Sabtu, 23 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Milton Friedman dan Aliran Monetaris: “Inflasi Adalah Fenomena Moneter” 💸

Milton Friedman dan Aliran Monetaris: “Inflasi Adalah Fenomena Moneter” 💸

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

Milton Friedman (1912–2006) adalah salah satu ekonom paling berpengaruh di abad ke-20 dan pemimpin utama Aliran Monetaris dari Universitas Chicago. Kontribusi terbesarnya adalah menghidupkan kembali peran penting uang dalam menentukan hasil ekonomi, sebuah pandangan yang sempat terpinggirkan oleh dominasi teori Keynesian setelah Depresi Besar.

Inflasi sebagai Fenomena Moneter

Gagasan Friedman yang paling terkenal dan sering dikutip adalah: “Inflasi selalu dan di mana saja merupakan fenomena moneter.” Frasa ini merangkum inti dari teori monetaris. Friedman berpendapat bahwa kenaikan harga secara umum (inflasi) tidak disebabkan oleh kekuatan serikat pekerja, pengeluaran pemerintah yang boros, atau kenaikan harga minyak, melainkan oleh pertumbuhan jumlah uang beredar yang lebih cepat daripada pertumbuhan output perekonomian.

Sederhananya, jika ada lebih banyak uang yang mengejar jumlah barang dan jasa yang sama, nilai setiap unit uang akan turun, dan harga akan naik. Menurut Friedman, jika bank sentral mencetak uang terlalu banyak dan terlalu cepat, inflasi adalah hasil yang tak terhindarkan.

Kritik terhadap Keynesianisme

Aliran Monetaris Friedman secara fundamental menentang intervensi pemerintah yang dianjurkan oleh John Maynard Keynes. Friedman berpendapat bahwa upaya pemerintah untuk “menyetel halus” perekonomian melalui belanja fiskal atau kebijakan moneter jangka pendek sering kali berbahaya dan tidak efektif dalam jangka panjang, karena adanya time lag (jeda waktu) dalam dampak kebijakan.

Friedman mengadvokasi kebijakan moneter yang sederhana dan stabil. Ia menyarankan agar bank sentral hanya fokus pada satu hal: mempertahankan pertumbuhan jumlah uang beredar pada tingkat yang konstan (seperti 3% hingga 5% per tahun), sejalan dengan tingkat pertumbuhan potensial riil perekonomian. Tujuan tunggal ini, katanya, akan memastikan stabilitas harga dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan pasar bebas.

Meskipun monetarisme tidak lagi menjadi satu-satunya panduan kebijakan, warisan Friedman tetap kuat. Bank sentral modern di seluruh dunia—bahkan yang tidak sepenuhnya monetaris—tetap memprioritaskan pengendalian inflasi sebagai tujuan utama mereka, sebuah penghormatan langsung terhadap wawasan mendasar Milton Friedman.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih dari Sekadar Kuta: 10 Spot Memukau untuk Berburu Sunset di Bali

    Lebih dari Sekadar Kuta: 10 Spot Memukau untuk Berburu Sunset di Bali

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Pantai Kuta memang legendaris dengan pemandangan matahari terbenamnya. Namun, pesona sunset di Bali tersebar di berbagai penjuru pulau, menawarkan pengalaman yang tak kalah magis bahkan dengan keunikan tersendiri. Jika Anda mencari alternatif selain Kuta, berikut adalah 10 spot terbaik untuk menikmati keindahan senja di Bali yang akan memukau mata Anda: * Tanah Lot: Siluet Pura […]

  • Peran 5G: Mempercepat Adopsi Teknologi Pertanian Cerdas

    Peran 5G: Mempercepat Adopsi Teknologi Pertanian Cerdas

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Adopsi teknologi canggih di sektor pertanian, seperti drone dan sensor IoT, membutuhkan konektivitas internet yang andal dan cepat. Di sinilah jaringan 5G memainkan peran krusial. Dengan kecepatan, latensi rendah, dan kapasitas koneksi yang masif, 5G menjadi katalis yang mempercepat adopsi teknologi pertanian cerdas dan mengubah lanskap agribisnis secara fundamental. Kecepatan dan Latensi Rendah: Data Real-Time […]

  • Inovasi Penegakan Hukum: Teknologi untuk Keadilan

    Inovasi Penegakan Hukum: Teknologi untuk Keadilan

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Inovasi teknologi membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang penegakan hukum. Penerapan teknologi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam sistem peradilan, yang pada akhirnya berkontribusi pada tercapainya keadilan yang lebih baik. Berbagai alat dan metode berbasis teknologi kini mulai mengubah cara aparat penegak hukum bekerja. Salah satu area inovasi yang menonjol […]

  • Sejarah Uranium dalam Industri Keramik dan Kaca: Dari Warna Indah hingga Isu Keamanan

    Sejarah Uranium dalam Industri Keramik dan Kaca: Dari Warna Indah hingga Isu Keamanan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jauh sebelum dikenal sebagai bahan bakar nuklir, uranium memiliki peran yang mengejutkan dalam dunia seni dan industri, yaitu sebagai pigmen pewarna. Selama lebih dari satu abad, senyawa uranium digunakan untuk menciptakan warna-warna cerah dan unik pada keramik serta kaca, meninggalkan warisan berupa barang koleksi yang indah sekaligus kontroversial. Glazur Cerah pada Keramik Penggunaan paling terkenal […]

  • Jangan Tunda! Wasiat dan Perencanaan Warisan demi Keamanan Keluarga Tercinta

    Jangan Tunda! Wasiat dan Perencanaan Warisan demi Keamanan Keluarga Tercinta

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Membicarakan kematian dan warisan mungkin terasa kurang nyaman, namun wasiat dan perencanaan warisan adalah langkah penting untuk memastikan masa depan keluarga tercinta Anda terlindungi. Tanpa perencanaan yang matang, proses pembagian harta warisan bisa menjadi rumit, memakan waktu, dan bahkan menimbulkan perselisihan antar anggota keluarga. Wasiat adalah dokumen hukum yang berisi keinginan terakhir Anda mengenai pembagian […]

  • Ricardian Equivalence: Apakah Stimulus Fiskal yang Dibiayai Utang Benar-Benar Efektif?

    Ricardian Equivalence: Apakah Stimulus Fiskal yang Dibiayai Utang Benar-Benar Efektif?

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Dalam dunia ekonomi, sering ada perdebatan tentang efektivitas stimulus fiskal. Ketika pemerintah meningkatkan pengeluaran dengan cara berutang, banyak yang percaya langkah itu akan menstimulasi ekonomi. Namun, teori Ricardian Equivalence, yang dipopulerkan oleh ekonom Robert Barro, menantang pandangan konvensional ini. Teori ini berpendapat bahwa stimulus fiskal yang didanai oleh utang tidak akan memiliki efek nyata terhadap […]

expand_less