Minggu, 31 Agu 2025
light_mode
Beranda » Budaya » Tradisi Pingitan Calon Pengantin: Masih Relevankah di Era Modern?

Tradisi Pingitan Calon Pengantin: Masih Relevankah di Era Modern?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Di tengah derasnya arus modernisasi, banyak tradisi pernikahan di Indonesia yang mulai dipertanyakan eksistensinya, salah satunya adalah tradisi pingitan calon pengantin. Praktik yang mengharuskan calon mempelai, terutama wanita, untuk tidak keluar rumah dalam kurun waktu tertentu sebelum hari pernikahan ini sering dianggap usang. Lantas, masihkah tradisi ini relevan?

Makna Filosofis di Balik Pingitan

Pada intinya, pingitan bukan sekadar larangan fisik. Tradisi ini menyimpan makna filosofis yang dalam. Pertama, tujuannya adalah untuk melindungi calon pengantin dari potensi bahaya atau hal-hal negatif menjelang hari istimewanya. Kedua, masa pingitan menjadi momen berharga bagi calon mempelai untuk fokus pada perawatan diri, baik secara fisik maupun mental. Ini adalah waktu untuk refleksi, menenangkan hati, dan mempersiapkan jiwa untuk memasuki babak baru kehidupan. Momen “saling merindu” yang tercipta juga dipercaya dapat menambah sakralnya pertemuan di hari pernikahan.

Adaptasi dan Relevansi Masa Kini

Tantangan terbesar tradisi pingitan saat ini adalah kesibukan. Banyak calon pengantin yang bekerja atau tinggal berjauhan (LDR), sehingga pingitan total selama berminggu-minggu menjadi tidak praktis. Namun, bukan berarti tradisi ini harus ditinggalkan sepenuhnya.

Relevansi pingitan di era modern terletak pada kemampuannya untuk beradaptasi. Banyak pasangan kini menjalankan “pingitan modern” dengan cara:

* Mengurangi durasi: Dari berminggu-minggu menjadi beberapa hari sebelum akad nikah.

* Mengubah bentuk: Bukan isolasi total, melainkan komitmen untuk tidak bertemu langsung dan mengurangi aktivitas luar yang tidak perlu.

* Memaknai esensinya: Menjadikan periode ini sebagai waktu untuk digital detox, istirahat cukup, dan quality time bersama keluarga inti.

Kesimpulan

Jadi, relevan atau tidaknya tradisi pingitan calon pengantin sangat bergantung pada cara kita memaknainya. Jika dipandang sebagai aturan kaku, mungkin terasa memberatkan. Namun, jika esensinya—yaitu persiapan mental dan fisik—yang diambil, tradisi ini tetap memiliki nilai dan dapat menjadi bagian yang indah dari perjalanan menuju pernikahan di zaman sekarang.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Properti: Rumah Impian atau Aset Investasi Menguntungkan?

    Investasi Properti: Rumah Impian atau Aset Investasi Menguntungkan?

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Membeli properti adalah salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup. Namun, seringkali ada dilema: apakah kita membeli sebuah rumah untuk memenuhi impian dan kenyamanan keluarga, atau murni sebagai aset investasi yang bertujuan menghasilkan keuntungan? Memahami perbedaan keduanya adalah langkah awal untuk membuat keputusan yang tepat. Rumah Sebagai Tempat Tinggal (Rumah Impian) Saat membeli rumah impian, […]

  • Tantangan Digitalisasi UMKM di Seluruh Pelosok Indonesia

    Tantangan Digitalisasi UMKM di Seluruh Pelosok Indonesia

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Digitalisasi UMKM merupakan langkah krusial untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar bagi jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh pelosok Indonesia. Namun, implementasinya tidaklah tanpa tantangan, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat perkotaan. Mengatasi hambatan-hambatan ini menjadi kunci untuk membuka potensi penuh UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional. Salah satu tantangan […]

  • Signalling Theory: Bagaimana Ijazah dan Merek Memberi Sinyal Kualitas

    Signalling Theory: Bagaimana Ijazah dan Merek Memberi Sinyal Kualitas

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Signalling theory menjelaskan bagaimana pihak dengan informasi lebih banyak (insider) menggunakan sinyal untuk menyampaikan informasi kredibel kepada pihak dengan informasi lebih sedikit (outsider). Dalam konteks ekonomi, sinyal ini sering digunakan untuk mengurangi asimetri informasi, di mana satu pihak dalam transaksi memiliki lebih banyak pengetahuan daripada pihak lain. Dua contoh umum sinyal kualitas adalah ijazah pendidikan […]

  • Kebun Raya Bali: Menjelajahi Hutan Sejuk di Jantung Bedugul

    Kebun Raya Bali: Menjelajahi Hutan Sejuk di Jantung Bedugul

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Terletak di kawasan Bedugul yang berhawa sejuk, Kebun Raya Bali atau Kebun Raya Eka Karya Bedugul adalah sebuah oase hijau yang menawarkan pengalaman menjelajahi keanekaragaman flora Indonesia, khususnya Bali dan kawasan timur Nusantara. Dengan luas sekitar 157,5 hektar dan ketinggian 1.250-1.450 meter di atas permukaan laut, kebun raya ini menjadi tempat yang ideal untuk melarikan […]

  • LMKN sebagai Penegak Hak Cipta Musik di Ruang Publik

    LMKN sebagai Penegak Hak Cipta Musik di Ruang Publik

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Ketika kita menikmati musik di sebuah restoran, kafe, atau pusat perbelanjaan, seringkali kita tidak menyadari bahwa ada hak cipta yang melekat pada setiap alunan nada. Di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) berperan penting sebagai penegak hak cipta musik di ruang publik. Keberadaannya memastikan bahwa penggunaan karya musik secara komersial di ruang publik tidak melanggar […]

  • Peran Inflasi dalam Investasi: Mengapa Penting untuk Melindungi Daya Beli Anda?

    Peran Inflasi dalam Investasi: Mengapa Penting untuk Melindungi Daya Beli Anda?

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Ketika berbicara tentang investasi, seringkali fokus kita tertuju pada potensi keuntungan. Namun, ada satu musuh tak terlihat yang terus menggerogoti nilai uang kita dari waktu ke waktu: inflasi. Memahami peran inflasi dalam investasi sangat penting untuk memastikan dana yang Anda kumpulkan hari ini tetap memiliki daya beli yang sama atau bahkan lebih baik di masa […]

expand_less