Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Tradisi Sasi: Kearifan Lokal Maluku dalam Menjaga Alam

Tradisi Sasi: Kearifan Lokal Maluku dalam Menjaga Alam

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
  • visibility 155
  • comment 0 komentar

Di tengah kekayaan alam Indonesia, tersimpan kearifan lokal yang tak lekang oleh waktu, salah satunya adalah Tradisi Sasi dari Maluku. Sasi merupakan sebuah praktik adat yang mengatur pemanfaatan sumber daya alam, baik di laut maupun di darat, sebagai bentuk nyata upaya menjaga alam. Tradisi ini menjadi bukti bahwa masyarakat Maluku telah menerapkan konsep konservasi jauh sebelum dikenal secara modern.

Pada praktiknya, Sasi adalah larangan sementara untuk mengambil hasil alam tertentu di sebuah area yang telah disepakati. Larangan ini bisa berlaku untuk hasil laut seperti ikan dan teripang, atau hasil kebun seperti kelapa dan cengkih. Aturan ini ditegakkan oleh lembaga adat yang disebut Kewang. Selama periode Sasi berlangsung, ekosistem diberi waktu untuk pulih dan berkembang biak tanpa adanya gangguan dari aktivitas manusia.

Tujuan utama Tradisi Sasi adalah untuk memastikan kelestarian lingkungan dan hasil panen yang berkelanjutan. Dengan memberikan jeda waktu yang cukup, sumber daya alam dapat beregenerasi secara optimal. Ketika Sasi dibuka dalam sebuah upacara yang dikenal sebagai buka sasi, masyarakat dapat menikmati hasil panen lestari yang melimpah dan berkualitas tinggi. Sistem ini tidak hanya menguntungkan secara ekologis, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan keadilan di dalam komunitas.

Lebih dari sekadar kebiasaan, Sasi adalah cerminan filosofi hidup masyarakat Maluku yang hidup harmonis dengan alam. Praktik ini merupakan model kearifan lokal Maluku yang sangat relevan hingga kini, mengajarkan pentingnya kesabaran, kebersamaan, dan tanggung jawab. Tradisi Sasi adalah warisan budaya berharga yang menunjukkan cara efektif dalam menjaga alam untuk kesejahteraan generasi sekarang dan mendatang.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans-Jawa terhadap Ekonomi Regional

    Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans-Jawa terhadap Ekonomi Regional

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Setelah beroperasi penuh selama beberapa tahun, Jalan Tol Trans-Jawa telah membuktikan perannya lebih dari sekadar infrastruktur konektivitas; ia telah menjadi urat nadi yang mengubah peta ekonomi regional di Pulau Jawa. Dampak yang ditimbulkannya sangat signifikan, menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru bagi daerah-daerah yang dilaluinya. Salah satu dampak ekonomi paling positif adalah penurunan drastis biaya logistik […]

  • Peran Krusial Uranium dalam Mendorong Transisi Energi Global

    Peran Krusial Uranium dalam Mendorong Transisi Energi Global

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Di tengah upaya global untuk memerangi perubahan iklim, transisi dari bahan bakar fosil ke sumber energi yang lebih bersih menjadi sebuah keharusan. Dalam lanskap ini, uranium, sebagai bahan bakar utama untuk tenaga nuklir, memegang peran strategis yang tak tergantikan dalam memastikan keberhasilan transisi energi global. Energi nuklir yang dihasilkan dari uranium adalah salah satu sumber […]

  • Inovasi Pakan Ternak Berbasis Serangga: Solusi Protein Masa Depan

    Inovasi Pakan Ternak Berbasis Serangga: Solusi Protein Masa Depan

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Ketergantungan pada pakan ternak konvensional, seperti tepung ikan dan kedelai, menimbulkan isu keberlanjutan. Harga bahan baku yang fluktuatif, penangkapan ikan berlebih, dan masalah deforestasi mendorong pencarian solusi protein masa depan yang lebih ramah lingkungan. Inovasi pakan ternak berbasis serangga menawarkan jawaban yang menjanjikan. Serangga seperti lalat tentara hitam (Black Soldier Fly) dan jangkrik, memiliki potensi […]

  • Inovasi yang Terinspirasi Alam (Biomimikri): Belajar dari Bumi

    Inovasi yang Terinspirasi Alam (Biomimikri): Belajar dari Bumi

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Selama miliaran tahun, alam telah menyempurnakan berbagai desain dan sistem yang luar biasa efisien dan berkelanjutan. Dari kemampuan fotosintesis daun hingga aerodinamika burung, alam adalah laboratorium R&D terbesar di dunia. Konsep inilah yang mendasari biomimikri, sebuah pendekatan inovasi yang mencari solusi berkelanjutan untuk tantangan manusia dengan meniru model, sistem, dan elemen yang telah teruji oleh […]

  • Dollar-Cost Averaging: Strategi Investasi Pintar untuk Minimalkan Risiko

    Dollar-Cost Averaging: Strategi Investasi Pintar untuk Minimalkan Risiko

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Di tengah volatilitas pasar modal, investor seringkali dihadapkan pada pertanyaan sulit: kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi? Salah satu strategi cerdas yang dapat membantu mengatasi ketidakpastian ini dan mengurangi risiko adalah dollar-cost averaging (DCA). Metode ini sangat cocok bagi investor dengan modal terbatas namun ingin berinvestasi secara rutin. Bagaimana Dollar-Cost Averaging Bekerja? Dollar-cost averaging adalah […]

  • Tabuik: Drama Kolosal Peringatan Asyura di Pariaman, Sumatera Barat

    Tabuik: Drama Kolosal Peringatan Asyura di Pariaman, Sumatera Barat

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pariaman, sebuah kota pesisir di Sumatera Barat, memiliki tradisi unik dan megah dalam memperingati Hari Asyura, yaitu Tabuik. Lebih dari sekadar ritual keagamaan, Tabuik menjelma menjadi sebuah drama kolosal yang melibatkan ribuan masyarakat dan menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru. Tradisi ini merupakan perwujudan rasa duka cita atas gugurnya Imam Husain, cucu Nabi Muhammad SAW, […]

expand_less