Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Sejarah Uranium dalam Industri Keramik dan Kaca: Dari Warna Indah hingga Isu Keamanan

Sejarah Uranium dalam Industri Keramik dan Kaca: Dari Warna Indah hingga Isu Keamanan

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Jauh sebelum dikenal sebagai bahan bakar nuklir, uranium memiliki peran yang mengejutkan dalam dunia seni dan industri, yaitu sebagai pigmen pewarna. Selama lebih dari satu abad, senyawa uranium digunakan untuk menciptakan warna-warna cerah dan unik pada keramik serta kaca, meninggalkan warisan berupa barang koleksi yang indah sekaligus kontroversial.

Glazur Cerah pada Keramik

Penggunaan paling terkenal dari uranium dioksida dalam keramik adalah untuk menghasilkan glazur berwarna oranye-merah terang, kuning, dan hijau. Sejak akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20, glazur uranium menjadi sangat populer. Salah satu contoh paling ikonik adalah seri peralatan makan “Fiesta Ware” dari Homer Laughlin China Company di Amerika Serikat, yang warna merah terangnya berasal dari uranium.

Warna yang dihasilkan sangat stabil dan cerah, menjadikannya favorit para produsen. Namun, praktik ini sebagian besar berhenti setelah Perang Dunia II ketika pemerintah mengambil alih pasokan uranium untuk keperluan militer dan program nuklir.

Kilau Hijau Kaca Uranium

Dalam industri kaca, uranium ditambahkan dalam jumlah kecil (sekitar 2%) untuk menciptakan warna hijau kekuningan yang khas. Kaca ini dikenal sebagai kaca uranium atau “vaseline glass”. Keunikannya yang paling menonjol adalah kemampuannya untuk berpendar atau bersinar hijau terang di bawah sinar ultraviolet (UV) atau cahaya hitam.

Sama seperti pada keramik, produksi kaca uranium mencapai puncaknya pada awal abad ke-20 dan menurun drastis setelah era atom dimulai. Kini, baik keramik maupun kaca uranium antik menjadi barang koleksi yang dicari karena sejarah dan keindahannya yang unik. Meskipun memancarkan radiasi tingkat rendah, sebagian besar koleksi ini dianggap aman untuk dipajang.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utang Pemerintah: Kapan Menjadi Beban dan Kapan Menjadi Stimulus?

    Utang Pemerintah: Kapan Menjadi Beban dan Kapan Menjadi Stimulus?

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Utang pemerintah adalah instrumen keuangan yang kompleks, sering kali menjadi perdebatan hangat dalam wacana ekonomi. Pertanyaannya mendasar: kapan utang pemerintah menjadi beban yang menggerogoti keuangan negara, dan kapan justru berperan sebagai stimulus yang mendorong pertumbuhan ekonomi? Memahami perbedaannya krusial untuk kebijakan fiskal yang sehat. Utang Sebagai Beban: Utang pemerintah dapat berubah menjadi beban ketika pengelolaannya […]

  • Green Canyon Pangandaran: Body Rafting di Ngarai Hijau yang Eksotis

    Green Canyon Pangandaran: Body Rafting di Ngarai Hijau yang Eksotis

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Green Canyon, yang terletak di Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat, adalah surga tersembunyi yang menawarkan pengalaman petualangan tak terlupakan. Dinamakan demikian karena air sungainya yang berwarna hijau toska dan tebing-tebing batu yang menjulang tinggi serta ditumbuhi lumut hijau, menciptakan pemandangan ngarai yang eksotis dan memukau. Daya tarik utama di sini adalah aktivitas body rafting, menyusuri sungai […]

  • Proses di Balik Terasi: Bumbu “Busuk” yang Menggugah Selera

    Proses di Balik Terasi: Bumbu “Busuk” yang Menggugah Selera

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Terasi, si bumbu mungil berwarna kehitaman dengan aroma tajam yang khas, seringkali menjadi bahan perdebatan. Sebagian orang mungkin menganggapnya “busuk” karena baunya yang menyengat, namun bagi para pencinta kuliner Indonesia, terasi adalah rahasia di balik cita rasa menggugah selera pada banyak hidangan. Lebih dari sekadar penambah rasa, terasi adalah hasil dari sebuah proses tradisional yang […]

  • Waspada! Kenali Modus Penipuan Online Shop Palsu dan Cara Menghindarinya

    Waspada! Kenali Modus Penipuan Online Shop Palsu dan Cara Menghindarinya

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Maraknya belanja online membuat transaksi menjadi lebih mudah. Namun, di balik kemudahannya, bersembunyi ancaman penipuan yang semakin canggih. Penipuan online shop palsu menjadi salah satu modus yang paling sering terjadi. Modus ini menjebak konsumen dengan harga murah yang tidak masuk akal, produk yang terlihat menarik, hingga testimoni palsu. Kerugian yang ditimbulkan bisa beragam, mulai dari […]

  • AI Generatif: Lebih dari Sekadar Teks, Revolusi Kreasi Konten

    AI Generatif: Lebih dari Sekadar Teks, Revolusi Kreasi Konten

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Dunia digital kini diramaikan oleh kehadiran AI Generatif. Lebih dari sekadar alat untuk menghasilkan teks otomatis, teknologi ini tengah memicu revolusi kreasi konten di berbagai bidang. Dari gambar yang tampak nyata, komposisi musik orisinal, hingga desain produk inovatif, kemampuan AI generatif melampaui ekspektasi dan membuka cakrawala baru bagi para kreator. Awalnya, AI Generatif mungkin lebih […]

  • Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Indonesia

    Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Keputusan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), untuk menaikkan suku bunga acuan adalah peristiwa yang selalu menjadi sorotan global. Meskipun hanya terjadi di AS, kebijakan ini memiliki dampak signifikan dan kompleks terhadap perekonomian negara lain, termasuk Indonesia. Mengapa demikian? Karena dolar AS masih menjadi mata uang cadangan utama dunia. Mekanisme Dampak: Kurs, Modal, […]

expand_less