Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Uranium sebagai Pelindung Radiasi: Paradoks Kepadatan Tinggi

Uranium sebagai Pelindung Radiasi: Paradoks Kepadatan Tinggi

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Meskipun dikenal sebagai sumber radioaktivitas, salah satu bentuk uranium justru sangat efektif digunakan sebagai pelindung atau perisai radiasi. Penggunaan yang tampaknya paradoks ini dimungkinkan berkat sifat fisika unik dari jenis uranium tertentu, yaitu Uranium Terdeplesi (Depleted Uranium atau DU).

Uranium terdeplesi adalah produk sampingan dari proses pengayaan uranium untuk bahan bakar reaktor nuklir. Dalam proses ini, isotop U-235 yang sangat radioaktif diambil, menyisakan uranium yang sebagian besar terdiri dari isotop U-238 yang jauh lebih stabil dan kurang radioaktif.

Kunci Keunggulan: Kepadatan Ekstrem

Alasan utama uranium terdeplesi menjadi perisai radiasi yang unggul adalah kepadatannya yang sangat tinggi, sekitar 1,7 kali lebih padat daripada timbal (timah hitam). Kepadatan ekstrem ini membuatnya sangat efektif dalam menyerap dan menghentikan radiasi berenergi tinggi, terutama sinar gamma dan sinar-X.

Karena densitasnya yang superior, lapisan uranium terdeplesi yang lebih tipis dan lebih ringan dapat memberikan tingkat proteksi radiasi yang sama dengan lapisan timbal yang jauh lebih tebal dan berat. Hal ini menjadikannya material yang ideal untuk aplikasi di mana ruang dan bobot menjadi faktor penting.

Aplikasi dalam Medis dan Industri

Penggunaan uranium terdeplesi sebagai pelindung radiasi sangat vital di berbagai bidang:

* Dunia Medis: DU digunakan dalam kolimator pada mesin radioterapi. Alat ini berfungsi memfokuskan pancaran radiasi secara presisi ke sel kanker dan melindungi jaringan sehat di sekitarnya. DU juga dipakai sebagai pelindung pada kamera gamma untuk memastikan detektor hanya menangkap sinyal dari area yang diinginkan.

* Industri Nuklir: Aplikasi utamanya adalah pada kontainer transportasi untuk bahan bakar nuklir bekas dan sumber radioaktif lainnya. Dinding kontainer yang diperkuat dengan DU memastikan material berbahaya dapat diangkut dengan aman.

Meskipun efektif, uranium terdeplesi tetap harus dienkapsulasi dengan benar untuk mencegah paparan terhadap sifat toksik logam beratnya, memastikan keamanan maksimal dalam setiap penggunaannya.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data sebagai “Minyak Baru”: Perspektif Ekonomi tentang Big Data

    Data sebagai “Minyak Baru”: Perspektif Ekonomi tentang Big Data

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Istilah “data adalah minyak baru” atau “data is the new oil” semakin relevan di lanskap ekonomi digital saat ini. Analogi ini sangat kuat karena, seperti minyak mentah, data dalam bentuk mentahnya memiliki nilai yang terbatas. Kekuatan dan nilai ekonominya baru muncul setelah diekstraksi, diolah, dan dianalisis. Dari sudut pandang ekonomi, proses ini menciptakan rantai nilai […]

  • Merayakan Keheningan Suci: Pengalaman Nyepi yang Tak Ada Duanya di Bali

    Merayakan Keheningan Suci: Pengalaman Nyepi yang Tak Ada Duanya di Bali

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Bali, yang dikenal dengan julukan Pulau Dewata, menawarkan berbagai keunikan budaya yang memikat. Salah satunya adalah Nyepi, Hari Raya Suci umat Hindu yang dirayakan dengan cara yang sangat khas dan mendalam. Lebih dari sekadar hari libur, Nyepi adalah momen introspeksi dan penyucian diri yang menciptakan pengalaman hening yang benar-benar tak ada duanya. Setahun sekali, selama […]

  • Kolaborasi Internasional dalam Inovasi: Menyatukan Kekuatan untuk Kemajuan Bersama

    Kolaborasi Internasional dalam Inovasi: Menyatukan Kekuatan untuk Kemajuan Bersama

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Di tengah kompleksitas tantangan global dan persaingan yang ketat, tidak ada satu negara atau entitas pun yang dapat berinovasi sendirian. Kolaborasi internasional kini menjadi kunci strategis untuk mengakselerasi kemajuan, menyatukan kekuatan dari berbagai penjuru dunia demi menciptakan solusi terobosan. Pendekatan ini memungkinkan terjadinya pertukaran gagasan, sumber daya, dan keahlian yang melintasi batas geografis. Manfaat utama […]

  • Fungsi Pemeriksaan PPATK: Mengapa Ada Pihak yang Diawasi Khusus?

    Fungsi Pemeriksaan PPATK: Mengapa Ada Pihak yang Diawasi Khusus?

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pencegahan dan pemberantasan pencucian uang tidak hanya mengandalkan laporan. Di balik layar, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memiliki fungsi pemeriksaan yang krusial. Pemeriksaan ini tidak dilakukan secara acak, melainkan menyasar pihak-pihak tertentu yang dinilai memiliki risiko tinggi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Lantas, mengapa ada pihak yang diawasi secara khusus? Menguatkan Sistem Kepatuhan Fungsi […]

  • Coto Makassar: Sup Berkuah Kental dengan Sejarah Panjang

    Coto Makassar: Sup Berkuah Kental dengan Sejarah Panjang

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Dari Sulawesi Selatan, hadir sebuah hidangan legendaris yang memikat selera dengan kuahnya yang kental dan kaya rempah: Coto Makassar. Lebih dari sekadar sup, Coto Makassar adalah simbol kuliner yang telah menempuh perjalanan panjang sejarah, menjadi warisan budaya yang tak lekang oleh waktu dan kebanggaan masyarakat Makassar. Sejarah Coto Makassar diyakini sudah ada sejak zaman Kerajaan […]

  • Tifa: Irama Kehidupan dari Timur Indonesia

    Tifa: Irama Kehidupan dari Timur Indonesia

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Tifa adalah alat musik perkusi tradisional yang sangat penting dalam budaya masyarakat Maluku dan Papua. Terbuat dari kayu yang dilubangi bagian tengahnya dan ditutup dengan kulit binatang (biasanya rusa atau kambing) pada salah satu ujungnya, Tifa memiliki bentuk yang menyerupai kendang panjang. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan, menghasilkan suara yang khas, […]

expand_less