Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Coto Makassar: Sup Berkuah Kental dengan Sejarah Panjang

Coto Makassar: Sup Berkuah Kental dengan Sejarah Panjang

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Dari Sulawesi Selatan, hadir sebuah hidangan legendaris yang memikat selera dengan kuahnya yang kental dan kaya rempah: Coto Makassar. Lebih dari sekadar sup, Coto Makassar adalah simbol kuliner yang telah menempuh perjalanan panjang sejarah, menjadi warisan budaya yang tak lekang oleh waktu dan kebanggaan masyarakat Makassar.

Sejarah Coto Makassar diyakini sudah ada sejak zaman Kerajaan Gowa, sekitar abad ke-16. Pada awalnya, hidangan ini hanya disajikan untuk keluarga kerajaan dan para bangsawan. Seiring berjalannya waktu, Coto Makassar mulai dikenal dan dinikmati oleh masyarakat umum, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kuliner di kota Anging Mammiri.

Rahasia kelezatan Coto Makassar terletak pada kuahnya yang kental dan pekat, hasil dari rebusan jeroan sapi (babat, paru, hati, jantung) dan daging sapi yang dimasak bersama puluhan jenis rempah. Bumbu utama yang memberikan ciri khas pada kuah adalah kacang tanah sangrai yang dihaluskan, memberikan tekstur kental dan rasa gurih yang mendalam. Selain itu, ada juga bumbu-bumbu lain seperti serai, lengkuas, daun salam, bawang merah, bawang putih, dan berbagai rempah rahasia yang diwariskan turun-temurun.

Coto Makassar biasanya disajikan panas-panas dalam mangkuk, ditemani dengan ketupat atau buras (lontong ketan) sebagai pengganti nasi. Taburan bawang goreng, irisan daun bawang, dan perasan jeruk nipis menambah kesempurnaan rasa dan aroma. Setiap suapan Coto Makassar adalah perpaduan rasa gurih, sedikit manis, dan kompleks dari rempah-rempah yang meresap sempurna.

Coto Makassar bukan hanya hidangan lezat, tetapi juga sebuah manifestasi sejarah dan kearifan lokal. Ia adalah pengingat akan kekayaan rempah Indonesia dan keahlian masyarakatnya dalam meracik bumbu. Dengan setiap mangkuk Coto Makassar, kita tidak hanya menikmati santapan, tetapi juga menyantap sepotong sejarah dan kebanggaan kuliner Nusantara.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan Finansial Jangka Panjang untuk Umrah

    Persiapan Finansial Jangka Panjang untuk Umrah

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Umrah adalah ibadah yang sangat diimpikan oleh banyak Muslim. Selain persiapan spiritual, persiapan finansial yang matang menjadi kunci agar perjalanan suci ini berjalan lancar dan khusyuk. Merencanakan keuangan untuk Umrah sebaiknya dilakukan secara jangka panjang, bukan mendadak. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda terapkan.   1. Tentukan Target Biaya dan Waktu Langkah pertama adalah […]

  • Umbul Ponggok: Berpetualang di Bawah Air dengan Berbagai Properti Unik

    Umbul Ponggok: Berpetualang di Bawah Air dengan Berbagai Properti Unik

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jika Anda mencari pengalaman liburan yang berbeda dan Instagramable, Umbul Ponggok adalah jawabannya. Terletak di Klaten, Jawa Tengah, tempat ini adalah sebuah kolam alami yang berasal dari mata air pegunungan. Kejernihan airnya yang luar biasa, berpadu dengan pasir putih di dasar dan ribuan ikan yang berenang bebas, membuatnya menjadi destinasi favorit untuk aktivitas fotografi di […]

  • Peran Sentral Uranium dalam Perang Dingin: Bahan Bakar Perlombaan Senjata Nuklir

    Peran Sentral Uranium dalam Perang Dingin: Bahan Bakar Perlombaan Senjata Nuklir

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jauh sebelum dikenal sebagai sumber energi, uranium adalah elemen paling strategis dan ditakuti di dunia. Selama era Perang Dingin (1947-1991), mineral radioaktif ini menjadi bahan mentah yang mendefinisikan konflik ideologis antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Peran utamanya bukan untuk listrik, melainkan sebagai pemicu utama perlombaan senjata nuklir yang mengancam eksistensi manusia. Setelah Proyek Manhattan […]

  • Gambus: Musik Padang Pasir yang Mengakar di Budaya Melayu

    Gambus: Musik Padang Pasir yang Mengakar di Budaya Melayu

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Gambus adalah salah satu instrumen musik petik yang memiliki peran penting dalam khazanah musik tradisional Indonesia, terutama di kawasan Melayu. Alat musik ini, yang bentuknya mirip dengan kecapi, memiliki sejarah panjang yang berakar dari musik Timur Tengah dan Jazirah Arab. Kedatangannya ke Nusantara dibawa oleh para pedagang dan ulama dari Arab yang menyebarkan Islam, sehingga […]

  • Analisis Kawasan Perdagangan Bebas: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus AFTA & Uni Eropa)

    Analisis Kawasan Perdagangan Bebas: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus AFTA & Uni Eropa)

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Area/FTA) adalah salah satu bentuk integrasi ekonomi paling umum di dunia. Konsep dasarnya adalah sekelompok negara sepakat untuk menghilangkan hambatan perdagangan—seperti tarif dan kuota—di antara mereka, sambil mempertahankan kebijakan perdagangan independen terhadap negara non-anggota. Contoh paling relevan bagi kita adalah AFTA (ASEAN Free Trade Area), sementara di tingkat global, Uni […]

  • Persiapan Rohani Menjelang Keberangkatan Umrah

    Persiapan Rohani Menjelang Keberangkatan Umrah

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Ibadah umrah adalah perjalanan yang mengutamakan sisi spiritual. Selain persiapan fisik dan logistik yang matang, mempersiapkan rohani adalah hal terpenting agar ibadah Anda benar-benar khusyuk dan mabrur. Berikut adalah panduan persiapan rohani yang bisa Anda lakukan menjelang keberangkatan umrah. 1. Perbanyak Taubat dan Istighfar Mulailah dengan membersihkan hati dari segala dosa dan kesalahan. Perbanyaklah taubat […]

expand_less