Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan » Memahami Siklus Uranium: Dari Tambang Hingga Pembuangan Akhir

Memahami Siklus Uranium: Dari Tambang Hingga Pembuangan Akhir

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Uranium adalah elemen kunci di balik energi nuklir, namun perjalanannya dari batuan di dalam bumi hingga menjadi sumber listrik sangatlah panjang dan kompleks. Proses ini dikenal sebagai siklus uranium atau siklus bahan bakar nuklir, sebuah rangkaian proses industri yang dirancang untuk menghasilkan energi dari uranium sambil mengelola limbahnya dengan aman.

Semuanya dimulai dari penambangan uranium. Batuan yang mengandung uranium diekstraksi dari dalam tanah, baik melalui tambang terbuka maupun bawah tanah. Bijih ini kemudian dibawa ke pabrik penggilingan untuk dihancurkan dan diekstrak uraniumnya, menghasilkan konsentrat padat berwarna kuning yang disebut yellowcake.

Tahap selanjutnya adalah konversi dan pengayaan. Yellowcake dimurnikan dan diubah menjadi gas uranium heksafluorida (UF6). Gas inilah yang kemudian menjalani proses pengayaan uranium, di mana konsentrasi isotop U-235 yang dapat membelah (fisil) ditingkatkan dari sekitar 0,7% menjadi 3-5% agar efisien digunakan di dalam reaktor nuklir.

Setelah diperkaya, uranium diubah kembali menjadi bubuk keramik uranium dioksida (UO2), yang kemudian dipadatkan menjadi pelet-pelet kecil. Pelet ini dimasukkan ke dalam tabung logam panjang untuk

membentuk batang bahan bakar. Ratusan batang bahan bakar ini kemudian dirakit menjadi perangkat bahan bakar yang siap digunakan di dalam reaktor. Di dalam reaktor, reaksi fisi berantai dari uranium melepaskan energi panas yang luar biasa untuk menghasilkan listrik.

Setelah 3-6 tahun, bahan bakar dianggap ‘bekas’ dan harus dikeluarkan. Bahan bakar bekas ini sangat radioaktif dan menjadi limbah nuklir. Tahap akhir dari siklus uranium adalah manajemen limbah, yang melibatkannya pendinginan di kolam khusus selama beberapa tahun, sebelum dipindahkan ke penyimpanan kering di lokasi. Tujuan akhirnya adalah pembuangan permanen di repositori geologis bawah tanah yang dalam dan stabil untuk mengisolasinya dari lingkungan selama ribuan tahun.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Indonesia

    Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Keputusan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), untuk menaikkan suku bunga acuan adalah peristiwa yang selalu menjadi sorotan global. Meskipun hanya terjadi di AS, kebijakan ini memiliki dampak signifikan dan kompleks terhadap perekonomian negara lain, termasuk Indonesia. Mengapa demikian? Karena dolar AS masih menjadi mata uang cadangan utama dunia. Mekanisme Dampak: Kurs, Modal, […]

  • Membongkar Rahasia Cicilan 0%: Mengapa Tidak Selalu Gratis?

    Membongkar Rahasia Cicilan 0%: Mengapa Tidak Selalu Gratis?

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Tawaran cicilan 0% seringkali terdengar menggiurkan. Dengan janji bebas bunga, kita bisa mendapatkan barang impian tanpa harus membayar biaya tambahan. Namun, dari sudut pandang ekonomi, apakah tawaran ini benar-benar semanis yang terlihat? Kenyataannya, di balik janji manis tersebut, seringkali ada biaya tersembunyi yang tidak secara langsung diinformasikan oleh bank atau penyedia layanan. Memahami biaya-biaya ini […]

  • Kunci Pertumbuhan Startup: Membedah Pendanaan Inovasi dari Modal Ventura dan Investor Malaikat

    Kunci Pertumbuhan Startup: Membedah Pendanaan Inovasi dari Modal Ventura dan Investor Malaikat

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sebuah ide inovatif yang brilian seringkali membutuhkan lebih dari sekadar semangat untuk bisa terwujud; ia memerlukan modal. Di sinilah pendanaan inovasi menjadi jembatan krusial antara konsep dan kenyataan. Bagi banyak startup, dua sumber pendanaan eksternal yang paling umum adalah Investor Malaikat dan Modal Ventura. Meskipun keduanya menyuntikkan dana, mereka memiliki peran, fokus, dan pendekatan yang […]

  • Menyelami Filosofi Rambu Solo’: Upacara Kematian Megah di Tana Toraja

    Menyelami Filosofi Rambu Solo’: Upacara Kematian Megah di Tana Toraja

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Berbicara tentang Tana Toraja, Sulawesi Selatan, tak lengkap tanpa menyebut Rambu Solo’, sebuah ritual dan upacara kematian yang dikenal dengan kemegahannya. Namun, di balik rangkaian prosesi yang memukau, tersimpan filosofi mendalam tentang penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal. Bagi masyarakat Toraja, Rambu Solo’ bukanlah sekadar perayaan, melainkan sebuah kewajiban untuk menyempurnakan kematian seseorang dan […]

  • Container Farming: Menyulap Kontainer Bekas menjadi Kebun Modern

    Container Farming: Menyulap Kontainer Bekas menjadi Kebun Modern

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Container farming adalah salah satu tren paling menarik dalam dunia pertanian presisi yang mengubah kontainer pengiriman bekas menjadi unit produksi pangan yang canggih dan mandiri. Inovasi ini menjadi jawaban cerdas atas tantangan keterbatasan lahan di area perkotaan padat penduduk dan kondisi iklim yang tidak menentu. Inti dari sistem ini adalah pemanfaatan ruang tertutup kontainer sebagai […]

  • Mengupas Teori Lelang: Strategi Cerdas di Balik Penawaran Barang Langka

    Mengupas Teori Lelang: Strategi Cerdas di Balik Penawaran Barang Langka

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Lelang bukan sekadar ajang jual beli, melainkan sebuah arena strategis di mana teori lelang berperan penting dalam menentukan harga akhir suatu barang, terutama barang langka. Memahami prinsip-prinsip dasar teori lelang dapat membantu baik penjual maupun pembeli dalam memaksimalkan keuntungan atau mendapatkan barang incaran dengan harga terbaik. Di Indonesia, minat terhadap lelang barang-barang koleksi dan unik […]

expand_less