Selasa, 23 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Jangan Hanya Bertanya ‘Dapat Nilai Berapa?’, Ini Pertanyaan yang Lebih Baik untuk Ditanyakan kepada Guru

Jangan Hanya Bertanya ‘Dapat Nilai Berapa?’, Ini Pertanyaan yang Lebih Baik untuk Ditanyakan kepada Guru

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Sebagai orang tua, wajar jika kita peduli dengan prestasi akademik anak. Namun, fokus berlebihan pada “dapat nilai berapa?” seringkali membatasi pemahaman kita tentang proses belajar anak. Pertanyaan tunggal ini gagal menangkap dinamika kelas, kemajuan individu, atau tantangan yang mungkin dihadapi anak. Ada pertanyaan yang jauh lebih bermakna yang bisa kita ajukan kepada guru, yang tidak hanya memberikan gambaran lebih lengkap, tetapi juga membangun kemitraan yang kuat antara rumah dan sekolah.

Fokus pada Proses, Bukan Hanya Hasil

Alih-alih langsung menanyakan nilai, cobalah pertanyaan yang menggali proses belajar anak. Misalnya:

“Bagaimana partisipasi anak saya di kelas?” Pertanyaan ini membuka diskusi tentang keterlibatan anak dalam diskusi, kerja kelompok, atau aktivitas lain yang menunjukkan minat dan pemahaman mereka. Partisipasi aktif seringkali menjadi indikator yang lebih baik daripada sekadar nilai ujian.

“Area mana yang menjadi kekuatan utama anak saya, dan di mana ia bisa lebih berkembang?” Ini membantu kita memahami bakat alami anak dan sekaligus mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian lebih. Guru dapat memberikan contoh spesifik tentang bagaimana anak unggul atau berjuang dalam mata pelajaran tertentu.

“Apakah ada perubahan perilaku atau sikap belajar yang Ibu/Bapak amati baru-baru ini?” Terkadang, perubahan kecil dalam perilaku bisa menjadi sinyal adanya masalah atau kemajuan yang signifikan. Guru yang menghabiskan banyak waktu dengan anak dapat melihat nuansa yang mungkin terlewat oleh kita di rumah.

Membangun Kemitraan yang Efektif

Pertanyaan-pertanyaan ini tidak hanya memberikan informasi yang lebih kaya, tetapi juga menunjukkan kepada guru bahwa kita peduli dengan perkembangan holistik anak, bukan hanya angka di rapor. Ini membuka pintu bagi kolaborasi yang lebih efektif. Ketika orang tua dan guru bekerja sama, mereka dapat mengidentifikasi strategi terbaik untuk mendukung anak, baik dalam bidang akademik maupun sosial-emosional.

Dengan mengubah fokus dari sekadar angka menjadi perkembangan komprehensif, kita memberdayakan anak untuk melihat belajar sebagai perjalanan, bukan hanya tujuan akhir. Ini juga memperkuat hubungan yang penting antara guru, siswa, dan orang tua, menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung dan positif.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Negosiasi Gaji: Menerapkan Prinsip Ekonomi untuk Hasil Optimal

    Strategi Negosiasi Gaji: Menerapkan Prinsip Ekonomi untuk Hasil Optimal

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Mendapatkan tawaran pekerjaan baru adalah momen yang menyenangkan. Namun, tahap negosiasi gaji seringkali membuat banyak orang cemas. Padahal, ini adalah kesempatan emas untuk memastikan kamu mendapatkan kompensasi yang layak. Dengan menerapkan beberapa prinsip-prinsip ekonomi, kamu bisa lebih percaya diri dan meningkatkan peluang untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan. 1. Prinsip Penawaran dan Permintaan (Supply and Demand) […]

  • Pesona Berbahaya: Uranium dalam Benda Antik dan Koleksi

    Pesona Berbahaya: Uranium dalam Benda Antik dan Koleksi

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Meskipun dikenal sebagai bahan bakar reaktor nuklir, uranium juga memiliki sejarah menarik dalam pembuatan berbagai benda antik dan koleksi. Sejak akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20, senyawa uranium digunakan untuk menciptakan warna-warna cerah dan efek unik pada keramik, kaca, dan bahkan jam tangan. Benda-benda ini kini menjadi incaran kolektor, namun keberadaan uranium di dalamnya […]

  • Indeks Saham Blue Chip: Potensi Stabil di Tengah Gejolak

    Indeks Saham Blue Chip: Potensi Stabil di Tengah Gejolak

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Di tengah ketidakpastian dan gejolak pasar, investor sering kali mencari instrumen yang dapat memberikan stabilitas pada portofolio mereka. Salah satu pilihan utama yang sering diandalkan adalah saham-saham yang tergabung dalam indeks saham blue chip. Saham blue chip adalah sebutan untuk saham dari perusahaan-perusahaan besar yang memiliki reputasi sangat baik, fundamental kuat, dan sejarah kinerja keuangan […]

  • Bika Ambon: Kue Berserat yang Bukan Berasal dari Ambon

    Bika Ambon: Kue Berserat yang Bukan Berasal dari Ambon

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Mendengar namanya, orang mungkin langsung mengira Bika Ambon berasal dari kota Ambon. Namun, siapa sangka, kue dengan tekstur unik dan rasa manis legit ini justru merupakan ikon kuliner khas Medan, Sumatera Utara. Teka-teki asal-usul namanya memang menjadi daya tarik tersendiri, menambah misteri pada kelezatan kue berserat ini yang telah memikat banyak lidah. Bika Ambon dikenal […]

  • MSTI Bagikan Dividen Tunai Rp 50 Miliar: Siap-Siap Cuan di Akhir Tahun!

    MSTI Bagikan Dividen Tunai Rp 50 Miliar: Siap-Siap Cuan di Akhir Tahun!

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PT Mastersystem Infotama Tbk. (MSTI) membawa kabar gembira bagi para pemegang sahamnya. Perusahaan teknologi informasi terkemuka ini resmi mengumumkan pembagian dividen tunai dengan total nilai yang fantastis, mencapai Rp 50 miliar. Keputusan ini menjadi sinyal kuat mengenai kinerja keuangan MSTI yang solid dan komitmen perusahaan untuk berbagi keuntungan dengan investor. Pembagian dividen ini setara dengan […]

  • Jejak Jalur Rempah: Kekayaan Rasa dalam Setiap Masakan Nusantara

    Jejak Jalur Rempah: Kekayaan Rasa dalam Setiap Masakan Nusantara

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Indonesia, dahulu kala dikenal sebagai “Kepulauan Rempah”, adalah pusat dari perdagangan rempah global yang legendaris, dikenal sebagai Jalur Rempah. Jejak peradaban ini tidak hanya membentuk sejarah dan budaya, tetapi juga mengukir identitas kuat dalam setiap sendi masakan Nusantara. Rempah-rempah seperti cengkeh, pala, lada, dan kayu manis bukan sekadar bumbu, melainkan pahlawan di balik kekayaan rasa […]

expand_less