Kamis, 7 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Gen Z Menggeser Pandangan Terhadap Smartphone

Gen Z Menggeser Pandangan Terhadap Smartphone

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Angka-angka terbaru menunjukkan sebuah tren menarik di kalangan Gen Z: semakin banyak dari mereka yang secara sadar mengurangi waktu penggunaan smartphone. Bukan berarti mereka meninggalkan teknologi sepenuhnya, melainkan terjadi pergeseran fokus dan redefinisi tentang bagaimana perangkat ini seharusnya terintegrasi dalam hidup mereka. Fenomena ini bukan sekadar detoks digital sesaat, melainkan refleksi dari kesadaran baru akan dampak berlebihan teknologi pada kesehatan mental dan produktivitas.

Generasi yang tumbuh besar dengan gawai di genggaman ini kini mulai merasakan kejenuhan. Paparan notifikasi tanpa henti, perbandingan sosial yang tak ada habisnya di media sosial, dan godaan untuk terus-menerus mengecek pembaruan telah memicu kelelahan digital. Mereka yang dulunya tak terpisahkan dari smartphone kini mencari alternatif untuk mengisi waktu luang dan berinteraksi.

Pergeseran ini terlihat dari meningkatnya minat pada aktivitas offline seperti hobi kreatif, olahraga, atau sekadar berkumpul tatap muka tanpa gangguan layar. Alih-alih melulu menunduk, mereka kini lebih menghargai momen dan koneksi yang lebih otentik. Mereka juga mulai bereksperimen dengan “ponsel bodoh” atau mengaktifkan mode fokus untuk membatasi gangguan.

Ini bukan pemberontakan terhadap teknologi, melainkan upaya untuk mengambil kembali kendali. Gen Z menyadari bahwa smartphone adalah alat, bukan penguasa. Mereka menginginkan hubungan yang lebih sehat dan seimbang dengan perangkat digital mereka, demi kualitas hidup yang lebih baik dan interaksi sosial yang lebih bermakna.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Prediksi Bencana Berbasis AI dan Sensor: Mitigasi Risiko di Indonesia

    Sistem Prediksi Bencana Berbasis AI dan Sensor: Mitigasi Risiko di Indonesia

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Indonesia, dengan kondisi geografisnya yang rawan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor, sangat membutuhkan solusi mitigasi yang efektif. Pengembangan sistem prediksi bencana berbasis AI dan sensor menawarkan harapan baru untuk meningkatkan kewaspadaan dini, mengurangi risiko, dan melindungi masyarakat. Sistem prediksi bencana modern memanfaatkan jaringan sensor yang tersebar di berbagai lokasi untuk […]

  • Nudge Theory’: Mendorong Keputusan yang Lebih Baik Tanpa Paksaan

    Nudge Theory’: Mendorong Keputusan yang Lebih Baik Tanpa Paksaan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda sadar mengapa buah-buahan sering diletakkan di dekat kasir supermarket, atau mengapa formulir donasi organ di beberapa negara sudah tercentang “Ya” secara otomatis? Ini bukanlah kebetulan, melainkan penerapan dari Nudge Theory atau Teori Dorongan. Dipopulerkan oleh Richard Thaler, pemenang Nobel Ekonomi, Nudge Theory adalah sebuah pendekatan untuk memengaruhi perilaku dan pengambilan keputusan orang banyak […]

  • Pempek: Legenda Kapal Selam dari Tepian Musi

    Pempek: Legenda Kapal Selam dari Tepian Musi

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Pempek, hidangan ikonik dari Palembang, Sumatera Selatan, bukan sekadar camilan olahan ikan, melainkan juga sebuah legenda kuliner yang dicintai. Salah satu varian paling populer adalah Pempek Kapal Selam, yang namanya saja sudah membangkitkan rasa penasaran. Di balik kelezatannya, tersimpan cerita dan proses pembuatan yang unik, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari identitas Palembang. Pempek terbuat dari […]

  • Air Terjun Tumpak Sewu: Trekking Menantang Menuju “Niagara” Indonesia

    Air Terjun Tumpak Sewu: Trekking Menantang Menuju “Niagara” Indonesia

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Bagi para pencinta petualangan dan keindahan alam, Air Terjun Tumpak Sewu adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Berlokasi di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, air terjun ini dijuluki sebagai “Niagara” Indonesia berkat bentuknya yang unik, menyerupai tirai air raksasa yang mengalir dari tebing-tebing curam. Keindahan Tumpak Sewu tidak hanya terletak pada keagungannya, tetapi juga pada perjalanan […]

  • Celempung: Alat Musik Bambu yang Lembut dari Jawa Barat

    Celempung: Alat Musik Bambu yang Lembut dari Jawa Barat

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Celempung adalah salah satu alat musik tradisional khas Jawa Barat yang terbuat dari bambu. Bentuknya menyerupai sitar namun dengan ukuran yang lebih besar dan biasanya dimainkan sebagai bagian dari ansambel Gamelan Sunda. Suara yang dihasilkan celempung memiliki karakter yang lembut, halus, dan mendayu-dayu, memberikan warna tersendiri dalam harmoni musik Sunda. Cara memainkan celempung cukup unik. […]

  • Tangkuban Perahu: Mengunjungi Kawah Ratu, Keajaiban Geologi yang Masih Aktif

    Tangkuban Perahu: Mengunjungi Kawah Ratu, Keajaiban Geologi yang Masih Aktif

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu destinasi wisata alam paling ikonik di Jawa Barat. Gunung berapi ini, yang namanya berarti “perahu terbalik,” menawarkan pemandangan spektakuler yang terbentuk dari letusan-letusan dahsyat masa lalu. Daya tarik utamanya adalah Kawah Ratu, kawah terbesar dan paling aktif yang bisa dikunjungi langsung oleh wisatawan. Berada di ketinggian sekitar 2.084 meter […]

expand_less