Jumat, 1 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Sejarah Angklung: Dari Ritual Pertanian hingga Panggung Dunia

Sejarah Angklung: Dari Ritual Pertanian hingga Panggung Dunia

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
  • visibility 101
  • comment 0 komentar

Angklung, alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu, memiliki perjalanan sejarah yang panjang dan menarik, berawal dari ritual pertanian sederhana hingga memukau panggung-panggung dunia. Diakui oleh UNESCO sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Tak Benda Kemanusiaan, angklung bukan hanya sekadar instrumen musik, tetapi juga cerminan dari nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat Sunda.

Awal mula angklung erat kaitannya dengan kepercayaan dan ritual masyarakat agraris. Bunyi yang dihasilkan diyakini memiliki kekuatan magis untuk memanggil Dewi Sri (dewi padi) agar memberkahi kesuburan tanah dan hasil panen melimpah. Bentuk angklung pada masa itu mungkin masih sederhana, dimainkan dalam upacara-upacara seperti seren taun (panen raya).

Seiring waktu, angklung mengalami perkembangan bentuk dan fungsi. Pada masa Kerajaan Sunda, angklung menjadi bagian dari seni pertunjukan istana. Namun, esensinya sebagai alat musik komunal tetap terjaga. Cara memainkannya yang membutuhkan kerjasama dan harmoni antar pemain mencerminkan nilai gotong royong dalam masyarakat. Setiap angklung hanya menghasilkan satu atau dua nada, sehingga dibutuhkan ansambel untuk menciptakan melodi yang utuh.

Pada abad ke-20, tokoh musik Indonesia, Daeng Soetigna, mengembangkan angklung diatonis yang memungkinkan alat musik ini memainkan berbagai jenis musik modern. Inovasi ini membuka jalan bagi angklung untuk dikenal lebih luas, bahkan menembus batas negara. Kini, orkestra angklung dapat ditemukan di berbagai belahan dunia, membawakan beragam genre musik dari tradisional hingga kontemporer.

Dari bunyi sederhana di ladang hingga melodi megah di gedung konser, sejarah angklung adalah kisah tentang evolusi budaya. Ia membuktikan bagaimana sebuah alat musik tradisional dapat terus relevan dan dicintai, menjadi duta seni dan simbol kebersamaan Indonesia di mata dunia.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nganggung: Tradisi Kebersamaan Masyarakat Bangka Belitung

    Nganggung: Tradisi Kebersamaan Masyarakat Bangka Belitung

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Di Kepulauan Bangka Belitung, semangat gotong royong dan kebersamaan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam sebuah tradisi indah bernama Nganggung. Tradisi ini adalah wujud nyata dari silahturahmi dan kepedulian sosial, di mana masyarakat berkumpul membawa makanan dari rumah masing-masing untuk dinikmati bersama-sama. Keunikan tradisi Nganggung terletak pada prosesinya. Setiap keluarga akan membawa sebuah nampan […]

  • Rawon: Sup Hitam Penuh Rempah dari Jawa Timur

    Rawon: Sup Hitam Penuh Rempah dari Jawa Timur

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Bagi pencinta kuliner, Rawon adalah nama yang tak asing lagi. Sup daging sapi berwarna hitam pekat ini bukan hanya hidangan biasa, melainkan mahakarya kuliner yang kaya akan rempah dan memiliki sejarah panjang dari Jawa Timur. Keunikan warnanya yang misterius dan rasanya yang gurih-manis, menjadikan rawon sebagai salah satu sajian paling ikonik dari Indonesia. Rahasia di […]

  • Menguak Keindahan Candi Tersembunyi di Sekitar Prambanan

    Menguak Keindahan Candi Tersembunyi di Sekitar Prambanan

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Saat membicarakan wisata candi di Yogyakarta, sebagian besar orang akan langsung teringat pada Candi Prambanan yang megah. Namun, tahukah Anda bahwa di sekitar kompleks Prambanan, terdapat beberapa candi lain yang tak kalah indah dan menyimpan cerita unik? Jika Anda ingin menjelajahi lebih dari sekadar yang populer, kunjungan ke Candi Plaosan, Candi Sewu, dan Candi Ijo […]

  • Suara Hati Seorang Guru: Harapan dan Keinginan Mereka dari Orang Tua dan Masyarakat

    Suara Hati Seorang Guru: Harapan dan Keinginan Mereka dari Orang Tua dan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Di balik dedikasi dan senyumnya di kelas, ada suara hati seorang guru yang seringkali tak terdengar. Mereka memiliki harapan dan keinginan sederhana yang, jika terpenuhi, dapat membuat pekerjaan mereka jauh lebih berarti dan efektif. Harapan ini tidak hanya untuk diri mereka sendiri, tetapi juga demi kebaikan anak didik. Dukungan Emosional dan Kepercayaan Hal terpenting yang […]

  • Kintamani: Menikmati Pemandangan Megah Gunung dan Danau Batur

    Kintamani: Menikmati Pemandangan Megah Gunung dan Danau Batur

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jika Anda mencari sisi lain Bali yang sejuk dan megah, Kintamani adalah jawabannya. Terletak di dataran tinggi Kabupaten Bangli, kawasan ini menawarkan salah satu pemandangan alam paling ikonik di Indonesia: panorama Gunung Batur yang aktif dan Danau Batur yang biru membentang di dalam kaldera raksasa. Daya tarik utama Kintamani adalah keindahan visualnya yang bisa dinikmati […]

  • Kuliner Ekstrem Indonesia: Lebih dari Sekadar Makanan

    Kuliner Ekstrem Indonesia: Lebih dari Sekadar Makanan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Di balik kekayaan kuliner Indonesia yang terkenal lezat, tersimpan sisi lain yang tak kalah menarik dan berani: kuliner ekstrem. Bagi banyak orang, hidangan ini mungkin terdengar aneh atau bahkan mengerikan, namun bagi sebagian masyarakat, kuliner ekstrem adalah bagian dari tradisi, kearifan lokal, dan cara bertahan hidup yang telah diwariskan secara turun-temurun. Makanan-makanan ini adalah bukti […]

expand_less