Jumat, 6 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Waspada Phishing: Mengendus Email dan SMS Jebakan

Waspada Phishing: Mengendus Email dan SMS Jebakan

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 67
  • comment 0 komentar

Di era digital ini, kita semua rentan menjadi target kejahatan siber, salah satunya adalah phishing. Phishing adalah upaya penipuan untuk mendapatkan informasi sensitif seperti nama pengguna, kata sandi, dan detail kartu kredit dengan menyamar sebagai entitas tepercaya dalam komunikasi elektronik. Modus ini sering menggunakan email, SMS, atau pesan instan yang dirancang untuk terlihat asli, padahal tujuannya adalah menjebak Anda.

Ciri-Ciri Email dan SMS Phishing

Mengenali email atau SMS jebakan sangat penting untuk melindungi diri. Ada beberapa tanda yang bisa Anda waspadai:

* Alamat Pengirim Mencurigakan: Periksa alamat email pengirim. Seringkali, alamatnya tidak sesuai dengan nama perusahaan yang diklaim. Contohnya, “service@bca-inbox.com” alih-alih “noreply@bca.co.id”.

* Permintaan Informasi Sensitif: Pesan phishing sering kali meminta Anda untuk segera memperbarui kata sandi, memverifikasi data pribadi, atau mengklik tautan untuk “mengaktifkan kembali” akun Anda. Ingat, lembaga keuangan atau layanan online tidak akan pernah meminta data sensitif melalui email atau SMS.

* Bahasa yang Tidak Profesional: Perhatikan tata bahasa dan ejaan yang buruk. Pesan phishing sering kali mengandung kesalahan ketik atau kalimat yang janggal.

* Tautan yang Tidak Sesuai: Arahkan kursor Anda ke tautan tanpa mengkliknya. Jika alamat URL yang muncul berbeda dari yang diklaim, jangan pernah mengkliknya.

* Tekanan dan Ancaman: Pesan phishing sering menciptakan rasa urgensi, seperti ancaman bahwa akun Anda akan diblokir jika tidak segera bertindak. Ini adalah taktik untuk membuat Anda panik dan tidak berpikir jernih.

Cara Melindungi Diri dari Phishing

* Jangan Langsung Klik Tautan: Selalu verifikasi keaslian pesan dengan menghubungi layanan pelanggan resmi perusahaan melalui saluran yang terverifikasi, bukan melalui kontak yang tertera di pesan.

* Gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA): Aktifkan 2FA di semua akun penting Anda. Ini menambah lapisan keamanan ekstra bahkan jika kata sandi Anda berhasil dicuri.

* Perbarui Perangkat Lunak Secara Rutin: Pastikan sistem operasi, browser, dan antivirus Anda selalu diperbarui untuk melindungi dari kerentanan terbaru.

* Berpikir Kritis: Selalu curiga terhadap pesan yang menjanjikan hadiah fantastis atau yang terlalu mendesak.

Dengan memahami modus operandi phishing dan selalu berhati-hati, Anda bisa menjaga data pribadi dan keuangan Anda tetap aman.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biofeedback: Kendalikan Kesehatan Anda dengan Kekuatan Pikiran

    Biofeedback: Kendalikan Kesehatan Anda dengan Kekuatan Pikiran

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    LDalam dunia kesehatan modern, semakin banyak orang mencari metode non-invasif untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental. Salah satu teknologi menarik yang menawarkan pendekatan unik adalah biofeedback. Teknik ini memberdayakan individu untuk mempelajari cara mengendalikan fungsi tubuh yang biasanya dianggap otomatis, seperti detak jantung, tekanan darah, suhu kulit, dan aktivitas gelombang otak, hanya dengan menggunakan pikiran. […]

  • Menerka Arah Pasar Kripto: Apa yang Terjadi pada Bitcoin dan Ethereum Pasca Halving?

    Menerka Arah Pasar Kripto: Apa yang Terjadi pada Bitcoin dan Ethereum Pasca Halving?

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Dunia kripto selalu penuh dengan dinamika dan spekulasi, terutama menjelang dan sesudah peristiwa penting seperti Bitcoin Halving. Namun, bagaimana dampaknya terhadap Bitcoin itu sendiri dan juga mata uang kripto terbesar kedua, Ethereum? Mari kita telaah potensi pergerakan pasar pasca pengurangan pasokan Bitcoin. Memahami Bitcoin Halving dan Dampaknya Bitcoin Halving adalah peristiwa yang terjadi kurang lebih […]

  • Candi Gedong Songo: Harmoni Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Ungaran

    Candi Gedong Songo: Harmoni Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Ungaran

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jika Anda mencari petualangan yang memadukan keindahan alam dan kekayaan sejarah, Candi Gedong Songo di lereng Gunung Ungaran adalah pilihan yang tepat. Terletak di desa Candi, Ambarawa, kompleks candi Hindu ini bukan hanya sekadar situs arkeologi, tetapi juga menawarkan pengalaman trekking yang memukau. “Gedong Songo” sendiri berarti “sembilan bangunan,” merujuk pada sembilan kelompok candi yang […]

  • Modal Manusia (Human Capital): Aset Paling Berharga bagi Kemajuan Bangsa

    Modal Manusia (Human Capital): Aset Paling Berharga bagi Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Di era ekonomi digital saat ini, kemajuan sebuah bangsa tidak lagi hanya diukur dari kekayaan sumber daya alam atau megahnya infrastruktur fisik. Aset yang paling fundamental dan berharga adalah modal manusia (human capital)—kumpulan pengetahuan, keterampilan, dan kesehatan yang dimiliki oleh seluruh penduduknya. Inilah mesin penggerak sejati di balik inovasi dan kesejahteraan nasional. Apa Sebenarnya Modal […]

  • Bioakumulasi Uranium: Ancaman Tak Terlihat dalam Rantai Makanan

    Bioakumulasi Uranium: Ancaman Tak Terlihat dalam Rantai Makanan

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Ketika uranium mencemari lingkungan, bahayanya tidak berhenti di tanah atau air. Unsur radioaktif ini dapat menyusup ke dalam rantai makanan, menciptakan ancaman tersembunyi yang dampaknya semakin besar pada setiap tingkatan. Proses ini dikenal sebagai bioakumulasi dan biomagnifikasi. Tahap 1: Bioakumulasi di Tingkat Dasar Semuanya berawal dari tingkat paling dasar ekosistem. Tumbuhan, alga, dan mikroorganisme yang […]

  • Tanaman Tahan Kekeringan: Jawaban Bioteknologi untuk Perubahan Iklim

    Tanaman Tahan Kekeringan: Jawaban Bioteknologi untuk Perubahan Iklim

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Perubahan iklim menjadi tantangan global yang sangat nyata, termasuk di Indonesia. Kekeringan yang berkepanjangan semakin sering terjadi, mengancam hasil panen dan ketahanan pangan. Dalam menghadapi situasi ini, bioteknologi menawarkan harapan melalui pengembangan tanaman tahan kekeringan. Inovasi ini menjadi jawaban penting untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah kondisi iklim yang tidak menentu. Memanfaatkan Gen untuk Ketahanan […]

expand_less