Waspada! Kenali Ciri-ciri Penipuan Bisnis MLM Bodong
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Ming, 24 Agu 2025
- visibility 8
- comment 0 komentar

Bisnis Multi-Level Marketing (MLM) yang sah menawarkan peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui penjualan produk dan pengembangan jaringan. Namun, reputasi MLM seringkali tercoreng oleh maraknya penipuan bisnis MLM bodong atau skema piramida. Praktik ilegal ini tidak fokus pada penjualan produk, melainkan pada perekrutan anggota baru. Agar tidak menjadi korban, penting untuk mengenali ciri-ciri yang harus diwaspadai dari skema penipuan ini.
Iming-iming Keuntungan Fantastis dengan Modal Kecil
Salah satu ciri utama penipuan MLM bodong adalah janji keuntungan yang tidak realistis dalam waktu singkat. Mereka sering menjanjikan kekayaan instan hanya dengan merekrut orang lain, bukan dengan menjual produk. Mereka berani memamerkan kekayaan para “leader” sebagai bukti keberhasilan, padahal kekayaan itu berasal dari uang pendaftaran anggota baru, bukan dari penjualan produk yang sebenarnya.
Skema Piramida dan Uang Pendaftaran yang Besar
Inti dari penipuan ini adalah skema piramida. Anda mendapatkan komisi atau bonus dari setiap anggota baru yang Anda rekrut, dan anggota di bawah Anda akan mendapatkan bonus dari orang yang mereka rekrut. Aliran uang utama berasal dari biaya pendaftaran atau “paket starter” yang mahal. Skema ini tidak berkelanjutan karena mengandalkan pertumbuhan jaringan yang tak terbatas, dan pada akhirnya, hanya segelintir orang di puncak yang akan untung, sementara mayoritas anggota di bawahnya akan merugi.
Produk atau Jasa yang Tidak Jelas
Dalam MLM bodong, produk atau jasa hanyalah kedok. Produk yang ditawarkan seringkali tidak memiliki nilai jual yang nyata atau dijual dengan harga yang sangat tidak masuk akal. Fokus utama mereka adalah meyakinkan Anda untuk membeli produk tersebut sebagai syarat untuk bergabung dan merekrut. Jika Anda diminta untuk membeli produk dengan harga selangit yang sulit dijual di pasaran, itu adalah tanda bahaya.
Sebelum bergabung dengan bisnis MLM, selalu lakukan riset mendalam. Pastikan perusahaan memiliki izin resmi, produknya memiliki nilai jual yang masuk akal, dan rencana bisnisnya fokus pada penjualan, bukan hanya perekrutan. Dengan bersikap kritis dan waspada, Anda bisa terhindar dari kerugian akibat penipuan ini.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar