Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Peresean Lombok: Menguji Ketangkasan dan Keberanian dalam Tradisi Unik

Peresean Lombok: Menguji Ketangkasan dan Keberanian dalam Tradisi Unik

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Lombok, Nusa Tenggara Barat, dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau dan juga kekayaan budayanya yang luhur. Salah satu tradisi unik yang menjadi daya tarik tersendiri adalah Peresean, sebuah pertunjukan adu ketangkasan antara dua pria (“pepadu”) yang menggunakan rotan sebagai senjata dan perisai kulit sebagai pelindung. Lebih dari sekadar pertarungan, Peresean sarat akan nilai-nilai keberanian, sportivitas, dan persahabatan.

Makna Filosofis di Balik Pertarungan

Tradisi Peresean memiliki akar sejarah yang kuat dan dipercaya telah ada sejak zaman kerajaan di Lombok. Dahulu, pertarungan ini sering diadakan untuk menguji ketangguhan para prajurit. Namun, seiring berjalannya waktu, Peresean bertransformasi menjadi sebuah seni pertunjukan rakyat yang menghibur dan mengandung makna filosofis yang mendalam. Pertarungan melambangkan ujian hidup, di mana setiap individu harus berani menghadapi tantangan dan kesulitan. Penggunaan rotan dan perisai mengajarkan tentang pentingnya strategi, ketangkasan, dan pertahanan diri.

Aturan dan Semangat Sportivitas

Meskipun terlihat seperti perkelahian, Peresean memiliki aturan main yang jelas dan menjunjung tinggi sportivitas. Pertandingan dipimpin oleh seorang wasit (“pakembar”) yang bertugas mengawasi jalannya pertarungan dan memastikan keselamatan kedua pepadu. Para pepadu saling berhadapan dengan semangat persahabatan, dan setelah pertandingan selesai, mereka saling bersalaman sebagai tanda penghormatan.

Daya Tarik Budaya dan Pariwisata

Tradisi Peresean bukan hanya menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Lombok, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang unik. Pertunjukan Peresean seringkali ditampilkan dalam berbagai acara adat dan festival, menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Keberanian para pepadu, ketegangan pertarungan, serta iringan musik tradisional Gamelan Sasak menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.

Kesimpulan

Peresean adalah warisan budaya Lombok yang patut untuk dilestarikan. Tradisi adu ketangkasan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan tentang keberanian, sportivitas, dan pentingnya menjaga persahabatan. Melalui Peresean, kekayaan budaya Lombok terus hidup dan menjadi daya tarik yang mempesona bagi siapa saja yang menyaksikannya.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permakultur: Mendesain Sistem Pertanian yang Meniru Alam

    Permakultur: Mendesain Sistem Pertanian yang Meniru Alam

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan, sistem pertanian konvensional yang seringkali bergantung pada input eksternal yang besar kini dianggap kurang berkelanjutan. Sebagai alternatif, permakultur menawarkan sebuah pendekatan revolusioner: mendesain sistem pertanian yang meniru alam. Lebih dari sekadar metode bertani, permakultur adalah filosofi desain yang berfokus pada pembangunan ekosistem yang produktif, stabil, dan lestari, […]

  • Salawat Dulang: Dakwah Lewat Sastra Lisan di Minangkabau

    Salawat Dulang: Dakwah Lewat Sastra Lisan di Minangkabau

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Salawat Dulang adalah sebuah seni pertunjukan tradisional yang unik dari Minangkabau, Sumatera Barat. Kesenian ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media dakwah yang efektif, menggabungkan unsur sastra lisan dengan alunan musik dan humor. Nama “Salawat Dulang” sendiri berasal dari dua kata: salawat yang berarti pujian kepada Nabi Muhammad SAW, dan dulang yang merujuk pada […]

  • Waspada Penipuan Bantuan Sosial Online: Jangan Terkecoh Rayuan Palsu!

    Waspada Penipuan Bantuan Sosial Online: Jangan Terkecoh Rayuan Palsu!

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Di tengah berbagai program bantuan sosial (bansos) yang disalurkan pemerintah maupun lembaga swasta di Indonesia, muncul celah yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Mereka menyebarkan informasi penipuan bantuan sosial online palsu melalui berbagai platform, seperti media sosial, aplikasi pesan instan, hingga website tidak resmi. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan data pribadi, meminta biaya pendaftaran palsu, […]

  • Big Data di Sawah: Menganalisis Data untuk Panen Maksimal

    Big Data di Sawah: Menganalisis Data untuk Panen Maksimal

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Di era digital, data telah menjadi komoditas paling berharga, tidak terkecuali di sektor pertanian. Konsep Big Data, yang merujuk pada volume data yang sangat besar dan kompleks, kini merambah ke sawah dan kebun, membuka jalan baru untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Menganalisis data dari berbagai sumber memungkinkan petani membuat keputusan yang jauh lebih cerdas untuk […]

  • 10 Restoran dengan Pemandangan Terbaik di Bali: Surga Kuliner dan Visual

    10 Restoran dengan Pemandangan Terbaik di Bali: Surga Kuliner dan Visual

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Bali tidak pernah gagal memanjakan para pengunjungnya, tidak hanya melalui cita rasa kuliner yang kaya, tetapi juga melalui pemandangan alamnya yang spektakuler. Pengalaman makan menjadi berkali-kali lipat lebih istimewa ketika hidangan lezat berpadu dengan panorama yang memukau. Jika Anda mencari sensasi tersebut, mengunjungi restoran dengan pemandangan terbaik di Bali adalah agenda wajib. Dari tebing dramatis […]

  • Kebun Raya Bogor: Istana, Rusa, dan Pohon Raksasa di Jantung Kota Hujan

    Kebun Raya Bogor: Istana, Rusa, dan Pohon Raksasa di Jantung Kota Hujan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kebun Raya Bogor adalah sebuah oase hijau yang terletak di jantung Kota Bogor. Dengan luas mencapai 87 hektar, tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat penelitian botani, tetapi juga menjadi destinasi wisata yang populer. Keberadaannya, yang bersebelahan langsung dengan Istana Kepresidenan Bogor, menambah nilai historis dan keunikan tersendiri. Memasuki Kebun Raya, Anda akan langsung disambut […]

expand_less