Senin, 1 Sep 2025
light_mode
Beranda » Wisata » Angel’s Billabong & Broken Beach (Pasih Uug): Keajaiban Alam di Nusa Penida

Angel’s Billabong & Broken Beach (Pasih Uug): Keajaiban Alam di Nusa Penida

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar

Nusa Penida Barat menyimpan sepasang mahakarya alam yang letaknya berdekatan dan wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda: Angel’s Billabong dan Broken Beach (Pasih Uug). Kedua destinasi ini menawarkan pemandangan spektakuler yang terbentuk secara alami oleh kekuatan ombak selama ribuan tahun, menjadikannya bukti nyata keajaiban alam di Nusa Penida.

Angel’s Billabong: Infinity Pool Alami Para Bidadari

Angel’s Billabong adalah muara sungai yang buntu dan membentuk sebuah kolam alami yang menakjubkan di antara bebatuan karang hitam yang tajam. Saat air laut tenang dan surut, tempat ini berubah menjadi infinity pool pribadi dengan air berwarna hijau zamrud yang jernih. Anda bisa melihat dasar kolam dengan jelas, menciptakan pemandangan yang sureal seolah kolam para bidadari.

Namun, pengunjung harus sangat berhati-hati. Jangan pernah mencoba berenang atau berada terlalu dekat ke tepi saat air pasang. Ombak besar dari laut lepas bisa tiba-tiba datang dan menyapu ke dalam kolam, menciptakan situasi yang sangat berbahaya. Nikmatilah keindahannya dengan mengutamakan keselamatan.

Broken Beach (Pasih Uug): Jembatan Batu Ikonik

Hanya dengan berjalan kaki singkat dari Angel’s Billabong, Anda akan tiba di Broken Beach, atau yang oleh masyarakat lokal disebut Pasih Uug (pantai yang rusak). Keunikan tempat ini adalah sebuah jembatan batu raksasa yang melengkung indah di atas lautan. Lubang besar pada tebing ini memungkinkan air laut masuk dan membentuk sebuah teluk melingkar yang menawan.

Anda tidak bisa turun untuk berenang di sini, namun pemandangan dari atas tebing sudah lebih dari cukup. Lengkungan ikonik dengan deburan ombak di bawahnya adalah salah satu spot foto paling dicari di seluruh Nusa Penida.

Mengunjungi Angel’s Billabong dan Broken Beach secara bersamaan adalah pengalaman yang efisien namun luar biasa, menampilkan sisi liar dan keindahan alam Nusa Penida yang tak tertandingi.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans-Jawa terhadap Ekonomi Regional

    Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans-Jawa terhadap Ekonomi Regional

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Setelah beroperasi penuh selama beberapa tahun, Jalan Tol Trans-Jawa telah membuktikan perannya lebih dari sekadar infrastruktur konektivitas; ia telah menjadi urat nadi yang mengubah peta ekonomi regional di Pulau Jawa. Dampak yang ditimbulkannya sangat signifikan, menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru bagi daerah-daerah yang dilaluinya. Salah satu dampak ekonomi paling positif adalah penurunan drastis biaya logistik […]

  • ETF Global: Membuka Akses ke Pasar Internasional

    ETF Global: Membuka Akses ke Pasar Internasional

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Bagi investor di Indonesia yang ingin melampaui batas pasar domestik dan meraih potensi pertumbuhan di kancah global, ETF Global menawarkan solusi yang menarik dan efisien. Instrumen investasi ini memungkinkan Anda untuk memiliki eksposur ke berbagai pasar dan aset di seluruh dunia tanpa perlu membuka banyak rekening di berbagai negara. Mengenal Lebih Dekat ETF Global Sama […]

  • Bonus Demografi: Peluang Emas atau Ancaman bagi Masa Depan Indonesia?

    Bonus Demografi: Peluang Emas atau Ancaman bagi Masa Depan Indonesia?

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Indonesia kini berada di tengah periode emas yang dikenal sebagai bonus demografi, sebuah kondisi langka di mana jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) mendominasi populasi nasional. Fenomena ini sering disebut sebagai jendela peluang untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Namun, pertanyaan krusialnya adalah: mampukah Indonesia mengubah potensi ini menjadi kemajuan nyata, atau justru akan menjadi ancaman? Disebut […]

  • Otak Digital Baru: Chipset AI Ini Bikin Smartphone Anda Lebih Pintar dari yang Anda Kira!

    Otak Digital Baru: Chipset AI Ini Bikin Smartphone Anda Lebih Pintar dari yang Anda Kira!

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Revolusi di dunia smartphone semakin nyata dengan hadirnya chipset AI generasi terbaru yang menjanjikan perubahan drastis dalam cara kita berinteraksi dengan perangkat sehari-hari. Bukan sekadar peningkatan kecepatan, chipset ini dirancang khusus untuk memproses kecerdasan buatan (AI) secara lebih efisien dan intuitif, membuka pintu menuju pengalaman pengguna yang belum pernah ada sebelumnya. Dulu, AI di smartphone […]

  • Open Banking: Masa Depan Integrasi Layanan Keuangan

    Open Banking: Masa Depan Integrasi Layanan Keuangan

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda merasa repot harus membuka beberapa aplikasi berbeda—satu untuk mobile banking, satu untuk e-wallet, dan satu lagi untuk investasi? Inilah masalah yang coba dipecahkan oleh Open Banking, sebuah revolusi yang akan mendefinisikan masa depan layanan keuangan. Open Banking adalah praktik di mana bank, atas persetujuan penuh dari nasabah, memberikan akses data keuangan secara aman […]

  • Ekonomi Klasik: Kekuatan Pasar Bebas

    Ekonomi Klasik: Kekuatan Pasar Bebas

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Ekonomi Klasik, yang berakar pada pemikiran Adam Smith dan David Ricardo, meyakini bahwa pasar bebas adalah mekanisme terbaik untuk mengalokasikan sumber daya secara efisien. Mereka berpendapat bahwa ekonomi secara alami akan kembali ke keseimbangan penuh (full employment) tanpa campur tangan pemerintah. Prinsip utamanya adalah “invisible hand” atau tangan tak terlihat, di mana kepentingan individu yang […]

expand_less