Senin, 4 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Sejarah Uranium dalam Industri Keramik dan Kaca: Dari Warna Indah hingga Isu Keamanan

Sejarah Uranium dalam Industri Keramik dan Kaca: Dari Warna Indah hingga Isu Keamanan

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Jauh sebelum dikenal sebagai bahan bakar nuklir, uranium memiliki peran yang mengejutkan dalam dunia seni dan industri, yaitu sebagai pigmen pewarna. Selama lebih dari satu abad, senyawa uranium digunakan untuk menciptakan warna-warna cerah dan unik pada keramik serta kaca, meninggalkan warisan berupa barang koleksi yang indah sekaligus kontroversial.

Glazur Cerah pada Keramik

Penggunaan paling terkenal dari uranium dioksida dalam keramik adalah untuk menghasilkan glazur berwarna oranye-merah terang, kuning, dan hijau. Sejak akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20, glazur uranium menjadi sangat populer. Salah satu contoh paling ikonik adalah seri peralatan makan “Fiesta Ware” dari Homer Laughlin China Company di Amerika Serikat, yang warna merah terangnya berasal dari uranium.

Warna yang dihasilkan sangat stabil dan cerah, menjadikannya favorit para produsen. Namun, praktik ini sebagian besar berhenti setelah Perang Dunia II ketika pemerintah mengambil alih pasokan uranium untuk keperluan militer dan program nuklir.

Kilau Hijau Kaca Uranium

Dalam industri kaca, uranium ditambahkan dalam jumlah kecil (sekitar 2%) untuk menciptakan warna hijau kekuningan yang khas. Kaca ini dikenal sebagai kaca uranium atau “vaseline glass”. Keunikannya yang paling menonjol adalah kemampuannya untuk berpendar atau bersinar hijau terang di bawah sinar ultraviolet (UV) atau cahaya hitam.

Sama seperti pada keramik, produksi kaca uranium mencapai puncaknya pada awal abad ke-20 dan menurun drastis setelah era atom dimulai. Kini, baik keramik maupun kaca uranium antik menjadi barang koleksi yang dicari karena sejarah dan keindahannya yang unik. Meskipun memancarkan radiasi tingkat rendah, sebagian besar koleksi ini dianggap aman untuk dipajang.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngurek: Memahami Tradisi ‘Menusuk Diri’ Saat Trans Sakral di Bali

    Ngurek: Memahami Tradisi ‘Menusuk Diri’ Saat Trans Sakral di Bali

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Bali dikenal dengan budayanya yang kaya, mulai dari tarian yang indah hingga upacara keagamaan yang khusyuk. Di antara ritual tersebut, terdapat satu tradisi yang paling ekstrem dan sering disalahpahami, yaitu Ngurek atau Ngunying. Ini adalah ritual di mana pesertanya, dalam kondisi trans (kerauhan), mencoba menusukkan keris ke tubuh mereka sendiri. Penting untuk dipahami, Ngurek bukanlah […]

  • Analisis Kawasan Perdagangan Bebas: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus AFTA & Uni Eropa)

    Analisis Kawasan Perdagangan Bebas: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus AFTA & Uni Eropa)

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Area/FTA) adalah salah satu bentuk integrasi ekonomi paling umum di dunia. Konsep dasarnya adalah sekelompok negara sepakat untuk menghilangkan hambatan perdagangan—seperti tarif dan kuota—di antara mereka, sambil mempertahankan kebijakan perdagangan independen terhadap negara non-anggota. Contoh paling relevan bagi kita adalah AFTA (ASEAN Free Trade Area), sementara di tingkat global, Uni […]

  • Jaga Data Pribadimu! Waspada Pencurian Informasi Saat Mengisi Formulir di Tempat Umum di Indonesia

    Jaga Data Pribadimu! Waspada Pencurian Informasi Saat Mengisi Formulir di Tempat Umum di Indonesia

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Di berbagai kesempatan, kita sering diminta untuk mengisi formulir di tempat umum, mulai dari pendaftaran acara, pengisian buku tamu, hingga pengajuan layanan tertentu. Meskipun terlihat sepele, aktivitas ini menyimpan potensi risiko pencurian data pribadi jika kita tidak berhati-hati. Di era digital ini, informasi pribadi sangat berharga dan bisa disalahgunakan untuk berbagai tindak kejahatan. Oleh karena […]

  • Memahami Uranium Tingkat Senjata: Apa Bedanya dengan Uranium Biasa?

    Memahami Uranium Tingkat Senjata: Apa Bedanya dengan Uranium Biasa?

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Meskipun sering diasosiasikan dengan senjata pemusnah massal, tidak semua uranium diciptakan sama. Kunci perbedaan uranium untuk tujuan damai dan militer terletak pada komposisi isotopnya, terutama konsentrasi Uranium-235 (U-235), yang merupakan isotop fisil atau mudah terbelah. Uranium alam sebagian besar (sekitar 99.3%) terdiri dari Uranium-238 yang stabil dan sulit terbelah. Untuk digunakan dalam reaktor nuklir, uranium […]

  • Deglobalisasi: Tanda-Tanda Melemahnya Perekonomian Dunia yang Terintegrasi

    Deglobalisasi: Tanda-Tanda Melemahnya Perekonomian Dunia yang Terintegrasi

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Selama beberapa dekade terakhir, dunia menyaksikan era globalisasi yang pesat, ditandai dengan peningkatan integrasi ekonomi, politik, dan budaya antarnegara. Namun, akhir-akhir ini muncul perbincangan tentang fenomena sebaliknya: deglobalisasi. Ini adalah tren di mana keterkaitan dan ketergantungan ekonomi antarnegara mulai menurun, mengindikasikan pergeseran fundamental dalam tatanan ekonomi global. Apa Itu Deglobalisasi? Deglobalisasi merujuk pada proses di […]

  • Lompat Batu Nias: Ujian Kedewasaan Ekstrem Suku Nias

    Lompat Batu Nias: Ujian Kedewasaan Ekstrem Suku Nias

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Dari Pulau Nias, Sumatera Utara, lahir sebuah tradisi mendebarkan yang dikenal dunia: Lompat Batu Nias atau Hombo Batu. Bagi masyarakat suku Nias, tradisi ini bukanlah sekadar atraksi, melainkan sebuah ujian kedewasaan paling utama bagi para pemuda untuk membuktikan bahwa mereka layak dianggap dewasa dan menjadi seorang ksatria. Tradisi ini melibatkan aksi melompati sebuah tumpukan batu […]

expand_less