Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Lapis Legit: Kue Seribu Lapis, Warisan Kuliner Belanda-Indonesia

Lapis Legit: Kue Seribu Lapis, Warisan Kuliner Belanda-Indonesia

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Lapis Legit, atau spekkoek, adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang paling ikonik, dikenal dengan teksturnya yang lembut, aroma rempah yang harum, dan tampilannya yang berlapis-lapis indah. Kue ini bukan hanya sekadar hidangan penutup, melainkan peninggalan kuliner yang kaya akan sejarah, berakar kuat dari masa kolonial Belanda.

Nama “Lapis Legit” sendiri merujuk pada lapisan-lapisan tipis yang terbentuk dari proses pemanggangan yang cermat, satu per satu. Kue ini merupakan hasil adaptasi resep kue Eropa (terutama dari masakan Belanda) dengan sentuhan cita rasa dan bahan lokal Indonesia. Rempah-rempah khas Nusantara seperti kayu manis, cengkeh, dan kapulaga menjadi bintang utama yang memberikan aroma dan rasa yang unik, membedakannya dari kue berlapis Eropa lainnya.

[Gambar sepotong kue Lapis Legit dengan banyak lapis]

Proses pembuatan Lapis Legit adalah sebuah seni yang membutuhkan kesabaran dan ketelitian tinggi. Setiap lapis adonan harus dipanggang satu per satu hingga matang sempurna sebelum lapisan berikutnya ditambahkan. Proses ini bisa memakan waktu berjam-jam, menjadikannya kue yang mewah dan berharga, seringkali disajikan pada acara-acara istimewa seperti hari raya, perayaan, atau sebagai hantaran.

Meskipun membutuhkan banyak telur dan mentega, serta proses yang panjang, rasa Lapis Legit yang lembut, manis, dan beraroma rempah sepadan dengan usaha yang dicurahkan. Setiap gigitan adalah perpaduan harmonis antara kekayaan rasa Eropa dan kehangatan rempah Asia.

Hingga kini, Lapis Legit tetap menjadi primadona, dicari oleh masyarakat lokal maupun wisatawan. Kue ini bukan hanya sekadar hidangan manis, melainkan simbol perpaduan budaya dan sejarah yang lezat, terus lestari sebagai salah satu mahakarya kuliner Indonesia.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurva IS-LM: Model Fundamental untuk Memahami Keseimbangan Pasar Barang dan Uang

    Kurva IS-LM: Model Fundamental untuk Memahami Keseimbangan Pasar Barang dan Uang

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Dalam menganalisis kondisi ekonomi makro, para ekonom sering kali menggunakan berbagai model. Salah satu model yang fundamental dan banyak digunakan untuk memahami interaksi antara pasar barang dan jasa dengan pasar uang adalah model Kurva IS-LM. Model ini memberikan kerangka kerja yang berguna untuk menganalisis bagaimana kebijakan fiskal dan moneter memengaruhi tingkat pendapatan nasional dan suku […]

  • Biofortifikasi: Meningkatkan Kandungan Gizi Padi melalui Bioteknologi

    Biofortifikasi: Meningkatkan Kandungan Gizi Padi melalui Bioteknologi

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kekurangan nutrisi mikro (micronutrient deficiencies) atau hidden hunger menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Tuban, Jawa Timur, Indonesia. Salah satu cara inovatif untuk mengatasi masalah ini adalah melalui biofortifikasi, yaitu proses meningkatkan kandungan gizi dalam tanaman pangan melalui bioteknologi atau pemuliaan tanaman konvensional. Padi, sebagai makanan pokok bagi mayoritas penduduk Indonesia, menjadi target utama dalam […]

  • Keuangan Terdesentralisasi (DeFi): Inovasi yang Mengguncang Tradisi

    Keuangan Terdesentralisasi (DeFi): Inovasi yang Mengguncang Tradisi

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Selama ini, kita mengenal sistem keuangan yang bergantung pada pihak ketiga seperti bank dan lembaga keuangan lainnya. Namun, sebuah inovasi bernama Keuangan Terdesentralisasi atau Decentralized Finance (DeFi) hadir untuk menawarkan alternatif yang radikal, mengguncang fondasi tradisi finansial yang telah mapan. DeFi adalah ekosistem aplikasi keuangan yang dibangun di atas teknologi blockchain, paling sering pada jaringan […]

  • Mengenal Perak: Logam Mulia Penuh Pesona dan Manfaat

    Mengenal Perak: Logam Mulia Penuh Pesona dan Manfaat

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Perak (Ag), dengan kilau putih keperakannya yang memukau, telah lama dikenal sebagai salah satu logam mulia paling berharga di dunia. Sejak ribuan tahun lalu, perak bukan hanya dimanfaatkan sebagai perhiasan indah, tetapi juga memegang peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia, mulai dari ekonomi, industri, hingga kesehatan. Sejarah Singkat dan Asal MulaPerak adalah unsur kimia […]

  • Tabuik: Drama Kolosal Peringatan Asyura di Pariaman, Sumatera Barat

    Tabuik: Drama Kolosal Peringatan Asyura di Pariaman, Sumatera Barat

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pariaman, sebuah kota pesisir di Sumatera Barat, memiliki tradisi unik dan megah dalam memperingati Hari Asyura, yaitu Tabuik. Lebih dari sekadar ritual keagamaan, Tabuik menjelma menjadi sebuah drama kolosal yang melibatkan ribuan masyarakat dan menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru. Tradisi ini merupakan perwujudan rasa duka cita atas gugurnya Imam Husain, cucu Nabi Muhammad SAW, […]

  • Budaya Inovasi: Kunci Menciptakan Lingkungan Kreatif di Perusahaan

    Budaya Inovasi: Kunci Menciptakan Lingkungan Kreatif di Perusahaan

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Inovasi sering kali dianggap sebagai tugas eksklusif departemen riset dan pengembangan (R&D). Padahal, untuk benar-benar unggul dan adaptif, inovasi harus menjadi DNA dari seluruh organisasi. Di sinilah budaya inovasi memegang peranan krusial, yaitu sebuah lingkungan kerja di mana setiap karyawan merasa didorong dan aman untuk menyumbangkan ide-ide baru. Budaya inovasi tidak tercipta dalam semalam. Ini […]

expand_less