Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Uranium Murni vs. Uranium Diperkaya: Memahami Perbedaan Kuncinya

Uranium Murni vs. Uranium Diperkaya: Memahami Perbedaan Kuncinya

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

Dalam dunia energi nuklir, istilah “uranium” sering kali terdengar. Namun, penting untuk tahu bahwa tidak semua uranium diciptakan sama. Terdapat perbedaan krusial antara uranium murni (alami) dan uranium diperkaya, yang secara fundamental menentukan fungsi dan kegunaannya. Perbedaan mendasar ini terletak pada komposisi isotopnya.

Apa itu Uranium Murni (Alami)?

Uranium murni, atau lebih tepatnya uranium alami, adalah uranium seperti yang ditemukan di alam setelah diekstrak dari bijih tambang. Uranium ini terdiri dari dua isotop utama:

* Uranium-238 ($^{238}$U): Meliputi sekitar 99,3% dari total massa.

* Uranium-235 ($^{235}$U): Hanya sekitar 0,7% dari total massa.

Meskipun melimpah, isotop $^{238}$U tidak dapat memulai reaksi fisi berantai secara efisien. Sebaliknya, isotop $^{235}$U inilah yang bersifat “fisil” atau mampu membelah dan melepaskan energi secara berkelanjutan. Sayangnya, konsentrasi 0,7% pada uranium alami terlalu rendah untuk digunakan sebagai bahan bakar di sebagian besar jenis reaktor nuklir komersial saat ini.

Apa itu Uranium Diperkaya?

Untuk membuat uranium alami menjadi bahan bakar yang efektif, uranium harus melalui proses yang disebut pengayaan (enrichment). Proses ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi isotop $^{235}$U yang fisil.

Uranium diperkaya yang paling umum adalah Low-Enriched Uranium (LEU), di mana kandungan $^{235}$U ditingkatkan dari 0,7% menjadi antara 3% hingga 5%. Tingkat pengayaan ini ideal untuk digunakan sebagai bahan bakar di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Ada juga Highly-Enriched Uranium (HEU) dengan konsentrasi di atas 20%, yang digunakan untuk reaktor riset, kapal selam nuklir, atau senjata.

Secara singkat, perbedaan utama uranium murni vs. uranium diperkaya adalah pada persentase kandungan $^{235}$U. Uranium murni adalah bahan mentahnya, sedangkan uranium diperkaya adalah produk olahan yang siap pakai untuk menghasilkan energi nuklir yang dahsyat.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Mencegah Kaki Lecet Saat Berjalan Jauh di Tanah Suci

    Tips Mencegah Kaki Lecet Saat Berjalan Jauh di Tanah Suci

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Saat menunaikan ibadah umrah atau haji, jamaah akan melakukan banyak perjalanan kaki, terutama saat tawaf, sa’i, dan berpindah-pindah tempat. Jarak yang jauh dan cuaca yang panas sering kali menyebabkan kaki lecet, melepuh, atau bengkak. Agar ibadah Anda tidak terganggu, berikut adalah tips-tips praktis untuk menjaga kesehatan kaki Anda. 1. Pakai Alas Kaki yang Tepat Ini […]

  • Panduan Praktis: Cara Membayar Royalti Melalui LMKN untuk Pengusaha

    Panduan Praktis: Cara Membayar Royalti Melalui LMKN untuk Pengusaha

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Bagi pengusaha, dari pemilik kafe hingga stasiun radio, membayar royalti musik adalah kewajiban hukum dan etis. Namun, banyak yang bingung tentang bagaimana cara melakukannya dengan benar. Jangan khawatir, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) telah menyederhanakan proses ini. Berikut adalah panduan praktis langkah demi langkah untuk membayar royalti melalui LMKN. Langkah 1: Identifikasi Kebutuhan Anda Pertama, […]

  • Prosa dan Novel di Era Balai Pustaka: Tonggak Sastra Modern Indonesia

    Prosa dan Novel di Era Balai Pustaka: Tonggak Sastra Modern Indonesia

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Balai Pustaka, sebuah lembaga penerbitan yang didirikan pada tahun 1908 oleh pemerintah kolonial Belanda, memainkan peran krusial dalam sejarah perkembangan prosa dan novel di Indonesia. Era Balai Pustaka menjadi tonggak penting yang menandai transisi dari tradisi sastra lisan ke sastra modern yang menggunakan format tulisan, terutama novel. Karya-karya yang diterbitkan pada masa ini tidak hanya […]

  • Waspada Jebakan Giveaway Palsu di Media Sosial: Jangan Mudah Tergiur Hadiah!

    Waspada Jebakan Giveaway Palsu di Media Sosial: Jangan Mudah Tergiur Hadiah!

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Media sosial seringkali diramaikan dengan berbagai macam giveaway atau undian berhadiah yang menggiurkan. Mulai dari smartphone terbaru, kendaraan, hingga uang tunai jutaan rupiah. Sayangnya, di balik euforia ini, banyak bertebaran giveaway palsu yang bertujuan untuk menipu dan mengumpulkan data pribadi Anda. Jangan sampai keinginan untuk mendapatkan hadiah gratis justru berujung pada kerugian. Kenali taktiknya agar […]

  • Seni Mural: Suara Kritik Sosial di Ruang Publik

    Seni Mural: Suara Kritik Sosial di Ruang Publik

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Seni mural telah lama menjadi media yang kuat dan efektif untuk menyampaikan gagasan, emosi, dan terutama kritik sosial. Berbeda dari lukisan di galeri, mural menggunakan dinding di ruang publik sebagai kanvasnya, menjadikannya seni yang dapat diakses oleh semua kalangan. Mural tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika kota, tetapi juga sebagai cerminan langsung dari suara hati […]

  • Di Balik Layar: Bagaimana PPATK Menganalisis Transaksi Mencurigakan

    Di Balik Layar: Bagaimana PPATK Menganalisis Transaksi Mencurigakan

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Mencegah tindak pidana pencucian uang bukanlah hal yang mudah. Di balik layar, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) bekerja keras untuk melacak dan menganalisis pergerakan uang yang mencurigakan. Proses ini merupakan kunci utama untuk mengidentifikasi dan membongkar jaringan kejahatan finansial yang rumit. Lantas, bagaimana PPATK melakukan analisis tersebut? Menerima Laporan dari Berbagai Sumber Langkah […]

expand_less