Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Pantun: Puisi Lama yang Tak Lekang oleh Zaman

Pantun: Puisi Lama yang Tak Lekang oleh Zaman

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Jalan-jalan ke pasar baru, jangan lupa membeli kain.” Kalimat pembuka yang akrab di telinga ini adalah ciri khas dari Pantun, salah satu bentuk puisi lama paling populer di Nusantara. Sebagai warisan sastra lisan Melayu, pantun telah mengakar kuat dalam budaya masyarakat Indonesia dan sekitarnya, terbukti tak lekang oleh perkembangan zaman.

Keunikan pantun terletak pada strukturnya yang khas. Setiap bait biasanya terdiri dari empat baris dengan sajak silang a-b-a-b. Dua baris pertama disebut sampiran, yang berfungsi sebagai pengantar atau pembayang untuk menyiapkan rima dan irama. Sementara itu, dua baris terakhir disebut isi, yang merupakan inti pesan atau makna sebenarnya yang ingin disampaikan oleh penulis pantun. Hubungan antara sampiran dan isi seringkali tidak langsung, memberikan ruang bagi keindahan dan interpretasi.

Fungsi pantun sangat beragam dan fleksibel, menjadikannya relevan dalam berbagai konteks sosial. Pantun digunakan untuk menyampaikan nasihat bijak (pantun nasihat), menghibur dengan kelucuan (pantun jenaka), memberikan teka-teki (pantun teka-teki), hingga menjadi bagian tak terpisahkan dari upacara adat dan prosesi pernikahan. Kemampuannya untuk membungkus pesan penting dalam bahasa yang indah membuatnya menjadi alat komunikasi yang efektif dan sopan.

Keagungan pantun sebagai tradisi lisan diakui secara global ketika UNESCO menetapkannya sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2020. Pengakuan ini menegaskan betapa berharganya pantun sebagai medium ekspresi yang mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat.

Hingga kini, pantun terus hidup dan beradaptasi. Dari panggung acara adat hingga media sosial, pantun tetap menjadi cara yang cerdas dan artistik untuk berekspresi. Inilah bukti bahwa pantun bukan sekadar puisi lama, melainkan sebuah tradisi hidup yang akan terus bergema di masa depan.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawah Wurung: Bukit Teletubbies Hijau di Bondowoso

    Kawah Wurung: Bukit Teletubbies Hijau di Bondowoso

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Di balik keindahan Kawah Ijen yang tersohor, Kabupaten Bondowoso menyimpan sebuah “surga” tersembunyi yang menawarkan pemandangan alam yang sangat menenangkan, yaitu Kawah Wurung. Dijuluki sebagai “Bukit Teletubbies” oleh wisatawan, destinasi ini menyuguhkan hamparan padang savana dan perbukitan hijau yang melengkung indah, persis seperti latar dalam serial anak-anak ikonik tersebut. Nama Kawah Wurung sendiri berasal dari […]

  • Data Center Ramah Lingkungan: Inovasi Pendinginan dan Energi

    Data Center Ramah Lingkungan: Inovasi Pendinginan dan Energi

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Di era digital yang terus berkembang, data center menjadi infrastruktur krusial yang mendukung hampir semua aspek kehidupan modern. Namun, konsumsi energi yang besar dan dampak lingkungannya menjadi perhatian utama. Inilah mengapa inovasi dalam menciptakan data center ramah lingkungan semakin mendesak, terutama dalam hal pendinginan dan sumber energi. Salah satu tantangan terbesar adalah panas yang dihasilkan […]

  • Lumbung Pangan Lestari: Konsep Lokal yang Mendunia

    Lumbung Pangan Lestari: Konsep Lokal yang Mendunia

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Lumbung pangan lestari adalah sebuah konsep ketahanan pangan yang mengakar kuat pada kearifan lokal, namun relevansinya kini semakin mendunia. Konsep ini berfokus pada pengelolaan sumber daya pangan secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat komunitas. Jauh sebelum istilah “ketahanan pangan” menjadi populer, masyarakat di berbagai belahan dunia sudah menerapkan prinsip-prinsip ini, salah satunya di Indonesia dengan […]

  • Panduan Umrah untuk Wanita Hamil dan Menyusui

    Panduan Umrah untuk Wanita Hamil dan Menyusui

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    LBagi wanita hamil atau menyusui, menunaikan ibadah umrah adalah momen spiritual yang mendalam. Meskipun demikian, ada persiapan ekstra yang perlu diperhatikan demi kesehatan ibu dan janin atau bayi. Berikut adalah panduan penting untuk memastikan ibadah umrah Anda berjalan lancar dan aman. Konsultasi Medis Adalah Kunci Langkah pertama yang paling penting adalah berkonsultasi dengan dokter kandungan […]

  • Karl Marx dan Kritik Kapitalisme: Masih Relevankah Saat Ini? 🧐

    Karl Marx dan Kritik Kapitalisme: Masih Relevankah Saat Ini? 🧐

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Karl Marx (1818–1883) adalah salah satu filsuf dan ekonom paling berpengaruh di dunia, dikenal karena kritiknya yang tajam terhadap sistem kapitalisme. Bersama Friedrich Engels, ia merumuskan ide-ide yang menjadi dasar Komunisme melalui karya-karya utamanya, termasuk Das Kapital dan Manifesto Komunis. Kritik Inti: Eksploitasi dan Alienasi Kritik utama Marx berpusat pada konsep eksploitasi dan alienasi. Dalam […]

  • Efek Pasar Mobil Lemon: Mengapa Barang Berkualitas Sulit Bertahan

    Efek Pasar Mobil Lemon: Mengapa Barang Berkualitas Sulit Bertahan

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda merasa ragu saat membeli mobil bekas atau produk daring dari penjual yang belum dikenal? Keraguan ini seringkali berakar pada konsep ekonomi yang dikenal sebagai “Market for Lemons” atau pasar mobil lemon. Istilah ini, dipopulerkan oleh ekonom George Akerlof, menggambarkan situasi di mana informasi asimetris (ketidakseimbangan informasi antara penjual dan pembeli) menyebabkan barang berkualitas […]

expand_less