Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Tradisi Lisan Didong Gayo: Adu Puisi Semalam Suntuk

Tradisi Lisan Didong Gayo: Adu Puisi Semalam Suntuk

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Dari dataran tinggi Gayo, Aceh, lahirlah sebuah tradisi lisan yang memukau bernama Didong Gayo. Ini bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan sebuah perpaduan harmonis antara sastra (puisi), vokal, dan gerak tepuk tangan yang penuh makna. Didong Gayo telah menjadi media dakwah, pendidikan, dan perekat sosial bagi masyarakat Gayo selama berabad-abad.

Pertunjukan Didong Gayo biasanya berupa sebuah kompetisi atau adu puisi yang bisa berlangsung semalam suntuk. Dua kelompok akan saling berhadapan, masing-masing dipimpin oleh seorang seniman ahli yang disebut ceh. Sambil duduk bersila, mereka akan melantunkan syair secara bergantian, diiringi tepukan bantal kecil dan tangan yang menciptakan irama khas dan membangkitkan semangat penonton.

Keindahan Didong tidak hanya terletak pada iramanya, tetapi juga pada kedalaman liriknya. Syair yang dilantunkan seringkali berisi nasihat, kritik sosial, sejarah, ajaran agama, hingga humor. Melalui adu puisi ini, para ceh beradu kecerdasan dalam merangkai kata, menyampaikan pesan moral, dan mempertahankan nilai-nilai luhur budaya Gayo.

Sebagai salah satu seni Gayo yang paling berharga, Didong Gayo telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Tradisi ini adalah bukti hidup bagaimana sebuah komunitas merawat ingatan kolektif dan kearifan lokalnya. Didong adalah panggung intelektual rakyat yang terus bergema, menjaga denyut kebudayaan di Aceh Tengah dan sekitarnya.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Tangguh: Hari Ini, 2 Juni 2025, Gimana Nasib Uang Jajan Kita?

    Rupiah Tangguh: Hari Ini, 2 Juni 2025, Gimana Nasib Uang Jajan Kita?

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Halo, Gen Z dan Millenial! Pernah dengar “nilai tukar Rupiah”? Mungkin kedengarannya rumit, tapi sebenarnya penting banget buat tahu, lho. Hari ini, tanggal 2 Juni 2025, yuk kita intip gimana kabar Rupiah kita, si uang jajan kesayangan. Apa Itu Nilai Tukar Rupiah? Gampangnya, nilai tukar itu harga Rupiah kita kalau mau ditukarkan sama mata uang […]

  • Mengembalikan Kehidupan Tanah: Pertanian Regeneratif untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

    Mengembalikan Kehidupan Tanah: Pertanian Regeneratif untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Di tengah isu degradasi lahan dan perubahan iklim, Pertanian Regeneratif muncul sebagai solusi yang menjanjikan. Lebih dari sekadar pertanian berkelanjutan, praktik ini berfokus pada memulihkan dan merevitalisasi kesehatan tanah. Tujuannya adalah tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga membangun ekosistem pertanian yang lebih sehat dan tangguh. Prinsip Utama yang Mengubah Tanah Mati Menjadi Hidup Pertanian regeneratif […]

  • Menjaga Tanaman, Menghemat Air: Inovasi Irigasi Bawah Permukaan

    Menjaga Tanaman, Menghemat Air: Inovasi Irigasi Bawah Permukaan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kelangkaan air bersih dan tantangan perubahan iklim menuntut sektor pertanian untuk lebih efisien dalam penggunaan air. Salah satu inovasi paling menjanjikan adalah irigasi bawah permukaan atau Subsurface Drip Irrigation (SDI). Berbeda dengan irigasi konvensional, metode ini mengalirkan air langsung ke akar tanaman, meminimalkan pemborosan dan mengoptimalkan setiap tetes air. Bagaimana Irigasi Bawah Permukaan Bekerja? Alih-alih […]

  • Seni Ukir Jepara: Keindahan yang Lahir dari Ketekunan

    Seni Ukir Jepara: Keindahan yang Lahir dari Ketekunan

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jepara, sebuah kabupaten di pesisir utara Jawa, telah lama menyandang predikat sebagai “Kota Ukir” di Indonesia. Julukan ini bukan tanpa alasan, sebab dari sinilah lahir karya-karya ukiran kayu yang keindahannya telah diakui dunia. Seni Ukir Jepara adalah bukti nyata bagaimana sebuah keindahan dapat lahir dari ketekunan, kesabaran, dan keterampilan yang diwariskan lintas generasi. Ciri khas […]

  • Arisan Online: Cuan atau Buntung? Hati-hati Modus Penipuan yang Mengintai!

    Arisan Online: Cuan atau Buntung? Hati-hati Modus Penipuan yang Mengintai!

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Siapa yang tak kenal arisan? Tradisi turun-temurun mengumpulkan uang bersama ini memang populer di Indonesia. Dulu, arisan identik dengan kumpul-kumpul ibu-ibu di komplek. Kini, arisan merambah dunia maya. Arisan online, arisan berantai, bahkan arisan emas viral di media sosial. Tapi, benarkah arisan online selalu membawa keuntungan, atau justru menyimpan bahaya yang tak terduga? Bagi sebagian […]

  • Mengupas Dampak Ekonomi Perang Dagang AS-Tiongkok: Lebih dari Sekadar Tarif

    Mengupas Dampak Ekonomi Perang Dagang AS-Tiongkok: Lebih dari Sekadar Tarif

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, yang berkecamuk beberapa tahun terakhir, telah menjadi perhatian global. Lebih dari sekadar perselisihan tarif, konflik ekonomi ini telah menimbulkan gelombang kejut yang signifikan terhadap perekonomian dunia. Mari kita telaah beberapa dampak ekonomi utamanya. 1. Gangguan Rantai Pasok Global: Kedua negara merupakan pemain kunci dalam rantai pasok global. Tarif […]

expand_less