Rabu, 11 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Milton Friedman dan Aliran Monetaris: “Inflasi Adalah Fenomena Moneter” 💸

Milton Friedman dan Aliran Monetaris: “Inflasi Adalah Fenomena Moneter” 💸

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

Milton Friedman (1912–2006) adalah salah satu ekonom paling berpengaruh di abad ke-20 dan pemimpin utama Aliran Monetaris dari Universitas Chicago. Kontribusi terbesarnya adalah menghidupkan kembali peran penting uang dalam menentukan hasil ekonomi, sebuah pandangan yang sempat terpinggirkan oleh dominasi teori Keynesian setelah Depresi Besar.

Inflasi sebagai Fenomena Moneter

Gagasan Friedman yang paling terkenal dan sering dikutip adalah: “Inflasi selalu dan di mana saja merupakan fenomena moneter.” Frasa ini merangkum inti dari teori monetaris. Friedman berpendapat bahwa kenaikan harga secara umum (inflasi) tidak disebabkan oleh kekuatan serikat pekerja, pengeluaran pemerintah yang boros, atau kenaikan harga minyak, melainkan oleh pertumbuhan jumlah uang beredar yang lebih cepat daripada pertumbuhan output perekonomian.

Sederhananya, jika ada lebih banyak uang yang mengejar jumlah barang dan jasa yang sama, nilai setiap unit uang akan turun, dan harga akan naik. Menurut Friedman, jika bank sentral mencetak uang terlalu banyak dan terlalu cepat, inflasi adalah hasil yang tak terhindarkan.

Kritik terhadap Keynesianisme

Aliran Monetaris Friedman secara fundamental menentang intervensi pemerintah yang dianjurkan oleh John Maynard Keynes. Friedman berpendapat bahwa upaya pemerintah untuk “menyetel halus” perekonomian melalui belanja fiskal atau kebijakan moneter jangka pendek sering kali berbahaya dan tidak efektif dalam jangka panjang, karena adanya time lag (jeda waktu) dalam dampak kebijakan.

Friedman mengadvokasi kebijakan moneter yang sederhana dan stabil. Ia menyarankan agar bank sentral hanya fokus pada satu hal: mempertahankan pertumbuhan jumlah uang beredar pada tingkat yang konstan (seperti 3% hingga 5% per tahun), sejalan dengan tingkat pertumbuhan potensial riil perekonomian. Tujuan tunggal ini, katanya, akan memastikan stabilitas harga dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan pasar bebas.

Meskipun monetarisme tidak lagi menjadi satu-satunya panduan kebijakan, warisan Friedman tetap kuat. Bank sentral modern di seluruh dunia—bahkan yang tidak sepenuhnya monetaris—tetap memprioritaskan pengendalian inflasi sebagai tujuan utama mereka, sebuah penghormatan langsung terhadap wawasan mendasar Milton Friedman.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Diversifikasi Portofolio: Kunci Mengurangi Risiko dan Mengoptimalkan Keuntungan

    Strategi Diversifikasi Portofolio: Kunci Mengurangi Risiko dan Mengoptimalkan Keuntungan

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Investasi seringkali diibaratkan seperti sebuah perjalanan panjang. Dalam perjalanan ini, ada banyak hal tak terduga yang bisa terjadi. Untuk mengarungi perjalanan investasi dengan lebih aman dan mencapai tujuan finansial, diversifikasi portofolio adalah strategi yang sangat krusial. Apa itu diversifikasi? Sederhananya, diversifikasi adalah tindakan menyebar investasi Anda ke berbagai jenis aset, sektor, atau wilayah geografis yang […]

  • Kearifan Lokal Suku Kajang Ammatoa: Hidup Harmonis dengan Alam Sulawesi Selatan

    Kearifan Lokal Suku Kajang Ammatoa: Hidup Harmonis dengan Alam Sulawesi Selatan

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Di pedalaman Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Bulukumba, terdapat sebuah komunitas adat yang sangat menjunjung tinggi kearifan lokal dalam menjaga lingkungan, yaitu Suku Kajang Ammatoa. Mereka dikenal dengan filosofi hidup “Kamase-masea” yang mengajarkan kesederhanaan dan hidup harmonis dengan alam. Masyarakat Ammatoa memiliki aturan adat yang sangat kuat dan dipimpin oleh seorang pemimpin spiritual yang disebut […]

  • Perlindungan Privasi Data Online: Regulasi dan Teknologi di Indonesia

    Perlindungan Privasi Data Online: Regulasi dan Teknologi di Indonesia

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Di era digital ini, data pribadi menjadi komoditas berharga. Aktivitas online kita menghasilkan jejak digital yang rentan terhadap penyalahgunaan. Di Indonesia, kesadaran akan pentingnya perlindungan privasi data online semakin meningkat, mendorong perkembangan regulasi dan pemanfaatan teknologi untuk menjaganya. Regulasi Perlindungan Data di Indonesia Indonesia telah menunjukkan komitmen terhadap perlindungan privasi data melalui beberapa regulasi penting. […]

  • Jangan Panik! Kenali Modus Penipuan Panggilan Telepon dari “Polisi” atau “Jaksa”

    Jangan Panik! Kenali Modus Penipuan Panggilan Telepon dari “Polisi” atau “Jaksa”

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Mendengar kabar buruk dari seseorang yang mengaku sebagai penegak hukum, seperti polisi atau jaksa, tentu bisa membuat siapa pun panik. Apalagi jika kabar tersebut berkaitan dengan anggota keluarga yang terjerat kasus hukum. Sayangnya, ketakutan dan kepanikan ini seringkali dimanfaatkan oleh para penipu. Mereka menggunakan taktik yang cerdik untuk menguras uang korban dengan modus penipuan berkedok […]

  • Jajanan Pasar: Harta Karun Kuliner yang Terancam Punah

    Jajanan Pasar: Harta Karun Kuliner yang Terancam Punah

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Di tengah gempuran makanan cepat saji dan kudapan modern, jajanan pasar tetap memancarkan pesonanya sebagai harta karun kuliner Indonesia yang tak ternilai. Lebih dari sekadar camilan, jajanan pasar adalah cerminan dari kekayaan budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, di balik kelezatannya, tersimpan kekhawatiran akan nasibnya yang semakin terancam punah. Dari klepon […]

  • Jangan keliru! 5 kesalahan umum dalam mengelola keuangan

    Jangan keliru! 5 kesalahan umum dalam mengelola keuangan

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 98
    • 0Komentar

      Setiap orang harus mengerti bagaimana cara mengelola keuangan dengan tepat. Maka dari itu, pelajari lima kesalahan umum ini!  Banyak orang berkeinginan untuk menjadi kaya raya. Demi mewujudkan cita-cita tersebut, mereka rela bekerja keras untuk memperoleh penghasilan sebanyak mungkin. Namun, hal tersebut bukanlah satu-satunya cara menuju kekayaan. Meskipun terkesan sepele, cara Anda mengelola keuangan juga […]

expand_less