Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Kebo-Keboan: Ritual Manusia Kerbau di Banyuwangi sebagai Permohonan Kesuburan

Kebo-Keboan: Ritual Manusia Kerbau di Banyuwangi sebagai Permohonan Kesuburan

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Banyuwangi, Jawa Timur, dikenal dengan kekayaan tradisi dan ritual uniknya. Salah satu yang paling menarik adalah Kebo-Keboan, sebuah upacara sakral yang melibatkan manusia yang bertransformasi menjadi kerbau. Ritual ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan perwujudan permohonan kepada Sang Pencipta agar memberikan kesuburan pada tanah dan hasil panen yang melimpah.

Dalam tradisi Kebo-Keboan, beberapa pria pilihan dari desa akan dirasuki roh leluhur dan bertingkah laku layaknya kerbau. Mereka akan melumuri tubuhnya dengan lumpur, memakai tanduk dan atribut lain yang menyerupai kerbau, kemudian membajak sawah secara simbolis. Aksi ini dipercaya sebagai representasi kekuatan dan kesuburan kerbau yang membantu petani dalam mengolah lahan.

Simbolisme dan Prosesi Ritual

Prosesi Kebo-Keboan biasanya diawali dengan serangkaian persiapan spiritual dan doa oleh sesepuh adat. Para “kerbau” akan diarak keliling desa, diikuti oleh masyarakat yang mengenakan pakaian adat. Sepanjang perjalanan, mereka akan berinteraksi dengan warga, terkadang bercanda atau bahkan “mengamuk” secara terkendali, yang menambah keseruan acara.

Ritual puncak terjadi di area persawahan, di mana para “kerbau” akan mulai “membajak” tanah. Aktivitas ini melambangkan dimulainya musim tanam dan harapan akan hasil panen yang sukses. Tak jarang, dalam prosesi ini juga diadakan ritual penyiraman air atau penaburan benih sebagai simbol kesuburan.

Lebih dari Sekadar Tontonan

Kebo-Keboan adalah manifestasi kearifan lokal masyarakat Banyuwangi dalam menjaga hubungan harmonis dengan alam dan memohon berkah dari Yang Maha Kuasa. Ritual ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antarwarga. Keunikan dan nilai budayanya menjadikan Kebo-Keboan sebagai daya tarik wisata yang berharga bagi Banyuwangi.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menavigasi Etika dalam Inovasi: Menetapkan Batasan dan Tanggung Jawab

    Menavigasi Etika dalam Inovasi: Menetapkan Batasan dan Tanggung Jawab

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, inovasi telah menjadi mesin penggerak utama perubahan global. Dari kecerdasan buatan (AI) hingga bioteknologi, terobosan baru menjanjikan solusi untuk tantangan terbesar umat manusia. Namun, di balik potensi cemerlang tersebut, tersimpan pertanyaan krusial: Di manakah batasannya? Di sinilah etika dalam inovasi berperan sebagai kompas moral untuk memastikan kemajuan tidak mengorbankan nilai-nilai […]

  • Lumbung Pangan Lestari: Konsep Lokal yang Mendunia

    Lumbung Pangan Lestari: Konsep Lokal yang Mendunia

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Lumbung pangan lestari adalah sebuah konsep ketahanan pangan yang mengakar kuat pada kearifan lokal, namun relevansinya kini semakin mendunia. Konsep ini berfokus pada pengelolaan sumber daya pangan secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat komunitas. Jauh sebelum istilah “ketahanan pangan” menjadi populer, masyarakat di berbagai belahan dunia sudah menerapkan prinsip-prinsip ini, salah satunya di Indonesia dengan […]

  • Anti Cemas! Ini Strategi Jangka Panjang Siapkan Dana Pendidikan Anak

    Anti Cemas! Ini Strategi Jangka Panjang Siapkan Dana Pendidikan Anak

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Biaya pendidikan yang terus meningkat setiap tahun menjadi kekhawatiran umum bagi para orang tua. Tanpa persiapan yang matang, masa depan pendidikan anak bisa menjadi beban finansial yang berat. Namun, Anda tidak perlu cemas. Dengan strategi jangka panjang yang tepat, mempersiapkan dana pendidikan anak bisa lebih terencana dan menenangkan. Kunci utamanya adalah memulai sedini mungkin. Semakin […]

  • Hadapi Otomasi: Pentingnya Reskilling Tenaga Kerja Keuangan untuk Masa Depan

    Hadapi Otomasi: Pentingnya Reskilling Tenaga Kerja Keuangan untuk Masa Depan

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Era otomasi dan kecerdasan buatan (AI) tidak lagi menjadi wacana masa depan, melainkan realitas yang sedang mentransformasi sektor keuangan secara fundamental. Banyak tugas-tugas rutin dan administratif, seperti entri data, proses klaim dasar, dan rekonisiliasi, kini dapat dilakukan lebih cepat dan akurat oleh mesin. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan krusial: bagaimana nasib tenaga kerja di industri ini? […]

  • Komputasi Terdistribusi: Memecahkan Masalah Besar Bersama

    Komputasi Terdistribusi: Memecahkan Masalah Besar Bersama

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Dalam menghadapi tantangan komputasi yang semakin kompleks dan data yang terus membesar, satu komputer tunggal seringkali tidak lagi mencukupi. Di sinilah peran komputasi terdistribusi menjadi krusial. Secara sederhana, komputasi terdistribusi adalah sebuah sistem di mana komponen-komponen perangkat lunak tersebar di beberapa komputer (atau node) yang saling berkomunikasi melalui jaringan untuk mencapai satu tujuan bersama. Pendekatan […]

  • Tiwah: Mengenal Ritual Megah Mengantar Arwah Leluhur Suku Dayak Ngaju

    Tiwah: Mengenal Ritual Megah Mengantar Arwah Leluhur Suku Dayak Ngaju

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Bagi Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah, kematian bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan panjang menuju alam keabadian. Puncak dari perjalanan ini ditandai oleh Tiwah, sebuah ritual kematian tingkat akhir yang paling besar, megah, dan sakral. Tiwah bukanlah upacara pemakaman biasa, melainkan sebuah kewajiban suci untuk mengantarkan arwah leluhur (Liau) menuju surga atau Lewu […]

expand_less