Senin, 1 Sep 2025
light_mode
Beranda » Budaya » Rebo Wekasan: Mengupas Mitos dan Ritual di Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Rebo Wekasan: Mengupas Mitos dan Ritual di Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

Di berbagai daerah di Indonesia, khususnya Jawa dan beberapa wilayah lainnya, dikenal sebuah tradisi atau keyakinan terkait hari Rabu Wekasan. Secara bahasa, ini berarti hari Rabu terakhir di bulan Safar dalam kalender Hijriah. Hari ini dipercaya oleh sebagian masyarakat memiliki potensi datangnya berbagai musibah atau bala.

Asal-usul keyakinan ini tidak sepenuhnya jelas dan tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam. Namun, cerita dan mitos yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa pada hari tersebut, Allah SWT menurunkan berbagai macam penyakit dan kesulitan. Oleh karena itu, muncullah berbagai ritual dan amalan yang bertujuan untuk menolak bala atau menjauhkan diri dari kesialan.

Ritual Tolak Bala dan Pandangan Ulama

Beberapa ritual yang umum dilakukan saat Rebo Wekasan antara lain adalah melaksanakan salat sunah khusus, membaca doa-doa tertentu, membuat dan membagikan sedekah berupa makanan atau minuman, hingga mandi atau berendam di sungai dengan harapan membersihkan diri dari energi negatif. Di beberapa tempat, bahkan ada tradisi membuat nasi ketan kuning yang ditaburi serundeng sebagai simbol penolak bala.

Meskipun demikian, sebagian besar ulama dan tokoh agama Islam tidak membenarkan keyakinan khusus terkait kesialan hari Rabu terakhir bulan Safar. Mereka menekankan bahwa tidak ada hari yang secara inheren membawa sial atau keberuntungan. Setiap waktu adalah baik dan ketentuan nasib berada di tangan Allah SWT. Amalan-amalan yang dianjurkan dalam Islam bersifat umum dan tidak terikat pada hari atau waktu tertentu untuk menolak bala.

Rebo Wekasan menjadi menarik sebagai fenomena budaya yang mencerminkan bagaimana kepercayaan lokal dan interpretasi agama dapat berinteraksi. Penting untuk memahami tradisi ini dalam konteks sosial dan budaya masyarakat Indonesia, sambil tetap berpegang pada ajaran agama yang benar. Alih-alih meyakini kesialan hari tertentu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, berdoa, dan berbuat kebaikan di setiap waktu.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3D Printing* Skala Industri: Mendorong Revolusi Manufaktur Kustom di Indonesia

    3D Printing* Skala Industri: Mendorong Revolusi Manufaktur Kustom di Indonesia

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Teknologi *3D printing*, atau manufaktur aditif, kini bertransformasi dari sekadar prototipe cepat menjadi solusi manufaktur skala industri yang revolusioner, termasuk di Indonesia. Kemampuannya untuk menghasilkan komponen dan produk dengan desain kompleks secara kustom membuka peluang baru bagi berbagai sektor industri, mendorong efisiensi, dan memangkas biaya produksi. #### **Potensi *3D Printing* dalam Manufaktur Industri** Penerapan *3D […]

  • Utang Luar Negeri: Kapan Menjadi Beban dan Memicu Krisis?

    Utang Luar Negeri: Kapan Menjadi Beban dan Memicu Krisis?

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Utang luar negeri seringkali menjadi pedang bermata dua bagi suatu negara. Di satu sisi, utang dapat menjadi instrumen vital untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan proyek-proyek produktif lainnya yang tidak bisa dibiayai oleh pendapatan domestik semata. Di sisi lain, jika tidak dikelola dengan baik, utang luar negeri dapat menjadi beban berat yang memicu krisis ekonomi. […]

  • Investasi Saham Syariah: Prinsip dan Pilihan yang Halal

    Investasi Saham Syariah: Prinsip dan Pilihan yang Halal

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Bagi investor Muslim, mencari instrumen investasi yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga sejalan dengan keyakinan adalah sebuah keharusan. Investasi saham syariah hadir sebagai jawaban, menawarkan peluang pertumbuhan modal di pasar saham dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip Islam. Berbeda dengan saham konvensional, saham syariah harus melalui proses penyaringan (screening) yang ketat untuk memastikan kehalalannya. Pertama, screening […]

  • Mengenal Tempat-tempat Bersejarah di Sekitar Mekkah

    Mengenal Tempat-tempat Bersejarah di Sekitar Mekkah

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Perjalanan umrah ke Mekkah tak hanya sebatas ritual ibadah di Masjidil Haram. Banyaknya tempat bersejarah di sekitarnya menyimpan kisah-kisah penting yang dapat memperkaya pengetahuan dan menghidupkan kembali semangat keislaman. Mengunjungi tempat-tempat ini akan memberikan pengalaman spiritual yang lebih mendalam. 1. Gua Hira (Jabal Nur) Jabal Nur, yang berarti “Gunung Cahaya,” adalah tempat di mana Gua […]

  • Pura Lempuyang Luhur: Panduan Lengkap Menuju “Gerbang Surga” Bali

    Pura Lempuyang Luhur: Panduan Lengkap Menuju “Gerbang Surga” Bali

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Terletak di lereng Gunung Lempuyang, Karangasem, Bali Timur, Pura Lempuyang Luhur adalah salah satu pura paling sakral dan menakjubkan di Pulau Dewata. Dikenal luas dengan sebutan “Gates of Heaven” atau “Gerbang Surga”, pura ini menawarkan pemandangan magis Candi Bentar yang membingkai Gunung Agung dengan sempurna, menjadikannya destinasi wajib bagi para fotografer dan wisatawan. Pura Lempuyang […]

  • PPATK dan Masyarakat Sipil: Kolaborasi Mewujudkan Good Governance

    PPATK dan Masyarakat Sipil: Kolaborasi Mewujudkan Good Governance

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) adalah tanggung jawab bersama. Dalam upaya memberantas pencucian uang dan kejahatan finansial, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) tidak bekerja sendiri. PPATK aktif menjalin kolaborasi erat dengan masyarakat sipil untuk menciptakan sinergi yang kuat, transparan, dan akuntabel. Masyarakat Sipil sebagai Mitra Kritis Masyarakat sipil, yang diwakili […]

expand_less