jawa Timur

    Rawon: Sup Hitam Penuh Rempah dari Jawa Timur

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Bagi pencinta kuliner, Rawon adalah nama yang tak asing lagi. Sup daging sapi berwarna hitam pekat ini bukan hanya hidangan biasa, melainkan mahakarya kuliner yang kaya akan rempah dan memiliki sejarah panjang dari Jawa Timur. Keunikan warnanya yang misterius dan rasanya yang gurih-manis, menjadikan rawon sebagai salah satu sajian paling ikonik dari Indonesia. Rahasia di […]

expand_less