Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Tato Mentawai: Seni Rajah Tubuh Tertua di Dunia yang Sarat Makna

Tato Mentawai: Seni Rajah Tubuh Tertua di Dunia yang Sarat Makna

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Jauh di lepas pantai barat Sumatera, Kepulauan Mentawai adalah rumah bagi salah satu tradisi paling kuno di dunia: seni rajah tubuh atau tato. Dikenal secara lokal sebagai titi atau sipatiti, tradisi ini diyakini oleh banyak peneliti sebagai seni tato tertua di dunia, bahkan mendahului tato Mesir kuno. Namun, bagi Suku Mentawai, tato bukan sekadar hiasan, melainkan sebuah “pakaian abadi” yang sarat dengan identitas, spiritualitas, dan kearifan lokal.

Setiap goresan tinta pada tubuh seorang Mentawai adalah sebuah narasi visual. Tato berfungsi sebagai kartu identitas yang mencatat asal-usul, suku, status sosial, keahlian, hingga pengalaman hidup pemiliknya, misalnya sebagai seorang pemburu ulung. Menurut kepercayaan Arat Sabulungan yang dianut Suku Mentawai, tato adalah satu-satunya harta yang akan dibawa mati. Mereka percaya bahwa setelah kematian, tato akan berubah menjadi cahaya yang akan menuntun roh mereka untuk bertemu dengan leluhur di alam baka.

Proses pembuatan tato ini sangat sakral dan dilakukan oleh seorang ahli yang disebut sipatiti. Dengan menggunakan peralatan tradisional seperti gagang kayu sebagai pemukul dan duri atau jarum yang dicelupkan ke dalam pewarna alami dari arang, sipatiti dengan teliti merajah tubuh. Motif yang digambarkan sangat terinspirasi dari alam sekitar, seperti garis yang melambangkan pohon sagu, titik-titik yang menyerupai buah beri, lengkungan seperti rotan, hingga bentuk-bentuk hewan seperti monyet, buaya, dan burung. Semua motif ini adalah cerminan dari filosofi hidup mereka yang selalu menjaga keseimbangan dengan alam.

Di tengah gempuran zaman modern, tradisi tato Mentawai menghadapi tantangan untuk bertahan. Namun, seni rajah kuno ini tetap menjadi bukti nyata kekayaan budaya Indonesia yang luar biasa. Tato Mentawai adalah sebuah warisan tak benda yang tak ternilai, sebuah buku cerita hidup yang terukir di atas kulit manusia.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran G20 dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Politik Global

    Peran G20 dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Politik Global

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 62
    • 0Komentar

    G20 atau Group of Twenty adalah forum internasional yang beranggotakan 19 negara dengan perekonomian terbesar di dunia ditambah Uni Eropa. Forum ini dibentuk sebagai respons terhadap krisis keuangan Asia tahun 1997 dan secara signifikan meningkatkan perannya setelah krisis keuangan global 2008. Tujuan utamanya adalah menjadi wadah kolaborasi untuk mengatasi tantangan global, terutama yang berkaitan dengan […]

  • Rahasia Sukses: Bagaimana Perusahaan Kecil Berinovasi dan Bersaing di Pasar Modern

    Rahasia Sukses: Bagaimana Perusahaan Kecil Berinovasi dan Bersaing di Pasar Modern

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Di tengah persaingan pasar yang ketat dan dominasi perusahaan besar, banyak yang bertanya-tanya bagaimana bisnis skala kecil dapat bertahan. Jawabannya terletak pada dua kata kunci: inovasi dan strategi. Perusahaan kecil memiliki senjata rahasia yang sering kali tidak dimiliki oleh raksasa industri. Memahami cara perusahaan kecil berinovasi dan bersaing adalah langkah pertama menuju kesuksesan. Kunci utamanya […]

  • Membedah ESG: Panduan Cerdas dalam Pengambilan Keputusan Investasi Modern

    Membedah ESG: Panduan Cerdas dalam Pengambilan Keputusan Investasi Modern

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Di era investasi modern, paradigma “profit di atas segalanya” mulai bergeser. Investor kini semakin menyadari bahwa kinerja jangka panjang sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari laporan keuangannya, melainkan juga dari dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat, dan kualitas tata kelolanya. Inilah inti dari kerangka ESG (Environmental, Social, and Governance). ESG adalah seperangkat kriteria yang digunakan investor untuk […]

  • Kurva Phillips: Adakah Hubungan Terbalik Antara Inflasi dan Pengangguran?

    Kurva Phillips: Adakah Hubungan Terbalik Antara Inflasi dan Pengangguran?

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Dalam dunia kebijakan ekonomi, salah satu perdebatan paling klasik adalah hubungan antara inflasi dan pengangguran. Teori fundamental yang membahas dilema ini adalah Kurva Phillips. Diperkenalkan oleh ekonom A.W. Phillips, teori ini pada awalnya menunjukkan adanya hubungan terbalik yang stabil antara tingkat inflasi dan tingkat pengangguran. Secara sederhana, Kurva Phillips menyatakan bahwa untuk mencapai tingkat pengangguran […]

  • Lingkaran Setan Kemiskinan: Mengapa Negara Miskin Sulit untuk Maju?

    Lingkaran Setan Kemiskinan: Mengapa Negara Miskin Sulit untuk Maju?

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kemiskinan bukan sekadar kekurangan uang; ia adalah jebakan multidimensi yang sering disebut sebagai “lingkaran setan kemiskinan”. Negara-negara yang terperangkap dalam lingkaran ini menghadapi tantangan berat untuk melepaskan diri dan mencapai kemajuan ekonomi yang berkelanjutan. Lantas, apa saja elemen dalam lingkaran ini yang membuat negara miskin sulit untuk maju? Rendahnya Tingkat Pendapatan dan Tabungan: Inti dari […]

  • Rumah Pohon Molenteng: Spot Foto Ikonik dengan Latar Belakang Pulau Seribu

    Rumah Pohon Molenteng: Spot Foto Ikonik dengan Latar Belakang Pulau Seribu

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Rumah Pohon Molenteng, atau yang sering disebut juga Batu Rumah Pohon, telah menjadi salah satu ikon wisata paling populer di Nusa Penida. Daya tarik utamanya bukan hanya struktur rumah pohonnya yang unik, tetapi juga pemandangan spektakuler Pulau Seribu yang terhampar luas di depannya. Tempat ini adalah surga bagi para fotografer dan siapa saja yang ingin […]

expand_less