Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Literasi dan Inklusi Keuangan sebagai Kunci Kesejahteraan Masyarakat

Literasi dan Inklusi Keuangan sebagai Kunci Kesejahteraan Masyarakat

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Literasi keuangan dan inklusi keuangan memegang peranan krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kedua konsep ini saling terkait dan menjadi fondasi penting bagi stabilitas ekonomi individu dan nasional. Ketika masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang produk dan layanan keuangan (literasi keuangan), mereka akan lebih mampu mengakses dan memanfaatkan layanan tersebut secara efektif (inklusi keuangan).

Literasi keuangan memberdayakan individu untuk membuat keputusan finansial yang cerdas, mulai dari perencanaan anggaran, menabung, berinvestasi, hingga mengelola utang. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat menghindari jebakan pinjaman ilegal, merencanakan masa depan yang lebih aman secara finansial, dan berpartisipasi aktif dalam perekonomian. Di Indonesia, tingkat literasi keuangan masih perlu ditingkatkan, terutama di kalangan masyarakat pedesaan dan kelompok berpenghasilan rendah.

Inklusi keuangan, di sisi lain, memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat memiliki akses terhadap berbagai layanan keuangan formal yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini termasuk akses ke rekening bank, kredit, asuransi, dan investasi. Dengan terhubung ke sistem keuangan formal, masyarakat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan usaha, mengelola risiko keuangan, dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Pemerintah Indonesia terus mendorong inklusi keuangan melalui berbagai program, seperti perluasan agen perbankan, digitalisasi layanan keuangan, dan penyaluran bantuan sosial secara nontunai.

Meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara bersamaan adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang lebih merata dan berkelanjutan di Indonesia. Masyarakat yang literat secara finansial akan lebih mampu memanfaatkan akses ke layanan keuangan, sementara perluasan inklusi keuangan akan memberikan kesempatan bagi lebih banyak orang untuk meningkatkan kondisi ekonomi mereka. Investasi dalam edukasi keuangan dan perluasan infrastruktur keuangan yang menjangkau seluruh pelosok negeri adalah langkah penting untuk mewujudkan tujuan ini.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Chairil Anwar: “Si Binatang Jalang” yang Merevolusi Puisi Indonesia

    Chairil Anwar: “Si Binatang Jalang” yang Merevolusi Puisi Indonesia

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Dunia sastra Indonesia tak akan pernah melupakan nama Chairil Anwar. Dikenal dengan julukan “Si Binatang Jalang” dari salah satu puisinya yang paling terkenal, Chairil Anwar adalah sosok sentral dalam revolusi puisi modern Indonesia. Lahir pada tahun 1922, semangatnya yang berapi-api dan gayanya yang urakan membawa angin segar dan membebaskan puisi dari tradisi lama yang dianggap […]

  • Cara Kerja LMKN Mengumpulkan dan Mendistribusikan Royalti Musik

    Cara Kerja LMKN Mengumpulkan dan Mendistribusikan Royalti Musik

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menjadi pilar penting dalam industri musik Indonesia. Perannya adalah memastikan royalti musik yang merupakan hak para musisi dan pencipta lagu dapat dikelola dan didistribusikan secara adil. Lantas, bagaimana cara kerja LMKN dalam menjalankan tugas krusial ini? Proses kerja LMKN dimulai dengan pengumpulan royalti. LMKN memiliki kewenangan untuk menagih royalti dari […]

  • Betangas: Mengenal Tradisi Mandi Uap Rempah Khas Melayu dan Manfaatnya

    Betangas: Mengenal Tradisi Mandi Uap Rempah Khas Melayu dan Manfaatnya

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jauh sebelum sauna modern populer, masyarakat Melayu, khususnya di Riau, Kepulauan Riau, dan sebagian Kalimantan, telah memiliki tradisi mandi uap rempah yang kaya manfaat, dikenal dengan nama Betangas. Bukan sekadar membersihkan badan, Betangas adalah ritual kesehatan holistik yang menggunakan uap dari rebusan aneka rempah untuk menyegarkan tubuh dan jiwa. Proses Betangas cukup unik. Seseorang akan […]

  • Ikan Asin: Makanan Sederhana dengan Proses Pengawetan Tradisional

    Ikan Asin: Makanan Sederhana dengan Proses Pengawetan Tradisional

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Ikan asin adalah salah satu hidangan yang paling merakyat di Indonesia. Lebih dari sekadar lauk pauk, ikan asin adalah bukti nyata kearifan lokal dalam mengolah dan mengawetkan hasil laut dengan cara yang sederhana namun efektif. Makanan yang identik dengan kesederhanaan ini memiliki proses pengawetan tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, menjadikannya bagian tak […]

  • Panduan Lengkap Pernikahan di Bali: Mewujudkan Pernikahan Impianmu

    Panduan Lengkap Pernikahan di Bali: Mewujudkan Pernikahan Impianmu

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Bali, dengan lanskapnya yang memukau dan budayanya yang kaya, adalah destinasi impian bagi banyak pasangan untuk mengikat janji suci. Merencanakan pernikahan di Bali bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan, namun penting untuk memahami setiap langkahnya. Panduan lengkap ini akan membahas semua yang perlu Anda ketahui, mulai dari pemilihan venue hingga aspek legalitas pernikahan di Pulau […]

  • Solo (Surakarta): Menjelajahi Kota Kembaran Jogja yang Lebih Tenang

    Solo (Surakarta): Menjelajahi Kota Kembaran Jogja yang Lebih Tenang

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jika Yogyakarta seringkali identik dengan keramaian turis, Solo atau Surakarta menawarkan pesona yang tak kalah memikat, namun dengan ritme yang lebih tenang dan otentik. Dijuluki “Kota Kembaran Jogja,” Solo adalah destinasi ideal bagi mereka yang ingin merasakan denyut nadi budaya Jawa yang kental tanpa harus berdesakan. Kota ini adalah tempat di mana tradisi, seni, dan […]

expand_less