Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Evaluasi Program Kartu Prakerja dari Perspektif Ekonomi

Evaluasi Program Kartu Prakerja dari Perspektif Ekonomi

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
  • visibility 105
  • comment 0 komentar

Sejak diluncurkan beberapa tahun lalu, program Kartu Prakerja telah menjadi salah satu kebijakan sosial-ekonomi paling signifikan di Indonesia. Dari perspektif ekonomi, program ini dirancang dengan dua tujuan utama: sebagai instrumen peningkatan keterampilan (upskilling dan reskilling) untuk meningkatkan daya saing angkatan kerja, dan sebagai jaring pengaman sosial melalui insentif tunai. Kini, setelah berjalan beberapa waktu, evaluasi terhadap dampak ekonominya menunjukkan hasil yang beragam.

Sebagai program semi-bansos (bantuan sosial), Kartu Prakerja terbukti sangat efektif, terutama saat krisis pandemi COVID-19 dan periode pemulihan ekonomi sesudahnya. Insentif yang diberikan berhasil menjadi shock absorber yang menjaga daya beli jutaan penerimanya. Hal ini membantu menopang tingkat konsumsi rumah tangga yang krusial bagi PDB nasional dan mencegah kontraksi ekonomi yang lebih dalam. Program ini secara efektif menyalurkan dana langsung ke masyarakat, memberikan stimulus fiskal yang terasa di tingkat akar rumput.

Namun, dari sisi peningkatan kompetensi, evaluasinya lebih kompleks. Meskipun telah membuka akses pelatihan bagi jutaan orang, muncul kritik mengenai efektivitas target sasaran dan kualitas materi pelatihan. Banyak pihak mempertanyakan apakah pelatihan yang diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan industri riil dan mampu meningkatkan peluang kerja atau pendapatan peserta secara signifikan. Tantangan utamanya adalah memastikan bahwa program ini tidak hanya berhenti sebagai bansos, melainkan benar-benar bertransformasi menjadi alat pencetak sumber daya manusia yang unggul.

Secara keseluruhan, evaluasi ekonomi Kartu Prakerja menunjukkan keberhasilannya sebagai bantalan konsumsi jangka pendek. Namun, untuk dampak jangka panjang, fokus ke depan harus pada penguatan kurikulum pelatihan, sinkronisasi yang lebih erat dengan dunia industri, dan perbaikan mekanisme penyasaran agar tujuan peningkatan produktivitas nasional dapat tercapai secara optimal.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Pendidikan: Investasi Terbaik untuk Masa Depan Bangsa

    Pentingnya Pendidikan: Investasi Terbaik untuk Masa Depan Bangsa

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Pendidikan memegang peranan sentral dan krusial dalam pembangunan suatu bangsa. Lebih dari sekadar proses belajar-mengajar di ruang kelas, pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Melalui pendidikan yang berkualitas, individu diberdayakan dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang kuat, yang pada gilirannya akan mendorong kemajuan sosial, ekonomi, dan budaya. Salah satu pentingnya pendidikan adalah dalam […]

  • Pasar Derivatif: Memahami Kontrak Berjangka dan Opsi

    Pasar Derivatif: Memahami Kontrak Berjangka dan Opsi

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Bagi investor yang sudah berpengalaman, pasar derivatif menawarkan instrumen canggih untuk tujuan lindung nilai (hedging) maupun spekulasi. Secara sederhana, derivatif adalah kontrak finansial yang nilainya diturunkan dari aset dasar lain, seperti saham, obligasi, komoditas, atau mata uang. Dua produk yang paling populer di pasar derivatif adalah kontrak berjangka (futures) dan opsi (options). Meskipun sering disebut […]

  • Efisiensi Produksi: Memahami Kurva Isoquant dalam Bisnis

    Efisiensi Produksi: Memahami Kurva Isoquant dalam Bisnis

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Bagi setiap perusahaan, menghasilkan produk atau layanan dengan biaya yang paling rendah adalah kunci keberhasilan. Dalam proses produksi, perusahaan menggunakan berbagai input (seperti tenaga kerja dan modal) untuk menghasilkan output. Kurva isoquant adalah alat penting dalam ekonomi mikro yang membantu perusahaan memahami berbagai kombinasi input yang dapat menghasilkan tingkat output yang sama. Dengan memahami kurva […]

  • Jathilan: Tarian Kuda Lumping yang Penuh Aksi dan Magis

    Jathilan: Tarian Kuda Lumping yang Penuh Aksi dan Magis

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jathilan, atau lebih dikenal dengan sebutan Kuda Lumping, adalah seni pertunjukan tradisional Jawa yang memadukan unsur tari, musik, dan adegan mistis. Tarian ini sangat populer di berbagai daerah, khususnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta, dan seringkali menjadi daya tarik utama dalam berbagai acara budaya maupun perayaan. Inti dari pertunjukan Jathilan adalah para penari yang menunggangi […]

  • Membongkar Rahasia Cicilan 0%: Mengapa Tidak Selalu Gratis?

    Membongkar Rahasia Cicilan 0%: Mengapa Tidak Selalu Gratis?

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Tawaran cicilan 0% seringkali terdengar menggiurkan. Dengan janji bebas bunga, kita bisa mendapatkan barang impian tanpa harus membayar biaya tambahan. Namun, dari sudut pandang ekonomi, apakah tawaran ini benar-benar semanis yang terlihat? Kenyataannya, di balik janji manis tersebut, seringkali ada biaya tersembunyi yang tidak secara langsung diinformasikan oleh bank atau penyedia layanan. Memahami biaya-biaya ini […]

  • Strategi Dollar-Cost Averaging di Pasar Bearish

    Strategi Dollar-Cost Averaging di Pasar Bearish

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Pasar bearish atau tren pasar menurun seringkali menebar ketakutan di kalangan investor. Melihat nilai portofolio yang memerah dapat memicu kepanikan untuk menjual. Namun, bagi investor jangka panjang, periode ini justru bisa menjadi peluang emas jika menerapkan strategi yang tepat, yaitu Dollar-Cost Averaging (DCA). Dollar-Cost Averaging adalah strategi investasi dengan mengalokasikan sejumlah uang yang sama secara […]

expand_less